Terungkap! Kepala Perpustakaan UIN Makassar Terlibat Produksi Uang Palsu, 15 Pelaku Dibekuk

Senin, 16 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi Kepala Perpustakaan UIN Makassar Terlibat Produksi Uang Palsu Dibekuk

Foto Ilustrasi Kepala Perpustakaan UIN Makassar Terlibat Produksi Uang Palsu Dibekuk

Zonafaktualnews.com – Polres Gowa berhasil mengungkap jaringan uang palsu yang beroperasi di wilayah UIN Alauddin Makassar dengan menangkap 15 pelaku, termasuk Kepala Perpustakaan.

Kapolres Gowa, AKBP Rheonald T. Simanjuntak, mengungkapkan bahwa 9 tersangka telah resmi ditahan di Polres Gowa, sementara 6 lainnya dalam proses pemindahan dari lokasi penangkapan di luar daerah.

“Kami telah menetapkan 15 tersangka dalam kasus ini, sembilan di antaranya sudah kami tahan,” ujar AKBP Rheonald dalam konferensi pers di Mapolres Gowa, Senin (16/12/2024).

Dalam pengungkapan ini, Kepala Perpustakaan UIN Makassar, Andi Ibrahim diduga terlibat aktif dalam sindikat uang palsu yang memanfaatkan fasilitas perpustakaan sebagai tempat produksi.

Menyikapi hal tersebut, pihak kampus memastikan bahwa Andi Ibrahim telah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kepala Perpustakaan.

Wakil Rektor III UIN Alauddin Makassar, Khalifah Mustamin, menegaskan bahwa keputusan pemecatan Andi Ibrahim sebagai ASN akan mengikuti prosedur dan mekanisme yang berlaku.

BACA JUGA :  Janji Proyek Miliaran Ternyata Fiktif, Honorer di Sulsel Tipu Mahasiswi Rp222 Juta

Kasus ini terus berkembang, dengan polisi mendalami lebih lanjut keterlibatan pihak lain dan peredaran uang palsu yang merugikan negara dan masyarakat.

Diberitakan sebelumnya, pabrik uang palsu yang beroperasi di dalam Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar digerebek

Penggerebekan dilakukan oleh polisi di lantai tiga perpustakaan Kampus 2 UIN Makassar, yang terletak di Samata, Kabupaten Gowa.

BACA JUGA :  Gangster Berulah, Payudara Bidan di Gowa Tertancap Busur

Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan uang palsu senilai ratusan juta rupiah, mesin pencetak uang, dan berbagai alat produksi lainnya.

Selain itu, sejumlah staf kampus, termasuk seorang oknum dosen berinisial AI, turut diamankan karena diduga terlibat dalam produksi dan peredaran uang palsu tersebut.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Ayah Tiri di Sumba Timur Siksa Balita 2 Tahun, Mata Diolesi Balsem dan Dibakar
Cekcok Tarif Jasa BO, Pria di Pinrang Cekik Teman Kencan hingga Tewas di Kos
37 Akun Medsos Dibidik Polda Metro, 9 Penggiat Jadi Tersangka Kasus Hoaks
Polisi Tangkap Wanita Penyebar Hoaks Ajakan Demo Gulingkan Prabowo
Dua Bulan Mengendap di Polres, Kasus Teror Staf MTsN Asahan Jalan di Tempat
Sadis! Gadis ABG di Nabire Dibunuh Lalu Jasadnya Dibakar hingga Hangus
Dua Mobil Mewah Raib Usai Tergiur Janji Rp1,5 Miliar, Pelajar Lapor Polisi
Ngaku Ditipu Bos Kosmetik di Makassar, Owner RA Skincare Rugi Rp400 Juta

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:12 WITA

Ayah Tiri di Sumba Timur Siksa Balita 2 Tahun, Mata Diolesi Balsem dan Dibakar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:51 WITA

Cekcok Tarif Jasa BO, Pria di Pinrang Cekik Teman Kencan hingga Tewas di Kos

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:57 WITA

37 Akun Medsos Dibidik Polda Metro, 9 Penggiat Jadi Tersangka Kasus Hoaks

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:11 WITA

Polisi Tangkap Wanita Penyebar Hoaks Ajakan Demo Gulingkan Prabowo

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:46 WITA

Dua Bulan Mengendap di Polres, Kasus Teror Staf MTsN Asahan Jalan di Tempat

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Niat Curi Celana Dalam, Dg Lukka Nyungsep di Kandang Ayam

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:02 WITA

Ilustrasi layanan LBH Anak Rakyat yang membuka ruang konsultasi dan pendampingan hukum bagi masyarakat, dengan menekankan prinsip keadilan dan akses hukum yang setara bagi rakyat.

Kolom

LBH Anak Rakyat: Ketika Hukum Harus Hadir untuk Rakyat

Sabtu, 8 Agu 2026 - 19:20 WITA