F-KRB Sentil BGN, Nilai MBG Tak Efektif, Desak Audit Total Pemborosan Anggaran

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Visual dibuat dengan Google AI Opal

Visual dibuat dengan Google AI Opal

Zonafaktualnews.com – Forum Koalisi Rakyat Bersatu (F-KRB) menguliti dugaan pemborosan anggaran serta buruknya tata kelola di Badan Gizi Nasional (BGN).

Pasalnya, program unggulan nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dinilai tidak berjalan efektif.

F-KRB menilai pelaksanaan MBG di lapangan belum optimal dan masih menyisakan berbagai persoalan serius, mulai dari distribusi yang belum merata hingga koordinasi antar pelaksana yang dinilai lemah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat tujuan utama program dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Ketua F-KRB, Muh Darwis, menyebut terdapat sejumlah indikasi kejanggalan dalam pengelolaan anggaran di tubuh BGN yang berpotensi menimbulkan pemborosan keuangan negara.

BACA JUGA :  MBG di Nabire Mendadak “Sempurna”, Siswa Baru Rasakan Enak Saat Gibran Datang

“Di tubuh BGN kami melihat ada sejumlah kebijakan yang tidak sinkron dengan semangat efisiensi anggaran pemerintah,” ujarnya Muh Darwis dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).

Darwis juga menyoroti pelaksanaan program MBG yang dinilai masih jauh dari kata optimal di lapangan.

“Pelaksanaan MBG masih menghadapi banyak persoalan, baik dari sisi distribusi maupun koordinasi di lapangan,” tambahnya.

Selain itu, ia menilai sejumlah proyek pengadaan di lingkungan BGN perlu mendapat perhatian serius karena diduga tidak sesuai dengan kebutuhan dan urgensi di lapangan.

BACA JUGA :  Miris, Dg Sila Divonis 1,5 Tahun, Bos Skincare Mira dan Agus Hanya 10 Bulan

“Sejumlah pengadaan dengan nilai besar perlu diaudit secara menyeluruh agar tidak terjadi pemborosan anggaran,” tegasnya.

Selain itu, F-KRB mengungkap dugaan penyimpangan dalam sejumlah proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan BGN.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah pengadaan tablet Samsung Galaxy Tab Active5 dengan nilai mencapai Rp508,4 miliar, dengan harga per unit yang dinilai jauh di atas harga pasar.

Di sisi lain, pengadaan lebih dari 21 ribu unit motor listrik dengan nilai ratusan miliar rupiah juga dipertanyakan dari sisi urgensi dan perencanaan kebutuhan.

BACA JUGA :  Menguak Praktik Manipulasi Cukai Rokok OPAA dan RC, Bea Cukai Sulbagsel Lembek

Sejumlah proyek tersebut bahkan disebut telah menjadi perhatian lembaga penegak hukum karena diduga mengandung persoalan sejak tahap awal perencanaan.

Sorotan juga mengarah pada proyek Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN) senilai Rp1,2 triliun yang diberikan melalui mekanisme penunjukan langsung.

Darwis menilai mekanisme tersebut tidak memiliki dasar kondisi darurat yang kuat sehingga patut dipertanyakan dari sisi aturan pengadaan.

F-KRB pun mendesak dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap BGN, termasuk audit total terhadap proyek-proyek bernilai besar yang dinilai bermasalah.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Niat Curi Celana Dalam, Dg Lukka Nyungsep di Kandang Ayam
Ayah Tiri di Sumba Timur Siksa Balita 2 Tahun, Mata Diolesi Balsem dan Dibakar
Cekcok Tarif Jasa BO, Pria di Pinrang Cekik Teman Kencan hingga Tewas di Kos
LBH Anak Rakyat: Ketika Hukum Harus Hadir untuk Rakyat
37 Akun Medsos Dibidik Polda Metro, 9 Penggiat Jadi Tersangka Kasus Hoaks
Joni Bikin Pak Guru Pening, Jawab Merantau Dikasih Nol
Potret Makassar “Rantasa”, Sampah Dipilah Menumpuk 5 Hari di Borong
Terobos Lampu Merah, Perwira Polisi di Bone Tabrak Pemotor hingga Balita Tewas

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:02 WITA

Niat Curi Celana Dalam, Dg Lukka Nyungsep di Kandang Ayam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:12 WITA

Ayah Tiri di Sumba Timur Siksa Balita 2 Tahun, Mata Diolesi Balsem dan Dibakar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:51 WITA

Cekcok Tarif Jasa BO, Pria di Pinrang Cekik Teman Kencan hingga Tewas di Kos

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:20 WITA

LBH Anak Rakyat: Ketika Hukum Harus Hadir untuk Rakyat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:57 WITA

37 Akun Medsos Dibidik Polda Metro, 9 Penggiat Jadi Tersangka Kasus Hoaks

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Niat Curi Celana Dalam, Dg Lukka Nyungsep di Kandang Ayam

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:02 WITA

Ilustrasi layanan LBH Anak Rakyat yang membuka ruang konsultasi dan pendampingan hukum bagi masyarakat, dengan menekankan prinsip keadilan dan akses hukum yang setara bagi rakyat.

Kolom

LBH Anak Rakyat: Ketika Hukum Harus Hadir untuk Rakyat

Sabtu, 8 Agu 2026 - 19:20 WITA