Zonafaktualnews.com – Warga Jalan Tidung Mariolo 1, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar digegerkan dengan penemuan seorang mahasiswi asal Kabupaten Toraja Utara (Torut) yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya, Rabu (13/5/2026).
Korban diketahui bernama Kirie Stephania Ronting (23), warga Beloa, Desa Tandung Nanggala, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 10.00 WITA di rumah kontrakan milik H. Saenal, tepatnya di lantai dua kamar nomor 4.
Kronologi Penemuan
Berdasarkan keterangan saksi bernama Yudi, ia awalnya sedang membersihkan area lantai dua rumah kontrakan.
Saat berada di depan kamar korban, ia mencium bau tidak sedap yang berasal dari dalam kamar.
“Awalnya saya sementara menyapu di lantai dua. Pas lewat depan kamar korban, saya cium bau menyengat. Saya sempat ketuk pintunya beberapa kali tapi tidak ada jawaban,” ujar Yudi dalam keterangannya kepada petugas, Kamis (14/5/2026).
Karena curiga, Yudi kemudian mengambil tangga untuk melihat kondisi di dalam kamar melalui celah menggunakan senter telepon genggamnya.
“Saya lihat korban sudah bengkak dan dikerumuni lalat,” katanya.
Setelah melihat kondisi tersebut, Yudi segera melaporkan temuannya kepada Ketua RT setempat, Rusman.
Rusman mengatakan dirinya langsung menuju lokasi usai menerima laporan dari Yudi. Setelah memastikan informasi tersebut, ia segera menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Tidung, AIPTU Syarifuddin.
“Begitu dapat laporan dari warga, saya langsung ke TKP lalu menghubungi pihak kepolisian,” tutur Rusman.
Tak lama kemudian, sekitar pukul 10.00 WITA, Bhabinkamtibmas tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan pemilik kos serta Ketua RT untuk membuka paksa pintu kamar korban.
Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi telentang. Kondisinya sudah membengkak dan mengeluarkan bau menyengat, sementara bagian wajah korban tertutup bantal.
Polisi Lakukan Olah TKP
Sekitar pukul 10.28 WITA, personel piket fungsi Polrestabes Makassar yang dipimpin IPTU Ali Djaras tiba di lokasi dan langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas kemudian melakukan koordinasi dengan tim Inafis dan Dokpol Bhayangkara guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sekitar pukul 11.30 WITA, tim identifikasi Polrestabes Makassar tiba dan melakukan olah TKP.
Selanjutnya, pada pukul 12.13 WITA, tim Dokpol Polda Sulsel yang dipimpin IPDA Sultan juga mendatangi lokasi untuk pemeriksaan lanjutan.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Selatan sekitar pukul 12.35 WITA guna menjalani visum dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian korban.
Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok



















