Israel Bombardir Gaza, 40 Orang Tewas di Tengah “Zona Aman”

Selasa, 10 September 2024 - 02:30 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Israel Bombardir Gaza, 40 Orang Tewas di Tengah “Zona Aman”

Kamp Pengungsi Al Mawasi di Gaza Dibombardir Israel (Ist)

Zonafaktualnews.com – Israel kembali melancarkan serangan udara mematikan di Jalur Gaza, menghantam kamp pengungsi Al Mawasi di selatan Gaza dekat Khan Younis pada Senin (9/9/2024) malam.

Serangan ini terjadi saat warga sipil tertidur lelap, mengakibatkan korban tewas dan luka yang terus bertambah.

Menurut laporan Al Jazeera, setidaknya 40 orang tewas dan 60 lainnya terluka akibat serangan brutal ini.

Aparat keamanan sipil Gaza melaporkan bahwa 20 tenda pengungsi hancur akibat bom yang dijatuhkan oleh pesawat tempur Israel, membuat puluhan keluarga kehilangan tempat berlindung.

“Zona Aman” Berubah Mimpi Buruk

Ironisnya, kamp pengungsi Al Mawasi yang sebelumnya ditetapkan sebagai “zona aman” oleh tentara Israel kini menjadi pusat kekerasan.

BACA JUGA :  Memilukan, Warga Gaza Masak Rumput Buat Berbuka Puasa

Wilayah ini awalnya dipadati tenda-tenda warga Palestina yang mengungsi dari gempuran Israel di berbagai kawasan Gaza, termasuk Rafah dan Khan Younis.

Serangan tersebut juga menghantam area dekat rumah sakit lapangan yang dikelola badan amal Inggris, UK-Med.

Tim SAR menemukan kawah sedalam 9 meter di tengah kamp pengungsi, menambah penderitaan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan orang yang mereka cintai.

Kekacauan dan Ketakutan di Tengah Malam

Pemandangan mengerikan tersaji di lokasi kejadian; api masih berkobar, dan reruntuhan bangunan bertebaran. Saksi mata menggambarkan situasi penuh kepanikan, dengan pesawat pengintai Israel terus berputar di udara, menambah ketakutan warga yang tersisa.

BACA JUGA :  Iran Luncurkan Rudal “Neraka” ke Tel Aviv, Serangan Fajar Guncang Israel

Serangan ini menambah panjang deretan kekerasan yang dilakukan Israel terhadap warga Gaza selama setahun terakhir.

Hingga kini, agresi brutal Israel telah menewaskan lebih dari 50.988 orang dan melukai 94.825 lainnya, sebagian besar korban adalah anak-anak dan perempuan.

Perundingan Gencatan Senjata Tak Kunjung Buahkan Hasil

Upaya perundingan gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat hingga kini belum membuahkan hasil nyata.

BACA JUGA :  Pemimpin Tertinggi Iran Tewas, AS dan Israel Aktor di Balik Operasi Militer

Agresi Israel terhadap Gaza terus berlanjut, mengakibatkan penderitaan yang semakin dalam bagi warga sipil yang terjebak di tengah konflik ini.

Situasi di Gaza kian memburuk, dan tekanan internasional semakin meningkat untuk menghentikan kekerasan ini.

Namun, hingga saat ini, perdamaian masih terasa jauh bagi warga Palestina yang terus berjuang untuk bertahan hidup di tengah serangan mematikan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas
Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi
Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:47 WITA

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi

Kamis, 24 September 2026 - 12:31 WITA

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:53 WITA

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China

Berita Terbaru