Tambang Ilegal “Berpesta” di Maros, Penegakan Hukum Sujud di Bawah Kaki Mafia?

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah ekskavator tampak sedang beroperasi di kawasan pertambangan yang diduga ilegal di Moncongloe Bulu, Maros. Aktivitas ini dikeluhkan warga karena dampak debu dan gangguan lingkungan.

Sebuah ekskavator tampak sedang beroperasi di kawasan pertambangan yang diduga ilegal di Moncongloe Bulu, Maros. Aktivitas ini dikeluhkan warga karena dampak debu dan gangguan lingkungan.

Zonafaktualnews.com – Wibawa hukum di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, kini berada di titik nadir.

Aktivitas tambang yang diduga kuat ilegal kian subur dan tampak bebas “berpesta” di atas penderitaan rakyat.

Fenomena ini memicu tanya di tengah publik: apakah penegakan hukum benar-benar telah sujud di bawah kaki mafia?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Moncongloe Bulu, kepulan debu dan deru truk menjadi saksi bisu betapa tumpulnya taring aparat di hadapan para pengeruk keuntungan.

Berdasarkan pantauan di lapangan sejak Selasa hingga Jumat (8/5/2026), aktivitas pengerukan tanah masih berlangsung masif di sekitar perempatan Jalan Burung-Burung–Zipur, tepat di belakang kawasan perumahan warga.

BACA JUGA :  Tambang Ilegal di Bantaran Sungai Kalaena Dibekingi ‘Geng Algojo’

Keberadaan tambang ini bukan sekadar merusak estetika lingkungan, melainkan telah menjadi teror nyata bagi kesehatan dan keselamatan warga setempat.

Warga mengaku sudah habis kesabaran karena setiap hari dipaksa menghirup udara pekat polusi debu.

Selain itu, jalanan pemukiman kini berubah menjadi jalur maut akibat hilir mudik kendaraan berat yang seolah tak mengenal waktu.

“Debunya sangat mengganggu, apalagi saat musim kemarau. Selain itu, truk yang lalu lalang juga membahayakan keselamatan warga,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan, Jumat (8/5/2026).

BACA JUGA :  Bisnis Ilegal Menjamur di Bulukumba, Tipidter Dituding Makan Gaji Buta

Ironisnya, pesta pora tambang ini seolah mendapat “restu” melalui pembiaran aparat.

Sang pemilik tambang pun menunjukkan sikap yang sangat santai. Saat dikonfirmasi mengenai legalitas perizinan usahanya melalui pesan WhatsApp, ia hanya memberikan jawaban singkat yang bernada meremehkan: “Iya.”

Jawaban tersebut seolah menjadi tamparan keras bagi wibawa hukum di Maros. Kesan bahwa aparat penegak hukum sedang “sujud” semakin diperkuat oleh respons normatif kepolisian yang minim tindakan nyata.

Kanit Tipidter Polres Maros, saat dikonfirmasi terkait keresahan warga dan izin operasional tambang, kembali melontarkan kalimat klasik:

“Waalaikumsalam, di mana lokasinya pak? Kami kroscek,” ujarnya singkat.

BACA JUGA :  Tebar Fitnah, Tolak Klarifikasi, 3 Media di Gowa Dilaporkan Termasuk Ketum Labraki

Hingga berita ini diturunkan, janji “kroscek” tersebut belum membuahkan hasil penindakan apa pun.

Pesta pora di Moncongloe Bulu tetap melenggang, memicu spekulasi liar tentang adanya sosok “beking” kuat di balik mafia tambang yang mampu membuat hukum tak berdaya.

Kini, masyarakat hanya bisa menanti: apakah Polres Maros akan bangkit berdiri tegak untuk menertibkan aktivitas bodong ini, atau membiarkan narasi bahwa hukum telah kalah dan sujud di bawah kaki mafia menjadi kenyataan yang pahit.

 

(DS/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Jejak Gelap Rutan Masamba Terkuak, Kepala BNNP Sulsel dan Karutan Didesak Dicopot
Satu Lahan Empat Alas Hak, Sengkarut ‘Sertifikat Siluman’ di Macanda Gowa Terkuak
Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar Terungkap, Ada Mobil dan Jam Mewah
Pelarian Kiai Tersangka Pencabulan 50 Santriwati Berakhir di Tangan Polisi
F-KRB Sentil BGN, Nilai MBG Tak Efektif, Desak Audit Total Pemborosan Anggaran
Tambang Emas Ilegal Menggurita di Ulu Rawas, Negara Dinilai Kehilangan Wibawa
Wanita yang Pamer “Susu” Saat Live TikTok di Sidrap Akhirnya Ditangkap Polisi
Rupiah Anjlok hingga Tembus Level Terburuk Sepanjang Sejarah, Ini Penyebabnya

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:41 WITA

Jejak Gelap Rutan Masamba Terkuak, Kepala BNNP Sulsel dan Karutan Didesak Dicopot

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:47 WITA

Tambang Ilegal “Berpesta” di Maros, Penegakan Hukum Sujud di Bawah Kaki Mafia?

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:34 WITA

Satu Lahan Empat Alas Hak, Sengkarut ‘Sertifikat Siluman’ di Macanda Gowa Terkuak

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:08 WITA

Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar Terungkap, Ada Mobil dan Jam Mewah

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:33 WITA

Pelarian Kiai Tersangka Pencabulan 50 Santriwati Berakhir di Tangan Polisi

Berita Terbaru