Zonafaktualnews.com – Lini masa media sosial mendadak diguncang oleh kehebohan bernada sensual dari sebuah rekaman amatir yang melibatkan seorang penjual cilok keliling dan wanita bermobil.
Video yang mempertontonkan interaksi tak biasa itu langsung memicu kegemparan besar hingga menjadi salah satu topik paling ramai diperbincangkan warganet.
Adegan bermula ketika sebuah mobil pribadi sengaja menepi di bahu jalan, tepat di samping gerobak pedagang cilok yang sedang mangkal.
Wanita di balik kemudi, yang kini dijuluki netizen sebagai “Novi Chindo”, tampak memesan dagangan tanpa turun dari kendaraannya.
Pada awalnya, transaksi kuliner jalanan tersebut terlihat normal seperti biasa. Suasana berubah drastis saat pesanan diserahkan ke dalam mobil.
Kamera kemudian menangkap momen janggal ketika tangan sang pedagang masuk ke area dalam kendaraan dan menyentuh bagian sensitif tubuh si pembeli.
Bukannya memicu empati atas dugaan pelecehan, rekaman tersebut justru memanen kecurigaan besar dari publik.
Banyak warganet menilai ada skenario yang sengaja disusun demi menciptakan konten viral bernuansa dewasa.
Novi Chindo bahkan dituding sengaja memanfaatkan pedagang kecil demi mendongkrak popularitas di media sosial.
Isu pun berkembang semakin liar setelah muncul narasi tentang dugaan “servis bebas remas” yang ramai dibahas di berbagai platform digital.
Meski demikian, hingga kini belum ada klarifikasi resmi maupun bukti valid yang dapat memastikan kebenaran spekulasi tersebut. Informasi yang beredar masih sebatas dugaan liar dari warganet.
Di sisi lain, publik juga diimbau untuk lebih waspada. Momentum viral ini mulai dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk menyebarkan tautan palsu yang diklaim sebagai video full version.
Banyak link mencurigakan diduga mengandung phishing hingga malware yang dapat membahayakan data pribadi pengguna.
Kejadian viral tersebut langsung memancing beragam reaksi keras dari netizen pada Senin (16/5/2026).
Sebagian besar mempertanyakan motif di balik video tersebut, sementara lainnya mengingatkan bahaya tautan palsu yang beredar luas.
“Kasihan pedagang kecil dijadikan bahan konten beginian. Kalau memang settingan, keterlaluan banget demi viral,” tulis seorang netizen.
“Dari awal videonya sudah kelihatan aneh, kayak sengaja direkam dan diarahkan biar ramai di medsos,” komentar akun lainnya.
“Sekarang apa saja dijadikan konten. Yang penting viral dulu, urusan dampaknya belakangan,” ujar netizen lain dengan nada kesal.
“Hati-hati sama link video full yang beredar. Teman saya hampir kena phishing gara-gara penasaran mau buka,” tulis pengguna media sosial mengingatkan.
“Woi hati-hati yang lagi gerilya nyari link video aslinya di Twitter atau Telegram! Banyak link jebakan batman, pas diklik malah suruh login akun atau download virus. Jangan sampai modal penasaran malah kena hack!” timpal netizen lainnya.
“Makin genit dan berani ya konten-konten medsos sekarang, nggak mendidik banget. Sengaja banget nyari target pedagang kecil biar kalau viral susah diproses. Tolong pihak berwajib telusuri kebenaran video ini biar nggak makin liar,” tulis komentar netizen lainnya.
Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok




















