Hizbullah Siap Hancurkan Israel dengan Senjata Baru

Kamis, 20 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tentara Hizbullah (Foto dari Akun Warganet di X Twitter)

Tentara Hizbullah (Foto dari Akun Warganet di X Twitter)

Zonafaktualnews.com – Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, menyatakan keyakinannya bahwa kelompoknya siap menghadapi perang besar-besaran melawan Israel.

Dalam pidato yang disiarkan di televisi pada Rabu (19/6/2024), Nasrallah menegaskan kekuatan tentaranya kini dilengkapi dengan senjata dan kemampuan intelijen yang dimiliki.

Pidato ini disampaikan dalam rangka mengenang komandan militer Hizbullah yang tewas akibat serangan udara Israel pekan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekuatan Senjata dan Intelijen Hizbullah

Nasrallah menolak mengungkapkan jenis senjata yang akan digunakan dalam melawan Israel, namun ia menegaskan bahwa kini memiliki senjata baru yang akan terlihat di garis depan ketika keputusan untuk perang telah diambil.

“Kami sekarang punya senjata baru. Tapi saya tidak akan mengatakan senjata apa itu. Ketika keputusan sudah diambil, mereka akan terlihat di garis depan,” ujarnya, seperti dikutip dari Associated Press.

BACA JUGA :  Yordania dan Turki Ancam Israel Jika Serang Lagi Masjid Al Aqsa

Dalam pidatonya, Nasrallah juga menyoroti kemampuan militermya dalam menyusupkan drone pemantau ke wilayah sensitif Israel.

Ia merujuk pada sebuah video yang diduga direkam oleh drone pengintai, menunjukkan bagian dari Haifa, sebuah kota pelabuhan di perbatasan Israel-Lebanon.

Eskalasi Konflik dan Ancaman Regional

Nasrallah menyatakan bahwa perang ini akan memiliki implikasi regional. Hizbullah berencana menyerang negara-negara yang mendukung Israel, termasuk Siprus yang menjadi tuan rumah bagi pasukan Israel untuk latihan militer.

Ia menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk menghentikan tindakan Hizbullah di perbatasan Lebanon-Israel adalah dengan mencapai gencatan senjata di Jalur Gaza.

BACA JUGA :  Israel Bom Pengungsi, Warga, hingga Iringan Ambulans RS Al-Shifa di Gaza

Sejak perang di Gaza meletus Oktober tahun lalu, Hizbullah telah menggunakan drone berbahan peledak buatan lokal serta rudal permukaan ke udara untuk melawan jet Israel.

Nasrallah mengklaim bahwa jumlah pejuang Hizbullah kini jauh lebih tinggi dari 100.000, meskipun ia menolak tawaran dari negara-negara sekutu dan milisi di wilayah tersebut untuk menambah jumlah anggota milisinya.

Tanggapan Israel dan Potensi Perang Besar

Serangan Hizbullah meningkat setelah Israel memperluas okupasi ke kota Rafah di Gaza selatan.

Ketegangan memuncak setelah serangan Israel menewaskan komandan tinggi, Taleb Sami Abdullah, minggu lalu.

Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa langkah lanjutan akan diambil untuk merespons tindakan militer yang dinilai membahayakan.

BACA JUGA :  Anies Hadiri Undangan Aksi Bela Palestina, Prabowo dan Ganjar Tak Datang

Katz mengindikasikan bahwa perang besar-besaran antara Hizbullah dan Israel mungkin tidak terelakkan.

“Kita semakin dekat dengan keputusan untuk mengubah aturan main melawan Hizbullah dan Lebanon. Dalam perang habis-habisan, akan dihancurkan, dan Lebanon terpukul habis-habisan,” cuitnya di platform X pada Selasa (18/6/2024).

Selama sembilan bulan terakhir, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 400 orang di Lebanon, sebagian besar dari mereka adalah tentara Hizbullah.

Namun, 80 di antaranya merupakan warga sipil dan non-kombatan. Di Israel utara, 16 tentara dan 11 warga sipil tewas akibat serangan yang dilancarkan dari Lebanon.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan
Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan
Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump
AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan
3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon
Menyeramkan! Langit di Australia Barat Tiba-tiba Memerah Seperti Darah
Donald Trump Murka, Sebut NATO “Macan Kertas” di Tengah Perang Iran
Iran Hantam Fasilitas Nuklir Israel dengan Rudal, Timur Tengah Memanas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WITA

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan

Sabtu, 11 April 2026 - 01:43 WITA

Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan

Jumat, 10 April 2026 - 11:01 WITA

Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump

Kamis, 9 April 2026 - 10:47 WITA

AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan

Rabu, 1 April 2026 - 17:06 WITA

3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon

Berita Terbaru