Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jokowi

Jokowi

Zonafaktualnews.com – Pernyataan keras datang dari mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Harimau Jokowi, Saiful Huda Ems, yang menilai perjalanan politik Joko Widodo tidak bisa serta-merta disebut sebagai kecerdikan dalam memainkan strategi politik tingkat tinggi.

Dalam keterangan tertulis yang dikutip Selasa, 10 Februari 2026, Saiful menegaskan bahwa keberhasilan Jokowi menapaki jenjang kekuasaan, mulai dari Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden RI dua periode, tidak otomatis membuktikan dirinya sebagai “ahli catur politik”.

“Itu semua karena Jokowi ahli menipu, ahli memanipulasi, gemar melakukan abuse of power, jagoan pencitraan dan lain-lain,” kata Saiful.

Ia juga membantah anggapan bahwa kritik tersebut dilandasi kekecewaan pribadi atau kepentingan tertentu.

Saiful memastikan dirinya tidak pernah bersaing dalam kontestasi politik dengan Jokowi.

“Sebab saya tidak pernah bersaing dengan Jokowi, juga bukan karena gagal move on, bukan karena tidak kebagian jabatan. Sebab saya tidak pernah berharap menjadi pejabat negara,” tegas Saiful.

Secara rekam jejak, Jokowi mengawali kepemimpinan di Kota Solo selama dua periode (2005–2010 dan 2010–2015).

Di tengah masa jabatan keduanya, ia diusung PDI Perjuangan untuk maju pada Pilkada DKI Jakarta 2012. Berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama, Jokowi memenangkan kontestasi dan memimpin Ibu Kota untuk periode 2012–2017.

BACA JUGA :  ICW Desak KPK Panggil Jokowi dan Pemilik Jet dalam Kasus Kaesang

Karier politiknya kemudian melesat ke tingkat nasional saat maju dalam Pilpres 2014 bersama Jusuf Kalla.

Pasangan tersebut memenangkan pemilu, mengantarkan Jokowi menjadi Presiden ke-7 RI periode 2014–2019. Ia kembali terpilih pada Pilpres 2019 dengan wakilnya Ma’ruf Amin untuk masa jabatan 2019–2024.

Di sisi lain, selama masa kekuasaannya, sejumlah anggota keluarga Jokowi juga mencatatkan kiprah politik.

Putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, terpilih sebagai Wakil Presiden mendampingi Prabowo Subianto.

BACA JUGA :  PDIP Tegaskan Tanpa Diberhentikan Rakyat Anggap Gibran Telah Keluar

Putra bungsunya, Kaesang Pangarep, dipercaya memimpin Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tak lama setelah resmi menjadi kader.

Sementara itu, menantunya, Bobby Nasution, lebih dulu menjabat sebagai Wali Kota Medan usai Pilkada 2020, lalu terpilih sebagai Gubernur Sumatera Utara pada Pilkada 2024.

Pandangan Saiful ini kembali memantik diskursus publik mengenai dinamika kekuasaan, pengaruh keluarga dalam politik nasional, serta perdebatan antara strategi politik dan tudingan manipulasi kekuasaan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Budiman S Minta Hakim MA Objektif Telisik Fakta Kasasi Sengketa Perdata PN Maros
HMI Gowa Kutuk Tindakan Represif Polrestabes, Demokrasi Bukan Untuk Dibungkam
Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati
Berawal Baku Lirik Berakhir Tatap Polisi, Penganiaya Selebgram Makassar Diciduk
Pengendali Sabu Medan-Makassar Tak Dituntut, Nama Andido Tak Masuk Berkas JPU
Tak Puas Dibui, Kakak Korban Penyekapan Minta Mata Taufik Sontoloyo Dicungkil
14 Kapolres di Sulsel Dikocok Ulang, Gowa, Maros hingga Toraja Ganti Nakhoda
40 Tahun Mengabdi, Guru Ijah Jadi Simbol Kesenjangan dalam Realisasi Anggaran MBG

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:54 WITA

Budiman S Minta Hakim MA Objektif Telisik Fakta Kasasi Sengketa Perdata PN Maros

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:42 WITA

HMI Gowa Kutuk Tindakan Represif Polrestabes, Demokrasi Bukan Untuk Dibungkam

Senin, 29 Juni 2026 - 21:02 WITA

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati

Senin, 29 Juni 2026 - 12:40 WITA

Berawal Baku Lirik Berakhir Tatap Polisi, Penganiaya Selebgram Makassar Diciduk

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pengendali Sabu Medan-Makassar Tak Dituntut, Nama Andido Tak Masuk Berkas JPU

Berita Terbaru