Pohon Korban Politik Dilibas Warga Bogor, Makassar dan Gowa Kapan?

Jumat, 6 Oktober 2023 - 10:28 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Pohon Korban Politik Dilibas Warga Bogor, Makassar dan Gowa Kapan?

Pohon Korban Politik Dilibas Warga Bogor, Makassar dan Gowa Kapan?

Zonafaktualnews.com – Sejumlah pohon-pohon yang ada di Bogor, Jawa Barat menjadi korban politik oleh para calon legislatif (Caleg).

Aksi sekelompok massa pun melibas habis semua baliho-baliho yang merusak estetika lingkungan di Bogor.

Baliho-baliho tersebut dibersihkan hingga videonya viral di media sosial. Video itu diunggah oleh akun Twitter @TaniHitam.

Dalam video berdurasi 1 menit 19 detik itu, terlihat massa melakukan konvoi menggunakan sepeda motor.

Mereka lalu merobohkan baliho partai dan caleg yang memenuhi jalan hingga dianggap sebagai polusi visual.

BACA JUGA :  DEKOPI dan JIWAI Peringati Hari Kopi Nasional

“Mereka sudah memulai membersihkan sampah-sampah visual, kalian kapan?,” tulis akun @TaniHitam, Jumat (6/10/2023).

Beberapa massa terlihat merobohkan baliho partai dan caleg dengan tangan kosong.

Di sisi lain tampak seseorang menggunakan pengeras suara atau toa menginstruksikan massa untuk menurunkan baliho.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Gema Rakyat Bersatu (GRB), Risdianto pun mengajak warga Makassar dan Gowa untuk turut serta dalam membersihkan baliho-baliho yang merusak lingkungan.

“Warga Bogor sudah konvoi serentak melakukan aksi bersih-bersih, Warga Makassar dan Gowa kapan?” tanya Risdianto.

BACA JUGA :  Berdalih Ganti Celana, Pria di Makassar Pamer "Joni" di Depan Siswi SMK

Risdianto mengatakan banyak para caleg membandel dan mencuri start. Ironisnya lagi, pemasangan alat peraga baliho mereka pada tempat-tempat free seperti di pohon dan tiang listrik.

“Makassar jadi kota rantasa (kotor). Citra Adipura di Makassar menjadi kota sejuta baliho di pohon dan tiang listrik” paparnya

Risdianto menegaskan, baliho-baliho caleg yang membandel di pohon-pohon itu, jangan dipilih.

“Jangan pilih caleg yang balihonya nancap di pohon dan tiang listrik,” ujar Risdianto

Seperti diketahui, tahapan kampanye sebetulnya baru dimulai pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Namun, tahapan tersebut banyak para caleg tidak melakukannya.

BACA JUGA :  Tanpa Izin Resmi, Gerai Alfamidi Samata Gowa Dituding Langgar Aturan Zonasi

Alat peraga kampanye yang dipasang tanpa izin dan tidak membayar pajak, maka pemerintah diminta untuk segera menertibkan.

Begitu pula jika memiliki izin, membayar pajak, tetapi diletakkan pada tempat yang tidak sesuai maka hal itu pun tidak dibenarkan.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo
Aktivis 98 Sebut Manuver Budi Arie di Depan Jokowi Sinyal Lengserkan Prabowo
Pejabat di Gowa Nyemrempet Politik Praktis di Tengah Polemik DPRD dan Bupati
Rumor Perjanjian Rahasia Prabowo–Jokowi ‘Bocor’, Benarkah Ada Kesepakatan?
Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies
Ambisi PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah Berat Meski Andalkan Pesona Jokowi
Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati
Hak Angket Gowa ‘Tersandera Drama Politik’, Dosa Pribadi Diulik dan Dipertontonkan

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:16 WITA

Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo

Kamis, 27 Agustus 2026 - 02:01 WITA

Aktivis 98 Sebut Manuver Budi Arie di Depan Jokowi Sinyal Lengserkan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:58 WITA

Pejabat di Gowa Nyemrempet Politik Praktis di Tengah Polemik DPRD dan Bupati

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:57 WITA

Rumor Perjanjian Rahasia Prabowo–Jokowi ‘Bocor’, Benarkah Ada Kesepakatan?

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:18 WITA

Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies

Berita Terbaru