Lahir dengan Kelainan Langka, Bayi Bermata Satu di Kendari Cuma Hidup 5 Jam

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video viral yang memperlihatkan kondisi bayi bermata satu saat dilahirkan di RSUD Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Tangkapan layar video viral yang memperlihatkan kondisi bayi bermata satu saat dilahirkan di RSUD Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Zonafaktualnews.com – Sebuah fenomena medis langka sekaligus menyayat hati menghebohkan warga Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Seorang bayi dilahirkan dengan kelainan kongenital berat di RSUD Kota Kendari pada Selasa (19/5/2026).

Rekaman video kondisi bayi tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu simpati luas dari warganet.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bayi tersebut merupakan anak pasangan asal Kabupaten Konawe Kepulauan.

Saat dilahirkan, bayi diketahui memiliki kondisi fisik tidak normal, yakni hanya memiliki satu mata, tidak mempunyai telinga, serta bagian kepala yang berkembang tidak sempurna.

Tim dokter dan tenaga medis RSUD Kota Kendari sempat memberikan penanganan intensif sesaat setelah proses persalinan berlangsung.

BACA JUGA :  Oalah, Ngaku Hapus File Sebelum Jual HP, Video ML Sejoli Tersebar

Meski demikian, kondisi bayi yang sangat kritis membuat nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Bayi malang itu dilaporkan meninggal dunia setelah bertahan hidup sekitar lima jam.

Dalam dunia medis, kondisi langka tersebut dikenal dengan istilah cyclopia atau alobar holoprosencephaly.

Kelainan ini merupakan cacat bawaan berat akibat gangguan pembentukan otak janin sejak masa awal kehamilan.

Kondisi tersebut terjadi ketika otak depan gagal berkembang dan tidak terpisah menjadi dua belahan sebagaimana mestinya.

Akibat gangguan perkembangan tersebut, bayi umumnya lahir dengan satu mata di bagian tengah wajah dan disertai kelainan organ lainnya. Beberapa di antaranya seperti tidak terbentuknya hidung, ukuran kepala yang kecil, hingga gangguan perkembangan organ vital tubuh.

BACA JUGA :  Detik-detik Juara Tinju Bripka DM Digerebek hingga Berdarah

Kasus cyclopia sendiri tergolong sangat langka di dunia medis dan memiliki tingkat harapan hidup yang sangat rendah.

Sebagian besar bayi dengan kondisi tersebut umumnya meninggal dunia beberapa saat setelah dilahirkan.

Sementara itu di media sosial, netizen memberikan beragam tanggapan haru pada Rabu (20/5/2026).

“Semoga di kehidupan selanjutnya kamu sehat dan tumbuh tanpa kekurangan satu pun ya saying dan kembali lagi ke Rahim ibumu,” tulis komentar netizen menanggapi video tersebut.

BACA JUGA :  Sadis, Pria di Muna Gorok Leher Ibu Kandung Lalu Dicemplung ke dalam Sumur

“Ya Allah adek, sudah tenang di surga ya saying, di sana kamu pasti cantik dan ganteng banget ya nak,” komentar netizen lainnya.

“Al fatihah buat adiknya, dan semoga buat ibunya dan keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan serta keikhlasan, Aamiin Ya Rabb,” timpal netizen lain mendoakan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Fenomena Langka! Langit Seko di Luwu Utara Mendadak Diguyur Hujan Es
Mafia Solar “Berpesta” di SPBU Bungadidi, Polisi Didesak Sikat Operator Keparat
Bisnis Haram Obat Daftar G Berkedok Online di Maros Digulung Polisi
Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik
1 SK Valid, 15 Pejabat di Gowa Antre Giliran Disikat di Bawah Teropong Bupati?
Heboh Link Video Kasir Indomaret 7 Menit di Medsos, Awas Jebakan Phishing
2 Hektare Hutan Pinus Malino Dilalap, Jago Merah Diduga dari Sampah Warga
Guru PPPK Jadi PNS, Kebijakan Juga Berlaku Pengajar TK dan Madrasah Negeri

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:23 WITA

Fenomena Langka! Langit Seko di Luwu Utara Mendadak Diguyur Hujan Es

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:33 WITA

Mafia Solar “Berpesta” di SPBU Bungadidi, Polisi Didesak Sikat Operator Keparat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Bisnis Haram Obat Daftar G Berkedok Online di Maros Digulung Polisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:02 WITA

Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:22 WITA

1 SK Valid, 15 Pejabat di Gowa Antre Giliran Disikat di Bawah Teropong Bupati?

Berita Terbaru