Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:37 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara

Visual dibuat dengan AI

Ringkasan

Gelombang panas ekstrem meluas di Eropa Tengah, Timur, dan selatan, dengan suhu mendekati atau melampaui 40 derajat Celsius di beberapa negara. Hongaria, Polandia, Rumania, Serbia, Kroasia, Slovakia, serta Bosnia dan Herzegovina berada di bawah peringatan merah, sementara otoritas membatasi aktivitas luar ruangan dan membuka pusat pendingin.

Laporan ini juga menyoroti suhu permukaan laut global yang mencapai rekor tertinggi sejak era satelit. Para ilmuwan menilai pemanasan laut, El Niño, dan akumulasi emisi gas rumah kaca memperburuk ketidakseimbangan iklim serta meningkatkan peluang rekor suhu baru.

Zonafaktualnews.com – Eropa benar-benar terpanggang gelombang panas ekstrem. Setelah meluluhlantakkan kawasan barat, suhu tinggi kini bergeser ke Eropa Tengah, Timur, hingga selatan.

Kondisi ini memicu cuaca berbahaya dan memecahkan rekor di sejumlah negara. Budapest, Hongaria, diperkirakan menembus 40 derajat Celsius pada Selasa (30/6/2026).

BACA JUGA :  Gelombang Panas “Neraka” Bocor, BMKG Buka Suara

Data European Centre for Medium-Range Weather Forecasts (ECMWF) mengonfirmasi potensi tersebut. Sebelumnya, Belgrade (Serbia) mencatat 38 derajat dan Bukares (Rumania) 37 derajat.

Rekor baru tercipta di Slovakia. Suhu menyentuh 40,5 derajat Celsius di perbatasan selatan, melampaui rekor nasional 40,3 derajat Celsius yang tercatat pada 2007.

The Guardian melaporkan, status peringatan merah kini diberlakukan di Hongaria, Polandia, Rumania, Serbia, Kroasia, Slovakia, serta Bosnia dan Herzegovina.

Otoritas mengimbau warga membatasi aktivitas luar ruangan saat jam terpanas. Pemerintah Hongaria memperingatkan bahwa dua hari paling berat masih akan terjadi.

Perdana Menteri Hongaria, Peter Magyar, mengajak masyarakat saling membantu. Otoritas pun membuka lebih dari 2.000 pusat pendingin bagi warga yang membutuhkan.

Di tengah kondisi ini, ilmuwan kini menyoroti tren suhu lautan yang mengkhawatirkan. Kenaikan suhu permukaan laut global diyakini bakal memperparah gelombang panas tahun 2026.

BACA JUGA :  Google dan Meta Ditinggal, Pengguna Eropa Ramai-ramai Beralih ke Ecosia

Data Copernicus Climate Change Service (C3S) mencatat suhu rata-rata laut global mencapai 20,72 derajat Celsius hingga 21 Juni. Ini adalah rekor tertinggi sejak era satelit.

Rekor tersebut membuktikan lautan terus menyerap panas dalam jumlah masif. Hal ini memperkuat ketidakseimbangan sistem iklim bumi yang kian mengancam.

Direktur C3S, Carlo Buontempo, menegaskan bahwa suhu laut ekstrem ditambah El Niño adalah kombinasi berbahaya. Fenomena ini memicu potensi rekor suhu baru dalam waktu dekat.

BACA JUGA :  Suhu Bumi Tembus Rekor Terpanas Tahun Ini

“Dengan suhu laut mencapai level seperti ini dan fenomena El Niño, kemungkinan besar kita bisa melihat lebih banyak rekor suhu terpecahkan dalam beberapa bulan mendatang,” ujar Buontempo.

Peringatan ini muncul setelah Inggris dan beberapa negara Eropa lain lebih dulu dihantam gelombang panas bulan lalu. Bahkan, Antartika kini terpantau jauh lebih hangat dari normal.

Ilmuwan menilai suhu permukaan laut adalah indikator utama ketidakseimbangan iklim akibat aktivitas manusia. Lautan telah menyerap 90 persen kelebihan panas bumi.

Panas tersebut berasal dari akumulasi emisi gas rumah kaca pembakaran fosil. Data mencatat ketidakseimbangan energi bumi mencapai rekor tertinggi, memicu cuaca ekstrem yang terus berlangsung.

Editor: Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Cabor Jeneponto Menjerit! Dana Porprov Rp590 Juta Diduga Diatur Oknum KONI
Kosmetik Merkuri Firfin Glowing hingga RD Viral Disikat, Owner NF Ditahan
Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan, Denny Dorong DPR Impeachment Gibran
Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi
Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang
PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR
Diduga Terpengaruh Tekanan, 9 Hakim MK Diadukan Terkait Kasus Gibran
Polisi Sikat Tujuh Anggota Geng Motor yang Kerap Meneror Warga di Gowa

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:41 WITA

Cabor Jeneponto Menjerit! Dana Porprov Rp590 Juta Diduga Diatur Oknum KONI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Kosmetik Merkuri Firfin Glowing hingga RD Viral Disikat, Owner NF Ditahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:28 WITA

Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan, Denny Dorong DPR Impeachment Gibran

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WITA

Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:34 WITA

Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang

Berita Terbaru