2 Lurah di Kendari Terciduk Pesta Miras dan Open BO, Kantor Dijadikan Lokalisasi

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detik-detik dua lurah di Kendari digerebek warga saat pesta miras dan open BO (Tangkapan layar video viral)

Detik-detik dua lurah di Kendari digerebek warga saat pesta miras dan open BO (Tangkapan layar video viral)

Ringkasan

Dua lurah di Kendari dilaporkan digerebek warga saat diduga berpesta miras dan menggunakan jasa wanita panggilan di ruang kerja kantor kelurahan. Penggerebekan ini memicu keributan setelah terjadi masalah pembayaran, lalu warga melapor ke polisi.

Polisi menyebut lima orang dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk dua wanita yang diduga dihubungi melalui aplikasi. Kasus ini kini diproses secara hukum setelah warga hampir menghakimi para pelaku di lokasi.

Zonafaktualnews.com – Dua oknum lurah di Kota Kendari terciduk pesta miras dan Open BO di ruang kerja kantor kelurahan.

Aksi bejat Zakir Muhammadong (53), Lurah Poasia, dan Rachmat Aboe (41), Lurah Talia, terbongkar setelah warga menggerebek Kantor Lurah Poasia, pada Jumat (12/6/2026) malam.

Di lokasi, warga memergoki mereka bersama seorang ASN berinisial JI dan dua wanita muda, CE (21) serta AN (18).

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto, membenarkan keterlibatan para wanita tersebut dalam skandal ini.

“Untuk kedua wanita ini diduga kuat wanita Open BO atau wanita panggilan,” kata Welliwanto, Minggu (14/6/2026).

Salah satu wanita yang diamankan merupakan mahasiswi kesehatan. Mereka sengaja didatangkan untuk melayani hasrat para pejabat tersebut.

BACA JUGA :  Arena Judi Sabung Ayam di Maros Disikat Polisi, Oknum Satpol PP Ikut Diangkut

“Kedua wanita ini dipesan melalui aplikasi hijau untuk menemani mengkonsumsi minuman keras serta melakukan hubungan dengan tarif Rp 700 ribu per orang,” ucapnya.

Ironisnya, pesta tersebut berujung ricuh karena masalah pembayaran.

BACA JUGA :  Bongkar Jaringan Internasional! Polisi Gerebek Kampung Narkoba Borta di Makassar

Kedua oknum lurah hanya memberikan Rp 200 ribu, jauh dari kesepakatan awal.

Protes keras dari para wanita tersebut memicu keributan yang membongkar aib di dalam kantor.

“Jadi karena perempuan itu ribut sehingga warga mendatangi kantor lurah dan mendapati kedua lurah minum alkohol,” jelasnya.

Warga yang geram nyaris menghakimi para pelaku di lokasi.

Situasi baru terkendali setelah aparat Polsek Abeli datang dan membawa kelima orang tersebut ke Polsekta Kendari guna proses hukum lebih lanjut.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

TPA Disanksi, Mengapa Beban Pengolahan Sampah Ditimpuk ke Warga Makassar?
Video Maaf Ombas Bikin Netizen Ngakak: “Goyangan Kepalanya Itu Lho”
Polisi Tangkap Wanita Penyebar Hoaks Ajakan Demo Gulingkan Prabowo
Apes Pak Kentut RT Terjebak Sampah Basah
Warga Wajib Tahu, Ini Dua Warna Karcis Parkir Asli yang Berlaku di Makassar
Dua Bulan Mengendap di Polres, Kasus Teror Staf MTsN Asahan Jalan di Tempat
Viral, Bu Haji dan RT Soal Sampah, Netizen: “Buang Saja Depan Kantor Wali Kota”
Modal “Mokondo” Tebar Bualan

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:02 WITA

TPA Disanksi, Mengapa Beban Pengolahan Sampah Ditimpuk ke Warga Makassar?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Video Maaf Ombas Bikin Netizen Ngakak: “Goyangan Kepalanya Itu Lho”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:11 WITA

Polisi Tangkap Wanita Penyebar Hoaks Ajakan Demo Gulingkan Prabowo

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:43 WITA

Apes Pak Kentut RT Terjebak Sampah Basah

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Warga Wajib Tahu, Ini Dua Warna Karcis Parkir Asli yang Berlaku di Makassar

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Apes Pak Kentut RT Terjebak Sampah Basah

Senin, 3 Agu 2026 - 21:43 WITA