Siswi SMP di Makassar Kena “Prank” Testimoni Palsu, Uang Beli Akun FF Melayang

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar akun media sosial yang diduga terkait transaksi pembelian akun game yang dilaporkan oleh korban.

Tangkapan layar akun media sosial yang diduga terkait transaksi pembelian akun game yang dilaporkan oleh korban.

Zonafaktualnews.com – Niat hati ingin mendapatkan akun game Free Fire (FF) dengan harga miring, seorang siswi SMP berinisial AQ (14) di Makassar justru mengaku mengalami kerugian setelah bertransaksi melalui Instagram.

Uang ratusan ribu rupiah yang telah dikirimkan untuk membeli akun game tersebut hingga kini belum berbuah hasil.

Akun yang dijanjikan tidak kunjung diterima, sementara pihak penjual disebut tidak lagi merespons pesan korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa ini bermula ketika AQ menemukan sebuah akun Instagram yang menawarkan akun Free Fire dengan harga lebih murah dibanding harga pasaran.

Akun tersebut juga menampilkan sejumlah testimoni dan bukti transaksi yang dinilai meyakinkan sehingga membuat korban tertarik untuk melakukan pembelian.

BACA JUGA :  Swiss-Belinn Panakkukang Sukses Gelar Fun Run 2025, Ratusan Pelari Tumpah Ruah

“Saya melihat akun itu menawarkan akun Free Fire dengan harga murah dan terlihat meyakinkan. Karena itu saya tertarik untuk membeli,” ujar AQ kepada media ini, Minggu (31/5/2026).

Tergiur dengan penawaran tersebut, AQ kemudian berkomunikasi melalui pesan pribadi dengan pihak penjual.

Dalam percakapan itu, korban ditawari akun Free Fire dengan harga berkisar Rp150.000 hingga Rp300.000.

Setelah mencapai kesepakatan, korban melakukan pembayaran melalui transfer elektronik ke rekening atau nomor yang diberikan penjual.

Sialnya, setelah pembayaran dilakukan, akun game yang dijanjikan disebut tidak pernah diterima.

Menurut pengakuan korban, pihak penjual sempat memberikan respons setelah pembayaran masuk.

BACA JUGA :  Owner Linda Beauty Skincare Edarkan Cream Ilegal di Medsos

Sayangnya, komunikasi kemudian mulai terhambat hingga akhirnya tidak lagi membalas pesan yang dikirimkan korban.

Meski merasa kecewa, pihak keluarga hingga kini belum menempuh jalur hukum. Mereka masih berharap adanya itikad baik dari pihak yang menerima pembayaran untuk mengembalikan uang yang telah dikirimkan.

“Kami hanya berharap uang anak kami bisa dikembalikan. Semoga ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik,” ujar orang tua korban.

Keluarga juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan transaksi daring, khususnya melalui media sosial yang tidak memiliki sistem perlindungan transaksi yang jelas.

Orang tua korban juga mengingatkan pentingnya memverifikasi identitas dan reputasi penjual serta tidak mudah tergiur oleh harga yang jauh di bawah pasaran.

BACA JUGA :  Melawan, Residivis Pencuri Indekos di Makassar Ditembak

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa transaksi digital, termasuk jual beli akun game, memiliki risiko apabila dilakukan tanpa mekanisme keamanan yang memadai.

Pendampingan orang tua terhadap aktivitas digital anak juga dinilai penting untuk membantu mencegah kejadian serupa.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya menghubungi pihak penjual untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi.

Redaksi juga telah menerima sejumlah bukti percakapan dan bukti transaksi dari korban, namun kebenaran seluruh informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Tanah Barembeng di Gowa “Diperkosa” Ritel Ilegal, Ekonomi IKM Jadi Tumbal Proyek
Batal Tawuran Usai Pesta Miras, 20 Geng Motor di Makassar Disikat Polisi
Wanita Paruh Baya di Takalar Ditemukan Tewas, Emas 30 Gram Diduga Raib Dirampok
Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?
Lansia di Mamuju Minta Polisi Stop Kasus Hukum Usai Dianiaya Anak Pecandu Judi
Pecandu Sabu dan Video Syur Jadi Alasan Buruh di Makassar Perkosa Siswi SD
Tiga Kekeliruan Fatal Klaim “APBN Setara Baitul Mal Modern”
Ironis! APBN “Disembelih” Atas Nama Kurban Rakyat, Narasi Efisiensi Runtuh

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:44 WITA

Siswi SMP di Makassar Kena “Prank” Testimoni Palsu, Uang Beli Akun FF Melayang

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:39 WITA

Tanah Barembeng di Gowa “Diperkosa” Ritel Ilegal, Ekonomi IKM Jadi Tumbal Proyek

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:33 WITA

Batal Tawuran Usai Pesta Miras, 20 Geng Motor di Makassar Disikat Polisi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:46 WITA

Wanita Paruh Baya di Takalar Ditemukan Tewas, Emas 30 Gram Diduga Raib Dirampok

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:31 WITA

Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?

Berita Terbaru