KPK Luruskan Penyelidikan di Kementan Bukan Membidik SYL

Kamis, 15 Juni 2023 - 12:53 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

KPK Luruskan Penyelidikan di Kementan Bukan Membidik SYL

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri/Net

Zonafaktualnews.com – KPK meluruskan kabar yang menyebut pihaknya membidik Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL)

Informasi yang beredar di Kementerian Pertanian (Kementan) berbau politis

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, dalam kabar tersiar ada pihak – pihak tertentu yang sengaja menargetkan seorang menteri lalu dikaitkan dengan politik.

“Kami membaca di pemberitaan ada pihak-pihak tertentu yang sengaja kemudian seolah-olah KPK menargetkan seorang menteri, ataupun dikaitkan dengan politik,” ujar Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (15/6/2023).

Tudingan miring itu kata Ali Fikri merupakan hal lumrah di KPK. Biasanya, penyebarnya merupakan pihak berkepentingan dalam sebuah penanganan perkara.

BACA JUGA :  Saifuddin Sebut MUI Maling, Polisi hingga Hakim Bagi-bagi Uang

Namun, KPK menegaskan pengusutan kasus itu tidak berbau politik. Narasi tersebut diminta disetop oleh penyebarnya.

“Kami ingin sampaikan setop narasi itu, setop asumsi itu, karena kami pastikan yang KPK lakukan adalah berdasarkan kecukupan alat bukti,” ucap Ali.

KPK juga menegaskan tidak pernah menarget pihak tertentu dalam menangani perkara.

Penyelidikan yang diusut, kata Ali, terjadi di Kementerian Pertanian (Kementan), bukan menarget SYL

“Penyelidikan terkait dengan dugaan adanya korupsi di Kementerian Pertanian, saya perlu garis bawahi di Kementerian Pertanian, supaya tidak ada salah paham ataupun pahamnya salah,” ujar Ali.

Dia juga menegaskan kasus itu masih di tahap penyelidikan, sehingga belum ada tersangka yang ditetapkan oleh KPK. Apalagi kasus itu diusut sejak awal 2023 dan tidak dilakukan tiba-tiba.

BACA JUGA :  32 Korban Kebakaran TSM Makassar Dilarikan ke Rumah Sakit

“Ada proses, laporan masyarakat yang masuk ke KPK, dan di sana ada proses panjang,” tutur Ali.

KPK membuka penyelidikan terkait dugaan rasuah di Kementan. Perkara itu diusut berdasarkan laporan masyarakat.

Ali belum memerinci informasi lebih dalam terkait penyelidikan ini. Sebab, tingkat kerahasiaannya berbeda dengan tahapan penyidikan.

Kendati demikian, KPK akan memanggil Mentan SYL untuk diperiksa terkait dugaan korupsi di Kementan.

KPK meminta agar SYL menghadiri undangan pemeriksaan yang dijadwalkan Jumat (16/6/2023) sekitar pukul 09.30 WIB.

BACA JUGA :  Kejari Kantongi LHP BPK, Kasus Korupsi Jalan Beton Parepare Segera Diekspose

“Dijadwalkan untuk hadir besok, Jumat,” ujar Ali Fikri

Ali mengimbau agar SYL datang memenuhi undangan tersebut. Hal ini untuk membantu proses penyelidikan laporan dugaan korupsi di Kementan.

“Kami berharap yang bersangkutan bisa hadir memenuhi undangan dimaksud,” katanya

Ali menambahkan, kasus ini sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat. KPK pun bertugas untuk mendalami laporan tersebut.

“Ini sebagai tindak lanjut laporan masyarakat yang diterima KPK sehingga kemudian KPK tindaklanjuti pada proses penegakan hukum,” pungkasnya

 

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG
Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri
Bupati Gowa Tersangka, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Izin Terungkap
Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon
Praktisi Hukum Desak Evaluasi Total K3 Usai Lima Jurnalis Gugur di Krakatau
dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 01:30 WITA

Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG

Sabtu, 26 September 2026 - 03:06 WITA

Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri

Jumat, 25 September 2026 - 19:00 WITA

Bupati Gowa Tersangka, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Izin Terungkap

Selasa, 22 September 2026 - 14:39 WITA

Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon

Jumat, 18 September 2026 - 08:49 WITA

Praktisi Hukum Desak Evaluasi Total K3 Usai Lima Jurnalis Gugur di Krakatau

Berita Terbaru