Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video memperlihatkan seorang guru berhijab dijambak dan diserang sejumlah orang tua murid di lingkungan sekolah, Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Tangkapan layar video memperlihatkan seorang guru berhijab dijambak dan diserang sejumlah orang tua murid di lingkungan sekolah, Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Ringkasan

Seorang guru SD di Jeneponto, Sulawesi Selatan, diduga dikeroyok tiga orang tua murid di lingkungan sekolah setelah persoalan disiplin terhadap anak mereka. Rekaman kejadian itu viral, dan guru serta orang tua murid kemudian saling melapor ke polisi.

Polisi masih menyelidiki dugaan kekerasan dari kedua pihak dengan mengumpulkan keterangan, alat bukti, dan barang bukti. Insiden tersebut disaksikan sejumlah siswa dan sempat dilerai oleh warga di lokasi.

Zonafaktualnews.com – Seorang guru SD wanita berinisial NU (59) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menjadi sasaran penyerangan di lingkungan sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut viral di media sosial dan berujung saling lapor polisi antara guru dan orang tua murid.

Dalam rekaman video beredar, guru berinisial NU terlihat dijambak dan dikeroyok oleh tiga orang yang diduga merupakan orang tua murid.

BACA JUGA :  Disergap di Jeneponto! Residivis Perampasan di Gowa Ditangkap Usai Dorong IRT ke Drainase

Aksi itu konon berakar dari tindakan pembinaan atau pendisiplinan yang diberikan guru kepada anak mereka.

“Memang betul ada dua laporan masuk. Yang pertama itu kekerasan yang dilakukan orang tua siswa kepada guru. Terus orang tua murid dia melapor juga tentang dugaan kekerasan yang dilakukan oleh gurunya,” ujar Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Nurman Matasa, kepada wartawan, Jumat (14/8/2026).

NU tercatat datang lebih dulu ke kantor polisi untuk melaporkan penganiayaan yang dialaminya.

Dari keterangan yang diperoleh, benih perselisihan muncul setelah orang tua mendengar anaknya menerima tindakan pembinaan dari sang guru.

BACA JUGA :  Anak Dituduh "Malukka", Orang Tua Marah, Guru Dianiaya

“Informasinya anaknya ini diberikan semacam pembinaan entah itu diberikan disiplin atau dicolek sehingga anak ini melapor ke ibunya dan ibunya mendatangi dan ibunya melakukan penganiayaan saat itu,” beber Nurman.

Tak lama setelah itu, giliran para orang tua yang melaporkan balik. Mereka menduga anak-anak mereka mengalami kekerasan dari guru. Polisi pun belum dapat memastikan kebenaran dugaan itu dan masih terus mengumpulkan keterangan serta bukti.

“Mereka ini saling lapor. Meski saling lapor, kita ini harus dalami dulu apa memang terjadi kekerasan anak yang dilakukan guru atau bagaimana,” ungkap Nurman.

BACA JUGA :  Diduga Korupsi Miliaran, Direktur PDAM Jeneponto dan Eks Kepala IKK Diminta Diperiksa

“Belum terfaktakan, makanya saya sampaikan ini sementara dalam pengumpulan keterangan, alat bukti, dan barang bukti,” tegasnya.

Penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait masih berjalan. Hasil pendalaman nantinya menjadi dasar penentuan langkah hukum dalam kasus tersebut.

“Sementara proses lidik pemeriksaan dan barang bukti alat bukti kita rampungkan dulu setelah itu baru saya berani memberikan keterangan terkait sejauh mana penanganan yang dilakukan anggota saya,” pungkasnya.

Guru yang mengenakan pakaian putih itu dikeroyok hingga jilbabnya terlepas. Seorang pria yang berada di lokasi kemudian melerai penyerangan tersebut. Seluruh kejadian disaksikan sejumlah siswa.

 Para pelaku sempat berusaha mendekat kembali untuk menyerang, namun dihalau warga lain yang ada di lokasi.

Editor : Id Amor

Berita Terkait

269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim
Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10
Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025
Anak Jahanam di Kuningan Bunuh Ibu Kandung hanya karena Dibangunkan Salat
Rugikan Negara Rp223,6 Miliar, KPK Jebloskan 4 Tersangka Iklan Bank BJB
Asyik Berdua Saat Suami Kerja, Istri di Bone dan Selingkuhan Digerebek Warga
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
2 Tahun Hilang, Gadis Wajo Ternyata Dibunuh Sopir Travel Pakai Kunci Roda

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:14 WITA

Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:32 WITA

269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:31 WITA

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:12 WITA

Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:41 WITA

Anak Jahanam di Kuningan Bunuh Ibu Kandung hanya karena Dibangunkan Salat

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:31 WITA