Cak Imin Ngambek Ingin Pindah ke PDIP Jika Tak Ada Kepastian Gerindra

Sabtu, 5 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PKB Cak Imin (Kanan) dalam acara Hari Lahir ke-25 PKB di Solo, Jawa Tengah. Foto/Istimewa

Ketua Umum PKB Cak Imin (Kanan) dalam acara Hari Lahir ke-25 PKB di Solo, Jawa Tengah. Foto/Istimewa

Zonafaktualnews.com – Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mulai merasa “ngambek” ke Partai Gerindra.

Hingga saat ini kata Cak Imin Partai Gerindra tak kunjung memutuskan cawapres yang diusung di Pilpres 2024.

Cak Imin menilai Partai Gerindra terus menggantungkan rekan koalisi, ia juga mengaku akan pindah haluan ke PDIP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau kemudian PDIP memberi harapan baru pada saya itu barang kali nanti kalau tidak ada kepastian di Gerindra ya ikut PDIP saja. Kira-kira gitu saja,” kata Cak Imin, Jumat (4/8/2023).

BACA JUGA :  Tim Hukum AMIN Daftarkan Gugatan Pemilu Curang di MK

Setidaknya, PKB dan Gerindra sepakat untuk membangun koalisi bersama yang dinamakan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) sejak 11 bulan lalu.

Namun, hingga saat ini belum ada gebrakan yang ditunjukkan kedua partai.

Meski begitu, Cak Imin mengaku kalau partainya masih mau berkoalisi dengan Gerindra hingga saat ini.

“Tapi saya sampaikan sampai hari ini masih ada kepastian (sama Gerindra),” ujarnya.

BACA JUGA :  Debat Perdana Capres-Cawapres Selasa 12 Desember 2023

PKB kerap melontarkan kode-kode untuk Partai Gerindra memberikan kepastian terutama bagi kursi cawapres.

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid memandang penentuan calon wakil presiden tidak butuh waktu lama, apabila PKB berkoalisi bersama dengan PDI Perjuangan.

Menurutnya koalisi PKB dan PDIP bakal lebih gampang menentukan cawapres untuk Ganjar Pranowo.

Berbeda dengan Gerindra yang hingga kini sudah berjalan 11 bulan berkoalisi tetapi tak kunjung menetapkan siapa cawapres Prabowo Subianto.

BACA JUGA :  Rocky Sebut Jokowi Tak Ngerti Pancasila, Bengis Akan Kekuasaan

Jazilul beralasan hubungan antara PKB dan PDIP yang sudah terjalin lama dan kerap berkoalisi menjadi faktor mengapa pembicaraan cawapres tidak butuh waktu lama.

“Saya pikir ini ya jadi sama PKB itu punya hubungan history yang panjang. Jadi gampang sekali dibicarakan nggak butuh lama-lama nggak butuh berbulan-bulan,” kata Jazilul

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi
Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana
Gerah Diseret Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY–Megawati Pertimbangkan Langkah Hukum
Proses Pemilihan RT di Rappokalling Diduga Penuh Settingan, Warga Geruduk Lurah
Suara Seri, RW 006 Karampuang Tentukan Ketua Usai “Digoccang”, Husain Terpilih

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:35 WITA

Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:11 WITA

Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:41 WITA

Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:40 WITA

Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Berita Terbaru