Cak Imin Targetkan PKB Dapat Jatah Kursi Wapres

Jumat, 13 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar pada acara Ijtima Ulama Nusantara. (Foto Istimewa)

Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar pada acara Ijtima Ulama Nusantara. (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menargetkan partainya mendapat jatah kursi Presiden dalam perhelatan Pemilu 2024 mendatang.

Menurut Cak Imin, target itu sangat rasional, mengingat tren suara PKB selalu mengalami kenaikan setiap pemilu.

Pemilu 2019 yang kebetulan PKB nomor urut satu juga berhasil mengantarkan KH. Ma’ruf Amin menjadi Wakil Presiden.

“Target minimal bertahan di posisi Wakil Presiden. Syukur-syukur bisa menjadi Presiden RI tahun 2024,” kata Cak Imin pada acara pembukaan Ijtima’ Ulama Nusantara di Hotel Millennium, Jakarta, Jumat (13/1/2023)

Cak menuturkan, PKB punya modal untuk menjadi partai pemenang, karena satu-satunya partai yang memiliki basis pemilih muslim terbesar khususnya kalangan nahdliyin.

BACA JUGA :  PKB dan Nasdem Usul KPK Periksa Semua Capres-Cawapres

Dia melanjutkan, dalam berbagai lembaga survei belakangan ini PKB selalu berada di tiga besar setelah PDI Perjuangan, Gerindra, dan Golkar.

“Jadi, dengan tren ini peluang PKB untuk naik kelas, bukan hanya di papan tengah, tapi juga papan atas Insya Allah terwujud,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu juga, Cak Imin berharap para ulama yang hadir dalam acara Ijtima’ Ulama Nusantara itu dapat memberikan pencerahan dan pokok-pokok pemikiran bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

BACA JUGA :  Bawaslu Ultimatum KPU Minta Data Pemilih Dibuka

“Kehadiran kiai dan ulama diharapkan memberikan berbagai pencerahan dan kekuatan politik bagi bangsa Indonesia mengantisipasi kondisi politik dan sosial,” pungkas Cak Imin

Editor : Isal

Berita Terkait

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Berita Terbaru