Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi gerbong KRL Commuter Line yang ringsek parah usai ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Sejumlah penumpang dan warga tampak berada di sekitar lokasi dengan kerusakan berat terlihat pada bagian pintu dan bodi gerbong. (Foto kolase).

Kondisi gerbong KRL Commuter Line yang ringsek parah usai ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Sejumlah penumpang dan warga tampak berada di sekitar lokasi dengan kerusakan berat terlihat pada bagian pintu dan bodi gerbong. (Foto kolase).

Zonafaktualnews.com – Jumlah korban tewas dalam kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, kembali bertambah.

Data terbaru menyebutkan korban meninggal dunia kini mencapai 15 orang, meningkat dari laporan sebelumnya.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Metro Jaya, Kombes Martinus Ginting, membenarkan adanya penambahan jumlah korban jiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya, total korban meninggal dunia saat ini menjadi 15 orang,” ujarnya di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri (RS Polri), Jakarta, Selasa (28/4/2026).

BACA JUGA :  Kejahatan Zionis Israel, Korban Tewas di Gaza Capai 4.469 Orang

Sebagian besar jenazah korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Hingga kini, sedikitnya 10 jenazah masih dalam tahap pendataan dan pencocokan identitas oleh tim forensik.

Kepala RS Polri, Brigjen Prima Heru Yulihartono, mengatakan proses identifikasi dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur kepolisian.

“Proses identifikasi masih berlangsung. Kami bekerja sama dengan tim dari Polda Metro Jaya, Polres, hingga Mabes Polri agar identitas korban bisa segera dipastikan,” jelasnya.

Sementara itu, data korban luka dari insiden ini sebelumnya tercatat mencapai puluhan orang yang dirawat di sejumlah rumah sakit. Namun, hingga pembaruan terakhir, belum ada rincian terbaru terkait jumlah korban luka.

BACA JUGA :  Buntut Anarkisme Massa Bakar Gedung DPRD Makassar, 3 Tewas dan 7 Luka-luka

Kecelakaan ini sendiri terjadi pada Senin malam (27/4/2026) di emplasemen Stasiun Bekasi Timur.

Insiden melibatkan KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak bagian belakang KRL Commuter Line rute Kampung Bandan–Cikarang yang tengah berhenti.

Berdasarkan keterangan sebelumnya dari pihak PT KAI, KRL tersebut berhenti setelah mengalami gangguan akibat insiden di perlintasan sebidang.

Sebuah taksi dilaporkan berada di jalur rel dan sempat tertemper kereta, yang kemudian memicu rangkaian kejadian hingga berujung tabrakan antar kereta.

BACA JUGA :  Bencana Banjir Sibolga Menelan Korban Jiwa, Evakuasi Terus Dilakukan

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyebut dugaan awal mengarah pada gangguan operasional akibat insiden tersebut. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada gerbong belakang KRL, yang juga menjadi lokasi terbanyak korban.

Proses evakuasi sebelumnya berlangsung selama berjam-jam karena sejumlah korban sempat terjebak di dalam rangkaian kereta.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh
PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul
Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius
Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan
Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor
2 Lurah di Kendari Terciduk Pesta Miras dan Open BO, Kantor Dijadikan Lokalisasi
Usai Jadi Tersangka MBG, Sony Sonjaya Sebut Nanik S Deyang Pemain Utama
Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:23 WITA

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:29 WITA

PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:33 WITA

Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:51 WITA

Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan

Senin, 15 Juni 2026 - 16:38 WITA

Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor

Berita Terbaru