Dibiayai Pakai Dana APBN, Bangunan Anti Gempa Dirobohkan Phinisi Hills

Jumat, 13 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Phinisi Hills Gowa. Foto: Istimewa

Phinisi Hills Gowa. Foto: Istimewa

Zonafaktualnews.com – Kasus Phinisi Hills terus bergulir dan menjadi sorotan publik

Salah satunya yang menarik perhatian adalah dugaan penyerobotan aset daerah Kabupaten Gowa yang berada di Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe.

Aset tersebut berupa Bangunan Anti Gempa yang dibangun menggunakan anggaran APBN pada tahun 2005/2006.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberadaan aset tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Bidang Aset Kabupaten Gowa, Yusuf pada Kamis (12/1/2022).

BACA JUGA :  Raja Gowa ke-38 Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

“Benar ada aset yang tercatat di badan aset yakni bangunan anti gempa yang terletak di Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe” ucapnya.

Saat ditanya terkait dengan keberadaan bangunan tersebut sekarang ini, Yusuf menyampaikan jika bangunan tersebut telah dirobohkan oleh pihak pengelola Phinisi Hills.

“Katanya yang saya dapat, sudah dirobohkan oleh pihak itu, Phinisi Hills” lanjutnya.

BACA JUGA :  Pemuda di Makassar Diseret dan Diamuk Massa Usai Tabrak 3 Kendaraan

Dia juga menyampaikan jika dirinya baru mengetahui hal tersebut, karena menurutnya harusnya ada perizinan jika ingin dirobohkan namun sampai saat ini bidang aset tidak pernah mendapatkan permohonan tersebut.

“Baru juga saya tau itu, awal Desember kemarin. Harusnya itu ada permohonan tapi sampai saat ini saya tidak menerima hal tersebut” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Borisallo juga turut membenarkan hal tersebut pada media.

BACA JUGA :  Gowa Darurat Rokok Ilegal, Disperindag Jadi Penonton?

“Memang ada bangunan itu, tapi sekarang tinggal sedikit, sebagiannya dirobohkan ini pengelola Phinisi Hills” lanjutnya.

Camat Parangloe periode 2006-2016, Muh. Saleh Saud ikut membenarkan keberadaan bangunan tersebut.

“Ia memang benar adanya bangunan tersebut yang dibangun menggunakan APBN” ucapnya.

“Dan itu saya jaga terus tidak ada yang berani ganggu waktu masih saya menjabat hingga 2016” tambahnya

(Tim)

Berita Terkait

Tambang di Maros Diduga Sedot Solar Subsidi Negara dengan Tameng Izin IUP OP
Tambang Ilegal “Berpesta” di Maros, Penegakan Hukum Sujud di Bawah Kaki Mafia?
Kasus BUMDes di Takalar “Impoten”, Inspektorat dan Kejari Kehilangan Taring
SPBU Kalabbirang dan Kalampa di Takalar Diduga Selewengkan Kuota BBM Subsidi
Mira Hayati Dikabarkan Akan Pindah Lapas, Indikasi Perubahan Data Disorot
Kades Akui Tambang Tanpa Izin Jalan Lagi, Polres Torut Bak Tersandera, UU Tak Ditegakkan
Pelayanan PDAM Makassar Buruk, Aduan Krisis Air Warga di Toddopuli Tak Digubris
Pegadaian UPC Bitoa Makassar Lalai, Emas Nasabah 40 Gram Ditebus Orang Lain

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 16:11 WITA

Tambang di Maros Diduga Sedot Solar Subsidi Negara dengan Tameng Izin IUP OP

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:47 WITA

Tambang Ilegal “Berpesta” di Maros, Penegakan Hukum Sujud di Bawah Kaki Mafia?

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:19 WITA

Kasus BUMDes di Takalar “Impoten”, Inspektorat dan Kejari Kehilangan Taring

Kamis, 23 April 2026 - 13:53 WITA

SPBU Kalabbirang dan Kalampa di Takalar Diduga Selewengkan Kuota BBM Subsidi

Minggu, 12 April 2026 - 17:08 WITA

Mira Hayati Dikabarkan Akan Pindah Lapas, Indikasi Perubahan Data Disorot

Berita Terbaru