Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Filipina, Gunung di Danau Holon Runtuh

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detik-detik longsor di lereng pegunungan Danau Holon, Filipina, pascagempa 7,8 M pada Senin (8/6/2026)

Detik-detik longsor di lereng pegunungan Danau Holon, Filipina, pascagempa 7,8 M pada Senin (8/6/2026)

Ringkasan

Gempa bermagnitudo 7,8 mengguncang Filipina pada Senin pagi dengan pusat dekat Kablalan dan kedalaman 10 kilometer. Guncangan memicu longsor di sekitar Danau Holon, South Cotabato, serta mendorong peringatan tsunami dan seruan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi.

Sejumlah wilayah di Pasifik dilaporkan merasakan dampak gelombang laut, termasuk Taiwan, Jepang, Guam, dan Papua Nugini. Pakar kegempaan menilai gempa ini berpotensi memicu kerusakan lereng lanjutan dan pentingnya penilaian cepat stabilitas area rawan.

Zonafaktualnews.com – Gempa dengan magnitudo 7,8 mengguncang wilayah Filipina pada Senin (8/6/2026) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guncangan yang berpusat 16 mil barat daya Kablalan dengan kedalaman 10 km ini menyebabkan longsor pada lereng pegunungan di sekitar Danau Holon, T’boli, Cotabato Selatan.

BACA JUGA :  Banjir Terjang 5 Kecamatan di Wajo Sulsel, Puluhan Desa Terisolasi

Selain kerusakan infrastruktur, otoritas setempat mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah Pasifik, dengan potensi gelombang yang diprediksi terasa hingga pesisir Indonesia dan Malaysia.

“Beberapa longsor telah dilaporkan di daerah pegunungan sekitar Danau Holon, T’boli, South Cotabato, setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 yang dahsyat mengguncang dekat Maasim, Sarangani,” tulis pengunggah Surajit di X.

Pakar kegempaan Indonesia, Daryono, mengonfirmasi bahwa guncangan tersebut memang memiliki potensi merusak yang signifikan terhadap topografi setempat.

BACA JUGA :  Gempa M 7,6 Landa Sulut dan Malut, Satu Warga Tewas Tertimpa Reruntuhan

“Gempa M7.8 seperti ini dapat menurunkan kekuatan geser lereng secara signifikan, terutama di zona pegunungan dengan pelapukan tinggi,” ujar Daryono.

Ia pun menduga bahwa peristiwa longsor di Filipina tersebut bukan kejadian tunggal, melainkan sebuah rangkaian kegagalan lereng yang masih bisa berlanjut.

“Longsor yang terjadi kemungkinan bukan kejadian tunggal, melainkan bagian dari rangkaian kegagalan lereng yang bisa berlanjut. Penilaian cepat stabilitas lereng dan pemetaan zona bahaya menjadi krusial saat ini,” jelasnya.

BACA JUGA :  Gempa M 7,6 Landa Sulut dan Malut, Satu Warga Tewas Tertimpa Reruntuhan

Menanggapi potensi bahaya tersebut, Kepala lembaga Filipina, Teresito Bacolcol, menginstruksikan masyarakat untuk segera mengungsi demi keselamatan.

“Kami menyarankan masyarakat untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau pergi lebih jauh ke pedalaman,” kata Teresito.

Gempa yang menurut kepolisian setempat merupakan yang terkuat di Filipina ini dilaporkan turut memicu gelombang laut di sejumlah wilayah lain, termasuk Taiwan, Jepang, Guam, dan Papua Nugini.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga
Tak Terima Dituding Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Bakal Lapor Balik
Aksi Jilid III Meledak di DPRD, KONAMI Sulsel Tuntut Verifikasi Gelar Akademik Dewan
Laksus Minta Polda Sulsel Periksa Eks Dekan FIKK UNM Terkait Bukti Pungli CPNS
Ngaku Ditipu Bos Kosmetik di Makassar, Owner RA Skincare Rugi Rp400 Juta
Bermula dari Tagihan, Nasabah Kredivo Berakhir Jadi Korban Pelecehan Oknum DC
Ketua DPRD Bone Diduga Lempari Kue hingga Botol Sambal ke Wajah Staf
Integritas Pejabat Publik dan Misteri Gelar Akademik Anggota DPRD Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:45 WITA

Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:49 WITA

Tak Terima Dituding Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Bakal Lapor Balik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:40 WITA

Aksi Jilid III Meledak di DPRD, KONAMI Sulsel Tuntut Verifikasi Gelar Akademik Dewan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:36 WITA

Laksus Minta Polda Sulsel Periksa Eks Dekan FIKK UNM Terkait Bukti Pungli CPNS

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:00 WITA

Ngaku Ditipu Bos Kosmetik di Makassar, Owner RA Skincare Rugi Rp400 Juta

Berita Terbaru