Roy Suryo, Dokter Tifa dan Rismon Tak Ditahan Usai 9 Jam Diperiksa Penyidik

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase - Roy Suryo, Dokter Tifa dan Rismon

Foto Kolase - Roy Suryo, Dokter Tifa dan Rismon

Zonafaktualnews.com – Setelah menjalani pemeriksaan intens selama lebih dari sembilan jam, Pakar Telematika Roy Suryo akhirnya diperbolehkan pulang oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Roy Suryo menjalani pemeriksaan bersama dua tersangka lain dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yakni dokter Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa) dan Rismon Sianipar.

Ketiganya menjalani pemeriksaan maraton sejak siang hingga malam hari, Kamis (13/11/2025), di Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Meski berstatus tersangka, polisi memutuskan untuk tidak menahan mereka.

Hal ini dibenarkan langsung oleh Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin.

“Kepada ketiga tersangka kami perbolehkan kembali ke rumah masing-masing,” kata Iman, Kamis malam.

Menurut Iman, keputusan tersebut bukan berarti penyidikan berhenti, melainkan bagian dari upaya menjaga keseimbangan dalam proses hukum.

Ia menjelaskan, para tersangka telah mengajukan saksi dan ahli yang meringankan, sehingga penyidik memberikan ruang untuk itu.

“Mereka mengajukan ahli dan saksi meringankan. Kami berikan kesempatan demi keseimbangan proses penegakan hukum,” jelasnya.

Meski demikian, Roy Suryo bersama dua tersangka lainnya tetap menjalani masa penahanan 20 hari ke depan, dengan opsi perpanjangan sesuai kebutuhan penyidikan.

BACA JUGA :  Mantan Istri Virgoun, Inara Rusli Dilaporkan atas Dugaan Selingkuh dan Perzinaan

Adapun lokasi penahanan resmi ditetapkan di Rutan Salemba cabang Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri telah mengumumkan penetapan delapan orang tersangka dalam kasus tersebut.

Mereka diduga terlibat dalam tindakan pencemaran nama baik, fitnah, dan manipulasi data elektronik terkait tuduhan ijazah palsu Jokowi.

“Polda Metro Jaya menetapkan delapan tersangka dalam pencemaran nama baik, fitnah, dan manipulasi data elektronik yang dilaporkan Bapak Insinyur Jokowi,” ujar Asep dalam konferensi pers, Jumat (7/11/2025).

BACA JUGA :  Shella Saukia Ngamuk ke Doktif, Nikita Mirzani: "Kau Jangan Sok Jagoan Bawa Keluarga”

Asep menjelaskan, para tersangka terbagi dalam dua klaster.

Klaster pertama berisi nama-nama seperti Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, dan Muhammad Rizal Fadillah.

Sementara klaster kedua mencakup Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Dokter Tifauzia Tyassuma.

Kapolda menegaskan, semua pihak yang ditetapkan tersangka diduga kuat telah menyebarkan tuduhan palsu dan melakukan manipulasi data tanpa dasar ilmiah.

“Tindakan mereka tidak ilmiah dan cenderung menyesatkan publik,” pungkas Asep.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Lima Tahun Mengendap, Dua Laporan di Polres Sidrap Diduga ‘Di-86-kan’
Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak
Polisi Amankan 4 Brimob Pelaku Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START
Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana
Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
Pengawasan Bobrok, Napi “Spanyol” Bebas Pakai HP, Pimpinan Lapas Bollangi Lalai
Kecewa Tak Dibelikan Motor, Anak di Bulukumba Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:03 WITA

Lima Tahun Mengendap, Dua Laporan di Polres Sidrap Diduga ‘Di-86-kan’

Selasa, 13 Januari 2026 - 01:35 WITA

Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak

Senin, 12 Januari 2026 - 01:22 WITA

Polisi Amankan 4 Brimob Pelaku Penembakan di Tambang Ilegal Bombana

Senin, 12 Januari 2026 - 00:05 WITA

Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:40 WITA

Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Berita Terbaru