Tambang Ilegal “Berpesta” di Maros, Penegakan Hukum Sujud di Bawah Kaki Mafia?

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:47 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Tambang Ilegal “Berpesta” di Maros, Penegakan Hukum Sujud di Bawah Kaki Mafia?

Sebuah ekskavator tampak sedang beroperasi di kawasan pertambangan yang diduga ilegal di Moncongloe Bulu, Maros. Aktivitas ini dikeluhkan warga karena dampak debu dan gangguan lingkungan.

Zonafaktualnews.com – Wibawa hukum di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, kini berada di titik nadir.

Aktivitas tambang yang diduga kuat ilegal kian subur dan tampak bebas “berpesta” di atas penderitaan rakyat.

Fenomena ini memicu tanya di tengah publik: apakah penegakan hukum benar-benar telah sujud di bawah kaki mafia?

Di Moncongloe Bulu, kepulan debu dan deru truk menjadi saksi bisu betapa tumpulnya taring aparat di hadapan para pengeruk keuntungan.

Berdasarkan pantauan di lapangan sejak Selasa hingga Jumat (8/5/2026), aktivitas pengerukan tanah masih berlangsung masif di sekitar perempatan Jalan Burung-Burung–Zipur, tepat di belakang kawasan perumahan warga.

BACA JUGA :  Bisnis Ilegal Bertumbuh Subur di Sulsel, Mafia Semakin Makmur

Keberadaan tambang ini bukan sekadar merusak estetika lingkungan, melainkan telah menjadi teror nyata bagi kesehatan dan keselamatan warga setempat.

Warga mengaku sudah habis kesabaran karena setiap hari dipaksa menghirup udara pekat polusi debu.

Selain itu, jalanan pemukiman kini berubah menjadi jalur maut akibat hilir mudik kendaraan berat yang seolah tak mengenal waktu.

“Debunya sangat mengganggu, apalagi saat musim kemarau. Selain itu, truk yang lalu lalang juga membahayakan keselamatan warga,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan, Jumat (8/5/2026).

Ironisnya, pesta pora tambang ini seolah mendapat “restu” melalui pembiaran aparat.

BACA JUGA :  Polisi Tak Berkutik, Tambang "Tuyul" di Gowa Semakin Menggila

Sang pemilik tambang pun menunjukkan sikap yang sangat santai. Saat dikonfirmasi mengenai legalitas perizinan usahanya melalui pesan WhatsApp, ia hanya memberikan jawaban singkat yang bernada meremehkan: “Iya.”

Jawaban tersebut seolah menjadi tamparan keras bagi wibawa hukum di Maros. Kesan bahwa aparat penegak hukum sedang “sujud” semakin diperkuat oleh respons normatif kepolisian yang minim tindakan nyata.

Kanit Tipidter Polres Maros, saat dikonfirmasi terkait keresahan warga dan izin operasional tambang, kembali melontarkan kalimat klasik:

“Waalaikumsalam, di mana lokasinya pak? Kami kroscek,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, janji “kroscek” tersebut belum membuahkan hasil penindakan apa pun.

BACA JUGA :  Tambang Galian C di Mandai “Makan Tumbal”, Warga Tewas Tanpa Alat Keselamatan

Pesta pora di Moncongloe Bulu tetap melenggang, memicu spekulasi liar tentang adanya sosok “beking” kuat di balik mafia tambang yang mampu membuat hukum tak berdaya.

Kini, masyarakat hanya bisa menanti: apakah Polres Maros akan bangkit berdiri tegak untuk menertibkan aktivitas bodong ini, atau membiarkan narasi bahwa hukum telah kalah dan sujud di bawah kaki mafia menjadi kenyataan yang pahit.

 

(DS/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

DPO Bantaeng Tewas Ditembak, Dirnarkoba Polda Sulsel Diminta Dicopot
Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG
Husniah Masih Jabat Bupati Gowa Meski Tersangka, F-KRB :Sudahlah, Kasih DM Saja
Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan
Owner Asaf Skincare Diciduk Polisi, Korban Desak Proses Hukum Dipercepat
Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman
Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan
Janji Nikah Ternyata Prank, Gadis 14 Tahun di Gowa Diperkosa Pemuda 3 Kali

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 03:50 WITA

DPO Bantaeng Tewas Ditembak, Dirnarkoba Polda Sulsel Diminta Dicopot

Rabu, 30 September 2026 - 01:30 WITA

Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG

Selasa, 29 September 2026 - 20:50 WITA

Husniah Masih Jabat Bupati Gowa Meski Tersangka, F-KRB :Sudahlah, Kasih DM Saja

Selasa, 29 September 2026 - 03:52 WITA

Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan

Senin, 28 September 2026 - 21:54 WITA

Owner Asaf Skincare Diciduk Polisi, Korban Desak Proses Hukum Dipercepat

Berita Terbaru