Sebaran Kasus Gigitan Hewan Penularan Rabies Meningkat di Jakarta

Minggu, 2 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Rabies

Ilustrasi Rabies

Zonafaktualnews.com – Sebaran kasus gigitan hewan penularan Rabies naik mencapai 1.733 kasus pada Juni 2023.

Jumlah tersebut naik sekitar 13,4 persen dibandingkan Mei 2023 sebanyak 1.527 kasus.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ngabila Salama, mengatakan jumlah tersebut berdasarkan laporan sejumlah rumah sakit dan puskesmas di DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada 1.733 kasus GHPR pada Juni 2023 di DKI Jakarta yang merupakan laporan dari total 5 RS yaitu dua rumah sakit rujukan di DKI Jakarta, 2 RSUD, dan 1 rumah sakit swasta di Jakarta” kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ngabila Salama, dikutip dari Antara, Minggu (2/7/2023).

BACA JUGA :  Dipecat Tidak Hormat, AKBP Achiruddin Ditetapkan Tersangka

Ngabila Salama mengatakan kasus gigitan tersebut berasal dari kucing, anjing, monyet, kera dan kelelawar.

Namun demikian, Ngabila mengatakan, jumlah tersebut hanya merupakan orang yang tergigit hewan.

Berdasarkan data dari 194 rumah sakit dan 44 Puskesmas Kecamatan di DKI Jakarta pada 2023, tidak ada sama sekali kasus rabies positif dan kematian akibat gigitan hewan tersebut.

Dengan demikian, Ngabila mengatakan, DKI Jakarta masih berstatus bebas rabies.

BACA JUGA :  Bujang Gak Boleh Iri, Janda di Kendari Dilamar Duda Rp 1 M

Sejak 2004 status DKI Jakarta merupakan daerah bebas rabies yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor 566/Kpts/PD.640/10/2004 tentang Pernyataan Provinsi DKI Jakarta Bebas Rabies.

Ngabila menghimbau agar masyarakat dapat mencegah penularan Rabies. Dinkes DKI juga mengimbau masyarakat untuk bekerjasama dengan RT setempat dalam melakukan pencegahan gigitan anjing dan kucing terutama di area pemukiman

“Kami menghimbau untuk pencegahan dapat dilakukan dengan lebih pekanya anak, lansia, kelompok disabilitas, pengasuh hewan, dan masyarakat lain untuk menghindari lokasi spesifik terdapat anjing untuk menghindari gigitan,” ujar Ngabila.

BACA JUGA :  DPD PIM Sulsel Berbagi Rezeki Sasar Tukang Becak hingga Dhuafa

Dia mengatakan, pemilik hewan peliharaan kucing dan anjing sebaiknya melakukan vaksinasi rabies pada hewan secara berkala.

Pemeriksaan dapat berkoordinasi dengan penanggung jawab kesehatan hewan di setiap kantor kecamatan apabila ada program vaksinasi hewan gratis dari pemerintah atau berbayar di klinik hewan terdekat.

Kementerian Kesehatan mengumumkan jumlah kasus rabies di Indonesia selama Januari-April 2023.

Pada April 2023 terdapat 31.113 kasus rabies, 23.211 kasus gigitan hewan yang sudah mendapatkan vaksin antirabies, dan 11 kasus kematian yang disebabkan oleh rabies.

 

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Refly Harun dan Jahmada Nyaris Baku Hantam di Live TV, Sempat Saling Dorong
Jusuf Kalla Buka Suara Usai Dilaporkan, Singgung Fitnah dan Klarifikasi Syahid
Status Ijazah Jokowi Belum Diputus, Hakim Tak Pernah Nyatakan Keaslian
Samin Tan dan Purnomo Pernah Masuk Forbes, Mintarsih Ungkap Fakta Baru
Efisiensi Anggaran Dipertanyakan, Motor MBG Diduga Di-markup Fantastis
Perlawanan Belum Selesai, Budiman S Bawa Sengketa Tanah Maros ke MA
PERMAHI Kawal Kasus ART Bengkulu, Nilai Cacat Bukti dan Dorong RDPU DPR
Dituding Danai Roy Suryo, JK Ngamuk Laporkan Rismon atas Tuduhan Tanpa Bukti

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:44 WITA

Refly Harun dan Jahmada Nyaris Baku Hantam di Live TV, Sempat Saling Dorong

Minggu, 19 April 2026 - 07:23 WITA

Jusuf Kalla Buka Suara Usai Dilaporkan, Singgung Fitnah dan Klarifikasi Syahid

Jumat, 17 April 2026 - 02:23 WITA

Status Ijazah Jokowi Belum Diputus, Hakim Tak Pernah Nyatakan Keaslian

Kamis, 16 April 2026 - 23:45 WITA

Samin Tan dan Purnomo Pernah Masuk Forbes, Mintarsih Ungkap Fakta Baru

Rabu, 15 April 2026 - 10:01 WITA

Efisiensi Anggaran Dipertanyakan, Motor MBG Diduga Di-markup Fantastis

Berita Terbaru