Demo Narkoba di Lapas Bollangi Chaos, Mahasiswa Dipukuli dan Diseret Bak Binatang

Senin, 25 Mei 2026 - 17:44 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Demo Narkoba di Lapas Bollangi Chaos, Mahasiswa Dipukuli dan Diseret Bak Binatang

Tangkapan layar rekaman video yang memperlihatkan detik-detik mencekam saat seorang mahasiswa diduga dipukuli di area pintu masuk Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa (Bollangi).

Ringkasan

Aksi unjuk rasa mahasiswa dari Aliansi Masyarakat Pemerhati Hukum di Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa berakhir ricuh setelah muncul dugaan pemukulan dan tindakan represif oleh oknum petugas. Video yang beredar menunjukkan massa dikejar, diseret, dan diamankan saat menyuarakan tuntutan soal peredaran narkoba dan handphone di dalam lapas.

Pihak lapas menyebut tindakan tegas dilakukan karena pengunjuk rasa dituding merusak fasilitas, tetapi tuduhan itu dibantah oleh massa aksi. Polisi sempat melerai, sementara redaksi masih berupaya meminta konfirmasi resmi dari pihak lapas.

Zonafaktualnews.com – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pemerhati Hukum (AMPH) di Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa (Lapas Bollangi) berakhir ricuh.

Aksi tersebut berujung pada dugaan pemukulan, tindakan represif, hingga kriminalisasi terhadap para aktivis.

Berdasarkan video yang beredar luas di sejumlah grup WhatsApp dan media sosial, insiden tersebut terjadi pada Senin (25/5/2026) sekitar pukul 15.20 WITA.

BACA JUGA :  Aneh, KJ Bandar Sabu Ditangkap Senin di Makassar, Digeledah Jumat di Bone

Dalam rekaman tersebut, terlihat suasana mencekam saat sejumlah pendemo, termasuk mahasiswa, dikejar, dipukuli, dan diseret bak binatang sebelum akhirnya diamankan oleh oknum petugas Lapas Bollangi.

Gerakan ini diinisiasi oleh AMPH yang resah terhadap kondisi darurat narkoba. Dalam tuntutannya, massa mendesak pengusutan tuntas atas fakta bahwa peredaran narkoba di Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa (Lapas Bollangi) masih merajalela, termasuk dugaan bebasnya peredaran handphone (HP) dan transaksi barang haram tersebut di dalam lingkungan lapas.

Nahas, aksi unjuk rasa yang awalnya berjalan damai tersebut seketika berubah menjadi arena kekerasan setelah oknum pegawai lapas mulai melakukan tindakan represif.

BACA JUGA :  Pengawasan Bobrok, Napi “Spanyol” Bebas Pakai HP, Pimpinan Lapas Bollangi Lalai

“Saya bunuh ko! Saya bunuh ko! Tai***so!” teriak seorang pria paruh baya berambut putih dan berbaju putih yang tertangkap kamera video saat memukul mahasiswa di lokasi.

Aparat kepolisian yang berada di lokasi sempat mencoba melerai, namun situasi terlanjur memanas.

Mahasiswa kian tersudut saat sejumlah oknum petugas terus mengejar dan menyeret mereka, meskipun terlihat beberapa pegawai lapas lainnya sudah berupaya menahan aksi represif rekan mereka tersebut.

Sejumlah pria berpakaian sipil bersama oknum petugas berseragam putih terlibat aksi saling tarik saat berupaya mengamankan seorang mahasiswa di tanah. Insiden mencekam ini terjadi di tengah aksi unjuk rasa AMPH terkait darurat narkoba yang berakhir chaos.
Sejumlah pria berpakaian sipil bersama oknum petugas berseragam putih terlibat aksi saling tarik saat berupaya mengamankan seorang mahasiswa di tanah. Insiden mencekam ini terjadi di tengah aksi unjuk rasa AMPH terkait darurat narkoba yang berakhir chaos.

Pihak Lapas Bollangi berdalih tindakan tegas tersebut diambil karena pengunjuk rasa dituding merusak fasilitas kantor. Namun, tuduhan tersebut langsung dibantah keras oleh massa aksi.

“Silakan demo-demo, tapi jangan merusak!” teriak salah satu oknum petugas lapas yang suaranya terekam jelas dalam video.

“Siapa yang merusak? Tidak ada perusakan!” balas salah satu perwakilan mahasiswa yang berada di kerumunan massa.

BACA JUGA :  Polda Metro Jaya Tangkap 38 Pelaku Anarkis Demo di Jakarta

“Saya sudah telepon Paminal Gowa kau!” ancam oknum petugas tersebut menanggapi sang ketua aksi.

“Amankan semua mereka!” lanjut oknum pegawai itu memberi perintah kepada personel lain.

Pasca-kejadian, sebuah rekaman suara dari seorang mahasiswa beredar luas di kalangan jurnalis yang meminta solidaritas publik atas tindakan represif tersebut.

“Minta tolong teman-teman media bantu di-UP di seluruh media di Indonesia. Terjadi kriminalisasi yang dilakukan Lapas Sungguminasa Kelas IIA (Lapas Bollangi) di Kabupaten Gowa,” ujar suara dalam rekaman mahasiswa yang dikirim ke grup-grup media.

Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi masih terus berupaya melakukan konfirmasi resmi kepada pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa (Bollangi) terkait tindakan represif dan dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum pegawainya tersebut.

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur
Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa
Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom
Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran
Siswi SMPN 5 Sungguminasa Dianiaya Kakak Kelas, Sekolah Lepas Tangan?
Kabut Asap Karhutla “Serang” Makassar, Racun PM2.5 Ancam Kesehatan Warga
Neon Box Nganro Mart di Barru “Offside”, Tinggal Tunggu Dihantam Truk
Balap Liar di Gowa Didenda Rp 3 Juta, Polisi Didesak Transparansi Soal BRIVA

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WITA

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:48 WITA

Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:21 WITA

Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:48 WITA

Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:38 WITA

Siswi SMPN 5 Sungguminasa Dianiaya Kakak Kelas, Sekolah Lepas Tangan?

Berita Terbaru