Anak Jahanam di Kuningan Bunuh Ibu Kandung hanya karena Dibangunkan Salat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:41 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Ilustrasi Anak bunuh ibu kandung di Kuningan hanya karena dibangunkan salat subuh

Ilustrasi Anak bunuh ibu kandung di Kuningan hanya karena dibangunkan salat subuh

Ringkasan

Seorang pria berinisial T (38) di Kuningan diduga membunuh ibu kandungnya, Rusti (77), setelah kesal dibangunkan untuk salat Subuh. Korban dipukul dengan palu lalu dibuang ke sumur di samping rumahnya.

Polisi menangkap pelaku di Brebes pada hari yang sama dan menyita palu serta pakaian yang digunakan. T dijerat pasal pembunuhan dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.

Zonafaktualnews.com – Sebuas-buas harimau tidak akan memakan anaknya sendiri, tetapi hal itu tak berlaku bagi T (38).

Pria tersebut tega menghabisi nyawa ibu kandungnya, Rusti (77), di Desa Wanasaraya, Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten Kuningan, hanya karena dibangunkan salat Subuh.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, anak jahanam yang berstatus sebagai anak kelima ini tengah berkunjung ke rumah orang tuanya dari tempat tinggalnya di Brebes.

BACA JUGA :  Terjerat Masalah Ekonomi, Istri Bunuh Suami

Permintaan sang ibu agar pelaku bangun dan salat Subuh justru dibalas dengan kemarahan besar.

Ia memukul kepala korban menggunakan benda tumpul berupa palu, lalu membuang tubuh korban ke dalam sumur yang berada di samping rumah.

“Motifnya adalah tersangka kesal karena dibangunkan pada saat salat Subuh. Jadi, dari tersangka memukul korban dan memasukkan ke dalam sumur, dan dipukul oleh benda tumpul menggunakan palu,

Lukanya di bagian kepala. Dipukul di bagian kepala. Keterangan dokter itu sudah temukan dalam keadaan tidak bernyawa di dalam sumur,” kata Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama kepada wartawan, Senin (10/8/2026).

BACA JUGA :  Mayat Wanita Ditemukan di Sawah Pinrang, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Usai melakukan aksi keji tersebut, pelaku melarikan diri ke rumah istrinya di Desa Lemahabang, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes.

Polisi yang mendapati laporan langsung bergerak cepat dan meringkus pelaku di hari yang sama.

“Pada saat itu, mungkin secara normal ataupun lumrahnya, ya, seketika seorang berbuat kejahatan pasti akan melarikan diri ataupun mengamankan dirinya sendiri,

Di Kabupaten Brebes. Dia lari ke istrinya. Tidak ada perlawanan secara fisik ya, dan waktu ditemukan ditangkap secara sesuai prosedur,” tutur Bellen.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa palu yang digunakan untuk mengeksekusi korban serta pakaian pelaku.

BACA JUGA :  Kesal Istri Sering Diganggu, Petani di Wajo Tikam Pria Berkali-kali hingga Tewas

Akibat perbuatannya, T dijerat Pasal 458 ayat 1 dan 2 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Truk Dilarang Isi BBM Siang Hari di Makassar, Satgas BBM Diminta Sikat Bila Langgar
Kebijakan Pengisian BBM di Makassar Berlaku, Plat Nomor Ganjil Genap Diatur
Irigasi Bungadidi di Lutra Jebol Lagi, Proyek Rp16,2 Miliar Menguap Sia-sia
Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir
Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh
BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 01:58 WITA

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang

Minggu, 13 September 2026 - 22:03 WITA

Truk Dilarang Isi BBM Siang Hari di Makassar, Satgas BBM Diminta Sikat Bila Langgar

Minggu, 13 September 2026 - 17:39 WITA

Kebijakan Pengisian BBM di Makassar Berlaku, Plat Nomor Ganjil Genap Diatur

Minggu, 13 September 2026 - 16:26 WITA

Irigasi Bungadidi di Lutra Jebol Lagi, Proyek Rp16,2 Miliar Menguap Sia-sia

Sabtu, 12 September 2026 - 07:57 WITA

Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir

Berita Terbaru