Hizbullah Siap Hancurkan Israel dengan Senjata Baru

Kamis, 20 Juni 2024 - 07:57 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Hizbullah Siap Hancurkan Israel dengan Senjata Baru

Tentara Hizbullah (Foto dari Akun Warganet di X Twitter)

Zonafaktualnews.com – Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, menyatakan keyakinannya bahwa kelompoknya siap menghadapi perang besar-besaran melawan Israel.

Dalam pidato yang disiarkan di televisi pada Rabu (19/6/2024), Nasrallah menegaskan kekuatan tentaranya kini dilengkapi dengan senjata dan kemampuan intelijen yang dimiliki.

Pidato ini disampaikan dalam rangka mengenang komandan militer Hizbullah yang tewas akibat serangan udara Israel pekan lalu.

Kekuatan Senjata dan Intelijen Hizbullah

Nasrallah menolak mengungkapkan jenis senjata yang akan digunakan dalam melawan Israel, namun ia menegaskan bahwa kini memiliki senjata baru yang akan terlihat di garis depan ketika keputusan untuk perang telah diambil.

“Kami sekarang punya senjata baru. Tapi saya tidak akan mengatakan senjata apa itu. Ketika keputusan sudah diambil, mereka akan terlihat di garis depan,” ujarnya, seperti dikutip dari Associated Press.

BACA JUGA :  11 Roket Jet Tempur Israel “Menghujani” Area RS Indonesia di Gaza

Dalam pidatonya, Nasrallah juga menyoroti kemampuan militermya dalam menyusupkan drone pemantau ke wilayah sensitif Israel.

Ia merujuk pada sebuah video yang diduga direkam oleh drone pengintai, menunjukkan bagian dari Haifa, sebuah kota pelabuhan di perbatasan Israel-Lebanon.

Eskalasi Konflik dan Ancaman Regional

Nasrallah menyatakan bahwa perang ini akan memiliki implikasi regional. Hizbullah berencana menyerang negara-negara yang mendukung Israel, termasuk Siprus yang menjadi tuan rumah bagi pasukan Israel untuk latihan militer.

Ia menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk menghentikan tindakan Hizbullah di perbatasan Lebanon-Israel adalah dengan mencapai gencatan senjata di Jalur Gaza.

Sejak perang di Gaza meletus Oktober tahun lalu, Hizbullah telah menggunakan drone berbahan peledak buatan lokal serta rudal permukaan ke udara untuk melawan jet Israel.

BACA JUGA :  Perang Libur, Warga Gaza Kembali ke Rumah, Bantuan Kemanusiaan Masuk

Nasrallah mengklaim bahwa jumlah pejuang Hizbullah kini jauh lebih tinggi dari 100.000, meskipun ia menolak tawaran dari negara-negara sekutu dan milisi di wilayah tersebut untuk menambah jumlah anggota milisinya.

Tanggapan Israel dan Potensi Perang Besar

Serangan Hizbullah meningkat setelah Israel memperluas okupasi ke kota Rafah di Gaza selatan.

Ketegangan memuncak setelah serangan Israel menewaskan komandan tinggi, Taleb Sami Abdullah, minggu lalu.

Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa langkah lanjutan akan diambil untuk merespons tindakan militer yang dinilai membahayakan.

Katz mengindikasikan bahwa perang besar-besaran antara Hizbullah dan Israel mungkin tidak terelakkan.

BACA JUGA :  Tak Hanya Dicap Penjajah, Zionis Israel Ternyata Pencuri Emas

“Kita semakin dekat dengan keputusan untuk mengubah aturan main melawan Hizbullah dan Lebanon. Dalam perang habis-habisan, akan dihancurkan, dan Lebanon terpukul habis-habisan,” cuitnya di platform X pada Selasa (18/6/2024).

Selama sembilan bulan terakhir, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 400 orang di Lebanon, sebagian besar dari mereka adalah tentara Hizbullah.

Namun, 80 di antaranya merupakan warga sipil dan non-kombatan. Di Israel utara, 16 tentara dan 11 warga sipil tewas akibat serangan yang dilancarkan dari Lebanon.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas
Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi
Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:47 WITA

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi

Kamis, 24 September 2026 - 12:31 WITA

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:53 WITA

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China

Berita Terbaru