3.528 Kosmetik Expired dan Produk Tanpa Barcode Ditemukan di Rumah Owner Iis Safitri

Jumat, 1 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan pot kosmetik merek CAZA Beauty yang sudah expired, serta beberapa produk RD Viral yang tidak memiliki barcode.

Ribuan pot kosmetik merek CAZA Beauty yang sudah expired, serta beberapa produk RD Viral yang tidak memiliki barcode.

Zonafaktualnews.com –  Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Makassar melakukan pemeriksaan mendalam di rumah Iis Safitri, owner produk kosmetik RD Viral, pada Kamis (31/10/2024).

Dalam razia tersebut, tim menemukan 3.528 pot kosmetik merek CAZA Beauty yang sudah kadaluwarsa, serta beberapa produk RD Viral yang tidak memiliki barcode.

Pemeriksaan ini dilakukan karena adanya informasi bahwa di rumah tersebut digunakan sebagai tempat proses (pembuatan) kosmetik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim gabungan dari BPOM, Dinas Perdagangan, dan instansi terkait lainnya turun ke lokasi untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

BACA JUGA :  Produk AJR Beauty “Tampar” BPOM Makassar dan Polisi, Owner Mira Diduga Dilindungi?

Setibanya di lokasi, tim dari Dinas Perdagangan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan menemukan produk kadaluwarsa merek CAZA Beauty yang tersimpan di salah satu kamar, terpisah dari barang dagangan lainnya.

Sementara itu, produk-produk kosmetik merek RD yang siap dijual terlihat disimpan dalam kardus di kamar berbeda.

Rahmawati, Difungsi Inspeksi BPOM Makassar mengatakan, ribuan pot produk kadaluwarsa yang ditemukan akan dimusnahkan.

BACA JUGA :  BPOM Makassar Sampling Kosmetik RD Viral, Situs Gangguan, Owner Akui Tak Tau SOP
Produk RD Viral yang tidak bisa dibarcode
Produk RD Viral yang tidak bisa dibarcode

“Kami menemukan ribuan pot produk kadaluwarsa yang akan segera dimusnahkan. Iis Safitri mengaku produk ini akan dikembalikan ke pabrik, meskipun ia tidak memiliki perjanjian tertulis terkait prosedur pemusnahan.” katanya

Dalam pemeriksaan, Iis juga tidak dapat menjelaskan mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang seharusnya diterapkan untuk produk yang kadaluwarsa.

“Izin usaha saya terbit bulan lalu, tapi saya sudah berjualan selama setahun,” ujarnya.

Hasil pengecekan di BPOM Mobile, produk Whitening Sunscreen sudah muncul, namun Whitening Booster Night Cream masih belum muncul di aplikasi BPOM Mobile

Tim BPOM melakukan sampling untuk memastikan tidak ada bahan berbahaya dalam produk yang ditemukan, dengan hasil yang akan diumumkan dalam tujuh hari ke depan.

BACA JUGA :  Bisnis “Crot” Berkedok Warkop Terbongkar, Pasutri di Maros Dibekuk

Normasi dari BPOM menegaskan bahwa produk yang kadaluwarsa sudah dipisahkan dari yang masih layak jual, sesuai dengan prosedur yang ada.

Camat Bacukiki Barat, Ardiansyah, juga meminta pemilik usaha untuk melaporkan segala aktivitasnya kepada pemerintah.

“Kami perlu memastikan semua kegiatan usaha dilaporkan untuk menghindari potensi masalah,” tegasnya.

 

(Ardi/Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Gaet 24 Kreator, Hasil Payah! Diskominfo Sulsel Disindir Netizen “Palabusi Doe”
Kecewa, Budiman S Sebut PT Makassar “Bukan Lagi Wakil Tuhan, Tapi Wakil Iblis”
Budiman S Ajukan Kasasi, Putusan PT Makassar Dinilai Gagal Urai Fakta Sengketa Tanah
Kasus Proyek RRP Rp100 Miliar di Makassar Mandek, Penyidik Diduga “Main-main”
Aksi Jilid III Meledak, Mahasiswa Bidik Dugaan Malpraktik di Rutan Makassar
7 PT Diduga Selewengkan BBM Subsidi, AMARAH Tantang Kapolda Sulsel Sikat
PERMAHI Tegaskan Yurisdiksi Militer sebagai Lex Specialis dalam Sistem Hukum
Polres Parepare Lidik Dugaan Korupsi Pengaspalan Jalan DAK 2023 Rp 20 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:28 WITA

Gaet 24 Kreator, Hasil Payah! Diskominfo Sulsel Disindir Netizen “Palabusi Doe”

Selasa, 14 April 2026 - 01:38 WITA

Budiman S Ajukan Kasasi, Putusan PT Makassar Dinilai Gagal Urai Fakta Sengketa Tanah

Rabu, 8 April 2026 - 12:02 WITA

Kasus Proyek RRP Rp100 Miliar di Makassar Mandek, Penyidik Diduga “Main-main”

Senin, 6 April 2026 - 22:55 WITA

Aksi Jilid III Meledak, Mahasiswa Bidik Dugaan Malpraktik di Rutan Makassar

Senin, 6 April 2026 - 21:54 WITA

7 PT Diduga Selewengkan BBM Subsidi, AMARAH Tantang Kapolda Sulsel Sikat

Berita Terbaru