Bukan Prank! Pertamax Tembus Rp16.250, Pertalite dan Biosolar Belum Ikut Gila

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:55 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Bukan Prank! Pertamax Tembus Rp16.250, Pertalite dan Biosolar Belum Ikut Gila

Ilustrasi Pertamax tembus Rp 16.250 per liter (Visual AI)

Ringkasan

Pertamina menaikkan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 menjadi Rp17.000 per liter mulai 10 Juni 2026. Perubahan ini disebut mengikuti evaluasi berkala, formula harga pemerintah, dan dinamika harga minyak dunia.

Harga Pertalite dan Biosolar tetap, sementara Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex juga tidak berubah. Pertamina menyatakan pasokan BBM di SPBU tetap aman dan masyarakat dapat memeriksa harga terbaru melalui MyPertamina atau kanal resmi perusahaan.

Zonafaktualnews.com – Ini bukan prank! Mulai hari ini, Rabu (10/6/2026), Pertamina resmi mengerek harga Pertamax jadi Rp16.250 dan Pertamax Green ke level Rp17.000 per liter.

Beruntung, Pertalite dan Biosolar tidak ikut-ikutan haus kenaikan, keduanya masih dipatok harga normal dan belum ikut gila.

Kenaikan harga Pertamax (RON 92) ini memang tergolong drastis, mengingat harga sebelumnya berada di angka Rp12.300.

BACA JUGA :  DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini

Begitu pula Pertamax Green 95 yang sebelumnya dibanderol Rp12.900, kini harus ditebus dengan harga baru yang lebih mahal.

Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa keputusan ini bukan diambil sembarangan.

Menurutnya, penyesuaian dilakukan setelah melalui proses evaluasi berkala yang mengikuti formula harga pemerintah serta dinamika harga minyak dunia.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth dalam keterangan persnya, Selasa (9/6/2026).

BACA JUGA :  Pertamina Pastikan Narasi Larangan Pertalite Merek Mobil Tertentu Hoaks

Meski harga series Pertamax melambung, Roberth menjamin bahwa distribusi energi tetap berjalan optimal.

Ia menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan regulator untuk memastikan pasokan di SPBU seluruh Indonesia tetap aman.

“Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah. Ini bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat,” tambah Roberth.

Di sisi lain, Pertamina memastikan bahwa kenaikan ini tidak menular ke produk BBM lainnya. Pertamax Turbo (RON 98), Dexlite (CN 51), dan Pertamina Dex (CN 53) tetap dijual dengan harga lama.

Bahkan, bagi masyarakat yang mengandalkan BBM subsidi, Pertamina memberi kepastian harga.

Pertalite tetap di Rp10.000 dan Biosolar masih di angka Rp6.800 per liter. Jika ingin memantau harga terkini, masyarakat bisa langsung mengecek aplikasi MyPertamina atau kanal resmi perusahaan.

BACA JUGA :  Harga Minyak Dunia Melonjak, APBN Diperkirakan Hanya Bisa Bertahan Singkat

Daftar Harga BBM Non-subsidi Pertamina (Per 10 Juni 2026):

  • Pertamax (RON 92): Rp16.250/liter (Naik dari Rp12.300)
  • Pertamax Green 95 (RON 95): Rp17.000/liter (Naik dari Rp12.900)
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.750/liter (Tetap)
  • Dexlite (CN 51): Rp23.000/liter (Tetap)
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp24.800/liter (Tetap)
  • Pertalite: Rp10.000/liter (Tetap)
  • Biosolar: Rp6.800/liter (Tetap)

Kendati demikian, publik tentu berharap harga Pertamax segera kembali normal. Untuk Pertalite dan Biosolar, masyarakat berharap harganya tetap sama dan tidak ada lagi kenaikan ke depannya.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Misteri Inisial L Terkuak, Eks Kapolri Terseret Penyadapan Prabowo Jadi Tersangka
Gempar, 6 Jenderal Polisi Ditangkap Terkait Sadap Prabowo, Siapa Inisial L?
Pengamat Politik Minta Jokowi Jangan “Ngehalu” PSI Bisa Jadi Partai Besar
Ngotot Tantang UAS-UAH, Herri Pras Ditendang Petarung MMA Tanpa Melawan
Ditinggal Istri Jual Ikan, Ayah Tiri Penyabu di Mamuju Hamili Gadis 13 Tahun
Kanit dan Penyidik “Dibuang” ke Polsek Usai Tangkap Politisi Gerindra Nyabu
Sentil Bahaya IPO Paksaan, Mintarsih Dukung Polri Sikat Penggoreng Saham
Motor Emak Diembat Buat Biayai Pacar, Wanita Bucin di Bone Dicokok Polisi