Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung (Ist)

Zonafaktualnews.com – Wacana mengenai potensi dinamika politik nasional kembali mencuat menjelang pertengahan 2026.

Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, mengungkap adanya kekhawatiran terkait kemungkinan munculnya gerakan politik berskala besar pada Juni mendatang yang dinilai dapat memengaruhi arah kekuasaan di tingkat nasional.

Dalam pernyataan yang beredar, Tamsil menilai bahwa situasi tersebut berpotensi menciptakan skenario politik yang tidak terduga.

Tamsil bahkan menyinggung kemungkinan perubahan konfigurasi kepemimpinan, di mana posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka disebut bisa berada dalam posisi yang diuntungkan.

Menurutnya, jika tekanan politik meningkat dan berdampak langsung pada Presiden Prabowo Subianto, maka dinamika tersebut dapat membuka ruang bagi pergeseran peran di pucuk kekuasaan.

BACA JUGA :  Gibran Sarankan Ibu Hamil Asam Sulfat, Dokter Tifa: Ini Tolol yang Fatal!

“Dalam situasi tertentu, bukan tidak mungkin yang terdampak justru Presiden, sementara wakil presiden berada pada posisi yang lebih aman atau bahkan diuntungkan,” ujar Tamsil dalam pernyataan tersebut dikutip pada Sabtu (11/4/2026).

Lebih lanjut, Tamsil mengungkap bahwa isu ini juga menjadi bahan pembahasan di kalangan elite politik.

Tamsil menyebut adanya diskusi terkait strategi menghadapi perkembangan politik, termasuk menentukan arah kritik, apakah difokuskan kepada Presiden atau justru mempertimbangkan posisi wakil presiden dalam konteks yang lebih luas.

Pembicaraan tersebut, kata dia, melibatkan sejumlah tokoh nasional seperti Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

BACA JUGA :  Prabowo Diragukan Selesaikan Masa Jabatan, Media Asing Prediksi Gibran Ambil Alih

Tamsil menyebut, kekhawatiran serupa juga sempat disampaikan dalam forum tersebut, terutama terkait kemungkinan perubahan kepemimpinan yang terjadi secara tiba-tiba.

Tamsil juga menyoroti adanya beragam pengaruh politik di sekitar Presiden, termasuk dari figur seperti Luhut Binsar Pandjaitan serta jaringan politik dari Solo. Faktor-faktor ini disebut turut membentuk dinamika pengambilan keputusan di lingkar kekuasaan.

Selain isu domestik, Tamsil turut menyinggung pengalaman diplomasi luar negeri Presiden, termasuk kunjungan ke Jepang dan Korea Selatan yang sempat mengalami penyesuaian agenda.

Meski sempat memunculkan kekhawatiran di kalangan diplomat, kunjungan tersebut pada akhirnya berjalan lancar dan tetap menjaga hubungan bilateral.

BACA JUGA :  Nasdem Tanggapi Soal Foto Anies Sama JK dan Kubu Prabowo

Di sisi lain, Tamsil juga menilai peran Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta cukup signifikan dalam membangun komunikasi dengan negara-negara Timur Tengah, terutama terkait dukungan terhadap Palestina.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana terkait isu yang disampaikan Tamsil.

Adapun wacana mengenai “gerakan besar” pada Juni masih bersifat spekulatif dan belum didukung oleh keterangan resmi dari pemerintah maupun aparat keamanan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Pria Beristri Berebut Cinta Janda di Kendal, Duel Berdarah Berakhir Pindah Alam
Karhutla Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Menko Polkam Sebut RI Masih Sanggup
Gunung Latimojong Enrekang Mencekam, Api Karhutla 7 Hari Belum Padam
2 Kali Ngumpet dari Panggilan KPK, Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa
Gudang Sabu Berkedok Salon di Makassar Digerebek Polisi, 4 Orang Diciduk
Istana Presiden Yaman Diberondong Rudal Houthi, 5 Tewas dan 16 Luka-luka
Merinding, Langit Palangka Raya Berubah Oranye Pekat Bak Film Kiamat
Perang Kelompok Rajawali vs Kokolojia di Makassar Pecah, 1 Pemuda Tewas