Tagar Gerindra Viral, Polda Sulsel Didesak Tahan Tersangka Kosmetik Bermerkuri

Jumat, 15 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase Mira Hayati dan Komentar Tagar Gerindra dr Oky Pratama

Foto Kolase Mira Hayati dan Komentar Tagar Gerindra dr Oky Pratama

Zonafaktualnews.com – Keputusan Polda Sulsel yang tidak menahan tiga pemilik kosmetik bermerkuri yang telah ditetapkan sebagai tersangka, memicu gelombang protes di media sosial.

Tagar #Gerindra menjadi trending, seiring dengan munculnya kritik tajam dari berbagai kalangan terhadap keputusan tersebut.

Forum Koalisi Rakyat Bersatu (F-KRB) menjadi salah satu pihak yang paling lantang mengkritik, menilai langkah tersebut sebagai bentuk ketidakadilan yang merusak kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua F-KRB, Muhammad Darwis, menyayangkan terhadap perlakuan yang diterima oleh para tersangka, yang menurutnya tersangka tidak seharusnya mendapat perlakuan khusus.

“Ini mencederai rasa keadilan masyarakat. Kami mendesak Polda Sulsel untuk segera menahan tiga pemilik kosmetik bermerkuri yang ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Muhammad Darwis, dalam pernyataannya, Jumat (15/11/2024).

“Tidak ada alasan yang cukup untuk memberikan perlakuan berbeda bagi mereka, terutama dengan alasan kesehatan yang tidak konsisten dengan prinsip keadilan yang seharusnya berlaku untuk semua,” tambahnya

Darwis mengatakan bahwa keputusan Polda Sulsel yang tidak menahan ketiga tersangka, terutama Mira Hayati yang saat ini sedang hamil, memberikan kesan bahwa hukum tidak ditegakkan secara adil.

BACA JUGA :  dr. Oky “Seruduk” Polda Sulsel, Tuntut Kepastian Kasus Skincare Berbahaya

Menurutnya, alasan kesehatan, seperti kehamilan atau sakit, tidak seharusnya menjadi pembenaran untuk mengabaikan hukum.

Darwis juga mempertanyakan apakah masyarakat biasa juga akan mendapatkan perlakuan yang sama jika berada dalam posisi yang sama.

“Apakah jika ini melibatkan masyarakat biasa yang tidak memiliki kekuasaan atau status tertentu, mereka akan mendapat pengecualian yang sama?

Jika hukum bisa dilonggarkan untuk mereka, kenapa tidak berlaku sama untuk semua orang?” kata Darwis, mempertanyakan ketidaksetaraan dalam penegakan hukum.

Tagar Gerindra Viral, Polda Sulsel Didesak Tahan Tersangka Kosmetik Bermerkuri
Tagar Gerindra Viral, Polda Sulsel Didesak Tahan Tersangka Kosmetik Bermerkuri

Protes ini semakin meluas di media sosial, di mana netizen menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap perlakuan yang berbeda antara tersangka kosmetik bermerkuri dengan kasus hukum lain yang tetap diproses meskipun ada alasan kesehatan.

BACA JUGA :  Gabungan Advokat Geruduk Polda Sulsel, Tuntut Keadilan atas Penembakan di Bone

Akun-akun media sosial menyoroti perbedaan perlakuan ini dengan mengingat kasus almarhum Vanessa Angel yang tetap ditahan meskipun hamil.

“Ingat kasus Vanessa Angel? Dia hamil tapi tetap ditahan, kenapa Mira Hayati tidak?” tulis akun @AndiTendry.

Kecaman juga datang dari masyarakat yang merasa hukum diperlakukan tidak adil, dengan menyebut adanya kemungkinan adanya “perlakuan istimewa” bagi mereka yang memiliki kekuasaan atau status sosial tertentu.

“Sering kita dengar orang hamil yang tetap ditahan, kenapa ini tidak? Bedakan status sosial atau ada faktor lain?” cuit akun @Devianty.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, mengungkapkan bahwa keputusan tidak menahan ketiga tersangka didasarkan pada sejumlah pertimbangan, termasuk kondisi kesehatan Mira Hayati.

“Kami memiliki beberapa alasan untuk tidak menahan mereka, termasuk kesehatan Mira Hayati yang sedang hamil dan sakit,” jelas Didik dalam konferensi pers, Rabu (13/11/2024).

Selain itu, Didik juga mengungkapkan bahwa dua tersangka lainnya, yakni Mustadir Sg Sila dan Agus Salim, juga tidak ditahan untuk menjaga prinsip keadilan.

BACA JUGA :  Skandal Kosmetik Ilegal, Dirkrimsus Polda Sulsel Blokir WA Wartawan

“Tidak adil jika hanya satu tersangka yang tidak ditahan sementara dua lainnya ditahan. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk tidak menahan mereka semua,” tambah Didik.

Penyidikan terhadap ketiga tersangka ini masih berjalan, dan keputusan akhir mengenai penahanan akan ditentukan oleh penyidik.

Didik menekankan bahwa selama proses penyidikan berjalan lancar, penahanan mungkin tidak diperlukan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan dukungan kepada pihak berwenang dalam menyelesaikan kasus ini,” terangnya.

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Suami di Sinjai Pergoki Istri Selingkuh, Drama Ranjang Berakhir Saling Lapor
Ditampar Kakak Ipar Usai Akad Nikah di Takalar, Pengantin Pria Minta Cerai
Heboh, Sejoli Diduga Mahasiswa Unair Tertangkap Basah Mesum di Kampus
Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”
Heboh Video “Batang Membara”, Polisi Tangkap Pelaku dan Telusuri Jejak Digital
Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Meledak, Menteri ESDM Turun Gunung Cari Penciptanya
Heboh, Objek Misterius Mirip UFO Mendarat di Madura, Netizen: “Wah, Ini Bezita”
Demo Narkoba di Lapas Bollangi Chaos, Mahasiswa Dipukuli dan Diseret Bak Binatang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:25 WITA

Suami di Sinjai Pergoki Istri Selingkuh, Drama Ranjang Berakhir Saling Lapor

Rabu, 1 Juli 2026 - 01:50 WITA

Ditampar Kakak Ipar Usai Akad Nikah di Takalar, Pengantin Pria Minta Cerai

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:12 WITA

Heboh, Sejoli Diduga Mahasiswa Unair Tertangkap Basah Mesum di Kampus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:29 WITA

Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:02 WITA

Heboh Video “Batang Membara”, Polisi Tangkap Pelaku dan Telusuri Jejak Digital

Berita Terbaru