Roy Suryo Bongkar Server IT KPU Terhubung ke Perusahaan Tiongkok

Sabtu, 17 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Roy Suryo/Net

Roy Suryo/Net

Zonafaktualnews.com – Pakar telematika, Roy Suryo membongkar server IT KPU yang terhubung dengan perusahaan Tiongkok.

Roy Suryo mengatakan website Sirekap-web.kpu.go.id itu terhubung dengan IP Address di Singapura.

Sementara website pemilu2024.kpu.go.id terhubung dengan perusahaan di Tiongkok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Roy Suryo juga mendesak KPU untuk melakukan pemeriksaan dan audit forensik IT terhadap sistem SIREKAP Pemilu 2024.

“Periksa dan audit forensik IT KPU,” demikian kata Roy Suryo dalam keterangannya, Sabtu (17/2/2024).

BACA JUGA :  Kacau Hasil Real Count KPU, Netizen Sebut Suara 02 Dimark-Up

Dia mengatakan sistem SIREKAP yang berbasis Optical Character Recognizer (OCR) dan Optical Mark Reader (OMR) tidak pernah diuji teknik dan publik secara benar, terbuka dan diawasi oleh tim independen.

Akibatnya, banyak sekali “anomali” yang terjadi dalam proses rekapitulasi suara, seperti seringnya angka salah dipindai, penambahan desimal yang fantastis, dan bahkan tuduhan adanya “algoritma sisipan”.

BACA JUGA :  Anies Tanya Soal Perlindungan Perempuan, Prabowo Bahas Makan Gratis

“Sertifikasi” yang konon dimiliki SIREKAP pun hanya dari Kemkominfo dan bukan Institusi yang seharusnya kompeten memberikannya seperti BRIN.

Lebih lanjut, dia mengatakan website Sirekap-web.kpu.go.id terhubung dengan IP Address di Singapura dan website pemilu2024.kpu.go.id terhubung dengan perusahaan di Tiongkok.

Hal ini, menurut Roy Suryo, tidak etis dan berpotensi menimbulkan risiko kebocoran data, mengingat seharusnya KPU mempertimbangkan SDM nasional dan menyimpan data di dalam negeri.

BACA JUGA :  Cak Imin Slepet Ketidakadilan dalam Debat Cawapres

Kesimpulannya, Roy menilai sistem SIREKAP sangat ceroboh dan tidak masuk akal, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan dan audit forensik IT untuk memastikan legitimasi data dan hasil Pemilu 2024.

“Kalau tidak, hasil SIREKAP ini sangat tidak legitimate dan praktis memang akan selalu dipertanyakan keabsahannya,” pungkasnya.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Berita Terbaru