Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah pejabat dan pimpinan BUMN saat peluncuran Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah pejabat dan pimpinan BUMN saat peluncuran Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Zonafaktualnews.com – Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II dengan total investasi mencapai Rp116 triliun.

Program tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat kemandirian industri nasional melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri.

Peluncuran proyek dilakukan dalam agenda Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek-proyek itu tersebar di berbagai daerah dan mencakup sektor energi, logam dan mineral, material konstruksi, hingga agroindustri.

Prabowo menegaskan hilirisasi menjadi jalan penting agar Indonesia mampu mengelola kekayaan alamnya sendiri dan tidak terus bergantung pada ekspor bahan mentah.

“Bangsa yang mau merdeka, bangsa yang ingin tetap merdeka adalah bangsa yang mampu dan berani menguasai sumber daya bangsa itu. Hilirisasi adalah satu-satunya jalan agar kita bisa lebih makmur,” kata Prabowo dalam pidatonya.

BACA JUGA :  Surya Paloh Tegaskan Kesetiaan NasDem pada Pemerintahan Prabowo

Daftar 13 Proyek Hilirisasi Tahap II

  1. Pembangunan fasilitas kilang gasoline di Dumai, Riau dan Cilacap, Jawa Tengah, oleh PT Pertamina (Persero). Proyek ini menambah kapasitas produksi hingga 62 ribu barel per hari dan ditargetkan beroperasi pada 2030 untuk mengurangi impor bensin nasional.
  2. Pembangunan tangki operasional BBM di Palaran, Kalimantan Timur; Biak, Papua; dan Maumere, Nusa Tenggara Timur. Tambahan kapasitas penyimpanan mencapai 153 ribu kiloliter guna memperkuat distribusi energi nasional.
  3. Fasilitas pengolahan batu bara menjadi DME di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Proyek ini dikembangkan untuk menekan impor LPG melalui produksi DME hingga 1,4 juta ton per tahun.
  4. Pengembangan fasilitas manufaktur baja nirkarat berbasis nikel di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah. Pabrik tersebut ditargetkan memproduksi stainless steel slab sebesar 1,2 juta ton per tahun.
  5. Pengembangan fasilitas produksi slab baja karbon di Cilegon, Banten, melalui modernisasi fasilitas industri baja berbasis bijih besi lokal dengan kapasitas 1,5 juta ton per tahun.
  6. Pengembangan ekosistem dan fasilitas produksi Aspal Buton di Karawang, Jawa Barat, untuk meningkatkan pemanfaatan aspal lokal hingga 300 ribu ton pada 2030.
  7. Hilirisasi tembaga dan emas di Gresik, Jawa Timur, melalui pengembangan fasilitas Brass Mill, Brass Cup, serta manufaktur logam mulia berbasis anode slime.
  8. Pengolahan sawit menjadi oleofood dan biodiesel di Sei Mangkei, Sumatera Utara, guna meningkatkan nilai tambah komoditas sawit nasional.
  9. Fasilitas pengolahan pala menjadi oleoresin di Maluku Tengah, Maluku, untuk memperkuat hilirisasi komoditas rempah unggulan daerah.
  10. Fasilitas terpadu kelapa di Maluku Tengah, Maluku, yang akan menghasilkan produk turunan seperti MCT, coconut flour, dan activated carbon.
  11. Penguatan rantai pasok industri energi nasional melalui proyek pengembangan distribusi dan penyimpanan BBM terpadu di kawasan timur Indonesia.
  12. Pengembangan industri material konstruksi berbasis sumber daya lokal guna mendukung kebutuhan pembangunan infrastruktur nasional.
  13. Pengembangan industri manufaktur berbasis mineral domestik yang diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah hasil tambang dalam negeri dan memperluas lapangan kerja industri.
BACA JUGA :  Mega-Prabowo Makin Harmonis, Gibran Penghalang: Koalisi Senyap Terbentuk?

Pemerintah berharap seluruh proyek tersebut mampu memperkuat ketahanan energi, menekan impor, memperbesar nilai tambah sumber daya alam, sekaligus membuka peluang ekonomi baru di berbagai daerah.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Viral, Bu Haji dan RT Soal Sampah, Netizen: “Buang Saja Depan Kantor Wali Kota”
Modal “Mokondo” Tebar Bualan
Media Belanda Gulirkan Isu Indonesia Bangkrut, Prabowo Singgung “Londo Ireng”
KM Mutiara Sentosa 2 Tujuan Makassar Terbakar, 250 Penumpang Dievakuasi
Goyangan Janda Muda
Loket Check In Molor, Penumpang Keluhkan Pelayanan Pelabuhan Makassar
Minim Pemeliharaan, Pipa PDAM Makassar Blokade Jalur Nelayan Jongayya
Kesultanan Gowa Kerahkan 1.000 Pasukan Kepung DPRD pada Aksi 5–6 Agustus 2026

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 02:28 WITA

Viral, Bu Haji dan RT Soal Sampah, Netizen: “Buang Saja Depan Kantor Wali Kota”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:08 WITA

Modal “Mokondo” Tebar Bualan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Media Belanda Gulirkan Isu Indonesia Bangkrut, Prabowo Singgung “Londo Ireng”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:19 WITA

KM Mutiara Sentosa 2 Tujuan Makassar Terbakar, 250 Penumpang Dievakuasi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:14 WITA

Goyangan Janda Muda

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Modal “Mokondo” Tebar Bualan

Minggu, 2 Agu 2026 - 16:08 WITA

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Goyangan Janda Muda

Minggu, 2 Agu 2026 - 13:14 WITA