Seruan Israel Ngungsi Hanya Jebakan, 60 Warga Gaza Tewas Diroket di Jalan

Minggu, 15 Oktober 2023 - 06:07 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Seruan Israel Ngungsi Hanya Jebakan, 60 Warga Gaza Tewas Diroket di Jalan

Screenshot video : Militer Israel Meroket Kendaraan Rombongan Warga Gaza hingga menewaskan puluhan orang di jalanan

Zonafaktualnews.com – Seruan Israel kepada 1,1 juta warga Palestina di Jalur Gaza untuk segera ngungsi hanya jebakan.

Padahal sebelumnya, seruan tersebut sebagai bentuk keselamatan warga sipil dalam waktu tempo 24 jam.

Namun seruan dan desakan tersebut hanya propoganda palsu, bagaimana tidak, warga yang mengungsi ternyata dibombardir

Akibatnya, 60 warga Palestina yang melintas ke wilayah selatan dan tengah tewas pada Sabtu (14/10/2023).

Kabar tersebut disampaikan oleh seorang jurnalis Gaza bernama Maha Hussaini melalui akun X Twitter @MahaGaza

“Kemarin pendudukan Israel mendesak penduduk Gaza untuk pindah ke wilayah selatan dan tengah Jalur Gaza. Kami mengungsi bersama ratusan orang,

Beberapa jam kemudian, serangan udara Israel membom mereka yang mengungsi, di dekat tempat saya tinggal, menewaskan sekitar 60 orang,” kata Maha Hussaini lewat unggahan videonya yang dilihat media ini pada Minggu (15/10/2023)

 

Maha Hussaini juga menceritakan kondisinya saat mengalami pemadaman total di Gaza.

BACA JUGA :  Konflik Memanas, Jet Tempur Israel Serang Lebanon Selatan

Melalu akun @MahaGaza yang dipostingan oleh kerabatnya disebutkan Maha Hussaini kini tidak bisa lagi terhubung ke internet

“Kita benar-benar terputus dari dunia. Tidak ada TV atau internet, dan kami menghadapi kesulitan dalam melakukan panggilan telepon dan SMS untuk memastikan kerabat dan orang-orang terkasih kami baik-baik saja.” kata seorang kerabatnya

Sebelumnya, Kepala kantor media pemerintah Hamas, Salama Marouf, meminta kepada warga Gaza untuk menolak seruan Israel tersebut

BACA JUGA :  Bisnis Israel Kolaps, 46 Ribu Usaha Gulung Tikar Akibat Konflik Gaza

Sebab kata Salama Marouf bahwa peringatan relokasi dan evakuasi itu adalah upaya Israel untuk menyiarkan dan menyebarkan propaganda palsu.

Tujuan propaganda palsu itu, menurut Marouf, bertujuan untuk menaburkan kebingungan di antara warga Palestina.

“Kami mendesak warga kami untuk tidak terlibat dalam upaya ini,” ujar Marouf.

 

 

Editor : Id Amor

BACA JUGA :  Anti Palestina, Mendagri Inggris Suella Braverman Dipecat

Berita Terkait

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba
Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:31 WITA

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:53 WITA

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:44 WITA

Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik

Berita Terbaru