Rocky Gerung Ungkap Lembaga Survei Penuh dengan Tipu Menipu

Jumat, 9 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rocky Gerung/Net

Rocky Gerung/Net

Zonafaktualnews.com – Rocky Gerung menyebut bahwa lembaga survei penuh dengan tipu menipu bahkan memperburuk demokrasi di Indonesia.

Pengamat politik ini juga menyinggung salah satu lembaga survei di Indonesia yakni LSI yang menurutnya dibiayai oleh World Bank.

Dia menyampaikan hal yang sama pada wawancara baru-baru ini bersama FNN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rocky menjelaskan secara rinci alasan menyebut rata-rata lembaga survei itu menipu.

Ia mencontohkan seperti LSI yang dulunya dibiayai oleh International Coorporation Agency di Jepang, dan beberapa lembaga lain juga tercatat telah dibiayai oleh dana dari luar negeri.

BACA JUGA :  Ancam Sebar Foto Bugil Mahasiswi, Gondrong Dicokok Polisi

Dana asing tersebut awalnya memang untuk memperkuat demokrasi, namun para lembaga survei itu tidak bertanggung jawab atas dana tersebut asalnya dari mana.

Rocky juga menambahkan secara metodologi dan etika tidak diterapkan.

“Margin of error dikasih ke sini, dua bulan lagi dipindahin ke sini kan itu intinya kan, jadi berantakan sebenernya metodologinya dan etikanya itu juga nggak ada,

BACA JUGA :  Sekuriti UIM Remas Payudara Mahasiswi, Rekan Korban Ditikam

Kan ini, ini calo semua ini lembaga survey ini,” ungkapnya melalui kanal Youtube Rocky Gerung yang diunggah pada Jumat (9/6/2023).

Bahkan dengan lantang, ia mengatakan bahwa sebagian besar lembaga survei tidak ada yang benar-benar putih alias semuanya menipu.

“Jadi pukul rata itu 120 persen, itu tipu menipu” lanjutnya.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa lembaga-lembaga survei ini dapat membawa dampak buruk bagi demokrasi.

BACA JUGA :  JK Sebut Syarat Jadi Ketum Golkar Harus Punya Modal Rp 600 Miliar

Sebab tidak adanya parameter lain dalam menetapkan hasil survey elektabilitas para calon presiden selain responden yang ditentukan oleh pihak lembaga survey itu sendiri.

Ia juga menyinggung terkait kurang terlibatnya publik salah satunya mahasiswa terkait menetapkan hasil survey elektabilitas tersebut.

“Jadi udah lah ini cawe-cawe lembaga survei ini memperburuk demokrasi,” pungkasnya

 

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi
Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana
Gerah Diseret Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY–Megawati Pertimbangkan Langkah Hukum
Proses Pemilihan RT di Rappokalling Diduga Penuh Settingan, Warga Geruduk Lurah
Suara Seri, RW 006 Karampuang Tentukan Ketua Usai “Digoccang”, Husain Terpilih

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:35 WITA

Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:11 WITA

Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:41 WITA

Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:40 WITA

Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Berita Terbaru