Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nur Ainia Eka Rahmadhyna, karyawan Kompas TV yang menjadi korban kecelakaan KRL di Bekasi Timur

Nur Ainia Eka Rahmadhyna, karyawan Kompas TV yang menjadi korban kecelakaan KRL di Bekasi Timur

Zonafaktualnews.com – Perjalanan pulang menggunakan KRL dari Stasiun Bekasi Timur menjadi akhir kisah hidup Nur Ainia Eka Rahmadhyna, salah satu karyawan Kompas TV yang menjadi korban dalam kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dan kereta jarak jauh.

Ainia yang bekerja di bagian Production Support diketahui meninggalkan kantor pada pukul 19.31 WIB. Seperti hari-hari sebelumnya, sang adik, Ian, berencana menjemputnya di stasiun.

Sayangnya malam itu, situasi berubah menjadi kecemasan saat kabar kecelakaan KRL beredar pada waktu yang berdekatan dengan jam kepulangan korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemimpin Redaksi Kompas TV, Yogi Arief Nugroho, mengungkapkan bahwa kecurigaan pertama muncul dari sang adik yang merasa waktu kejadian bertepatan dengan rutinitas kakaknya.

BACA JUGA :  7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi

“Tadi ada adiknya, Ian namanya, itu biasa menjemput di stasiun. Sampai jam itu dia dapat informasi bahwa ada kecelakaan Commuter Line. Dia merasa bahwa itu kebiasaan jam kakaknya pulang. Terus kemudian dia mengecek dan menyampaikan ke rekan-rekan di kantor,” katanya kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).

Mendapat informasi tersebut, pihak kantor segera bergerak cepat dengan membentuk tim crisis center untuk melakukan penelusuran ke berbagai rumah sakit. Namun hingga sekitar pukul 01.00 dini hari, keberadaan Ainia belum juga ditemukan.

“Akhirnya pukul pagi kita sudah putuskan krisis, kita siapkan untuk yang terburuk sembari berdoa tetap ada mukjizat,” jelasnya.

BACA JUGA :  Kompas TV Dilanda PHK Massal, Gita Maharkesri Menangis Haru di Siaran Terakhir

Harapan itu akhirnya pupus setelah pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB, pihak kantor menerima konfirmasi bahwa Ainia telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Rumah Sakit Polri.

“Jadi itu prosesnya. Sejak awal kami sudah menyiapkan, bertanya kepada pihak PT KAI, pihak kepolisian, pihak rumah sakit yang sejak awal membantu mencari di seluruh rumah sakit dan sampai siang tadi kami mendapat konfirmasi rekan kami, sahabat kami (meninggal),” jelasnya.

Terkait prosesi pemakaman, keluarga berencana memakamkan almarhumah pada Rabu di kawasan Tambun, Bekasi, sesuai permintaan orang tua.

BACA JUGA :  Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

“Rencana saya belum tahu, tapi saya dengar dari pihak keluarga akan dimakamkan besok, hari Rabu. Jamnya saya masih menunggu nanti biar keluarga yang (menyampaikan),” ujarnya.

Pihak Kompas TV juga memastikan akan mendampingi proses pemakaman hingga selesai sebagai bentuk tanggung jawab dan penghormatan terakhir.

“Tapi yang pasti dari Kompas TV sudah menyiapkan termasuk pemakaman, tempat pemakaman atas persetujuan keluarga tentunya, karena sampai dengan diserahkan masih tanggung jawab kami Kompas TV dan redaksi Kompas TV,” sambungnya.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh
PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul
Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius
Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan
Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor
2 Lurah di Kendari Terciduk Pesta Miras dan Open BO, Kantor Dijadikan Lokalisasi
Usai Jadi Tersangka MBG, Sony Sonjaya Sebut Nanik S Deyang Pemain Utama
Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:23 WITA

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:29 WITA

PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:33 WITA

Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:51 WITA

Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan

Senin, 15 Juni 2026 - 16:38 WITA

Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor

Berita Terbaru