Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pegawai SPPG ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Jalan Mannuruki 6, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar (Ist)

Seorang pegawai SPPG ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Jalan Mannuruki 6, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar (Ist)

Ringkasan

Polisi menyelidiki kematian ANA (24), pegawai SPPG, yang ditemukan tewas di kamar kosnya di Makassar dengan luka pada leher. Suaminya telah diamankan sebagai terduga pelaku, sementara polisi mengumpulkan barang bukti dan memeriksa kronologi kejadian.

Jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Motif kasus ini belum diketahui, dan warga sekitar mengaku tidak mendengar keributan sebelum korban ditemukan meninggal.

Zonafaktualnews.com – Polisi mendalami kasus kematian ANA (24), seorang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Jalan Mannuruki 6, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Minggu (14/6/2026) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyelidikan awal mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan. Sejauh ini, polisi telah mengamankan suami korban berinisial A dan masih mendalami motif di balik peristiwa tersebut.

Tim gabungan dari Polsek Tamalate, Tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, dan Tim Jatanras Polrestabes Makassar telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

BACA JUGA :  Patok Tarif Tinggi Tanpa Karcis, Jukir Liar Diamuk Jemaah Usai Salat Id di Makassar

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, penyidik menemukan luka pada bagian leher korban.

“Korban seorang perempuan. Pada saat ditemukan (ada) luka di leher, digorok,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Abd Latief kepada wartawan, Senin (15/6/2026).

Usai olah TKP, jenazah ANA dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar menggunakan ambulans untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Satu dari 2 Perampok Toko Kelontong di Makassar Berhasil Dibekuk

Penyelidikan sementara mengarah kepada suami korban. Meski demikian, polisi menegaskan pemeriksaan masih terus dilakukan untuk mengungkap kronologi dan memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi.

“Untuk baket (bahan keterangan) sementara yang kita temukan pelaku itu diduga suaminya sendiri,” kata Abd Latief.

Selain mengamankan terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa pisau yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut, telepon seluler, dan pakaian korban.

“Barang bukti ada beberapa, terutama pisau yang dipakai, kemudian HP, baju korban yang diamankan sementara,” ujar Abd Latief.

Ketua RT setempat, M Muzakar (58), mengatakan korban dan suaminya belum genap satu tahun tinggal di kamar kos tersebut. Menurutnya, pasangan itu juga telah memiliki seorang anak.

“Dia kontrak rumah di sini, belum cukup satu tahun dan mempunyai satu anak,” kata Muzakar.

BACA JUGA :  Disekap 5 Hari, Gadis 15 Tahun di Makassar Digilir Pacar Bersama 4 Temannya

Muzakar mengaku mendapat informasi bahwa korban bekerja di SPPG atau program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Suaminya saya tidak tahu kerja di mana, tapi kalau ini korban menurut informasi dia bekerja di MBG. Kalau untuk posisinya sebagai apa kita tidak tahu,” paparnya.

Hingga kini, polisi belum mengungkap motif di balik kasus tersebut. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan mendalami kemungkinan pemicu peristiwa itu.

“Untuk sementara belum kita ketahui apa karena kita belum melakukan pemeriksaan,” kata Abd Latief.

Muzakar menyebut warga sekitar tidak mengetahui persoalan yang dihadapi pasangan tersebut. Menurutnya, tidak ada tetangga yang mendengar keributan sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

“Kalau masalahnya belum ada yang tahu sampai dibunuh karena tetangga kamar juga tidak ada mendengar kalau terjadi pembunuhan,” ujar Muzakar.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Jukir Liar Makin Beringas di Makassar, PD Parkir Dinilai Gagal Lakukan Penertiban
SPBU Pettuadae Jadi Biang Keladi Antrean Truk, Pengawasan Pertamina Minim
Arah Drama Perselingkuhan Surti dan Tejo Berbelok
DNA 99 Persen Diabaikan, Polisi Beralibi Kurang Bukti di Kasus Pemerkosaan Tator
Disangka “Si Joni” Ternyata Terong, Istri Polisikan Suami
Digoyang Kasus Korupsi Batubara, Isu Jampidsus Febrie Mundur Beredar
Tepis Isu Penggerudukan, TNI Minta Publik Waspada Provokator Medsos
Jaksa Tangkap Jenderal, Polisi Balas Sikat Jaksa

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:20 WITA

Jukir Liar Makin Beringas di Makassar, PD Parkir Dinilai Gagal Lakukan Penertiban

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:52 WITA

SPBU Pettuadae Jadi Biang Keladi Antrean Truk, Pengawasan Pertamina Minim

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:51 WITA

Arah Drama Perselingkuhan Surti dan Tejo Berbelok

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:28 WITA

DNA 99 Persen Diabaikan, Polisi Beralibi Kurang Bukti di Kasus Pemerkosaan Tator

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:39 WITA

Disangka “Si Joni” Ternyata Terong, Istri Polisikan Suami

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Arah Drama Perselingkuhan Surti dan Tejo Berbelok

Minggu, 12 Jul 2026 - 01:51 WITA

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Disangka “Si Joni” Ternyata Terong, Istri Polisikan Suami

Sabtu, 11 Jul 2026 - 01:39 WITA