Dibiayai Pakai Dana APBN, Bangunan Anti Gempa Dirobohkan Phinisi Hills

Jumat, 13 Januari 2023 - 03:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Phinisi Hills Gowa. Foto: Istimewa

Phinisi Hills Gowa. Foto: Istimewa

Zonafaktualnews.com – Kasus Phinisi Hills terus bergulir dan menjadi sorotan publik

Salah satunya yang menarik perhatian adalah dugaan penyerobotan aset daerah Kabupaten Gowa yang berada di Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe.

Aset tersebut berupa Bangunan Anti Gempa yang dibangun menggunakan anggaran APBN pada tahun 2005/2006.

Keberadaan aset tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Bidang Aset Kabupaten Gowa, Yusuf pada Kamis (12/1/2022).

“Benar ada aset yang tercatat di badan aset yakni bangunan anti gempa yang terletak di Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe” ucapnya.

BACA JUGA :  Raja Gowa ke-38 Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

Saat ditanya terkait dengan keberadaan bangunan tersebut sekarang ini, Yusuf menyampaikan jika bangunan tersebut telah dirobohkan oleh pihak pengelola Phinisi Hills.

“Katanya yang saya dapat, sudah dirobohkan oleh pihak itu, Phinisi Hills” lanjutnya.

Dia juga menyampaikan jika dirinya baru mengetahui hal tersebut, karena menurutnya harusnya ada perizinan jika ingin dirobohkan namun sampai saat ini bidang aset tidak pernah mendapatkan permohonan tersebut.

BACA JUGA :  Dituding Begal Payudara, Mansur Dg Seha Tewas Dikeroyok

“Baru juga saya tau itu, awal Desember kemarin. Harusnya itu ada permohonan tapi sampai saat ini saya tidak menerima hal tersebut” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Borisallo juga turut membenarkan hal tersebut pada media.

“Memang ada bangunan itu, tapi sekarang tinggal sedikit, sebagiannya dirobohkan ini pengelola Phinisi Hills” lanjutnya.

Camat Parangloe periode 2006-2016, Muh. Saleh Saud ikut membenarkan keberadaan bangunan tersebut.

BACA JUGA :  Diskominfo Gowa Tolak Ungkap Anggaran Media dengan Dalih “Belum Dikuasai”

“Ia memang benar adanya bangunan tersebut yang dibangun menggunakan APBN” ucapnya.

“Dan itu saya jaga terus tidak ada yang berani ganggu waktu masih saya menjabat hingga 2016” tambahnya

(Tim)

Berita Terkait

Mafia Solar “Berpesta” di SPBU Bungadidi, Polisi Didesak Sikat Operator Keparat
Solar Subsidi Parepare Dikuras Pelangsir, Penanggung Jawab SPBU KM 3 Bungkam
Pamer Duit Segepok Diduga Hasil HB Ilegal, Owner Dhi Lana Belum Terciduk
SPBU Pettuadae Jadi Biang Keladi Antrean Truk, Pengawasan Pertamina Minim
Praktik Kotor Solar di Parepare Terendus, Modus ‘Jual Nama F’ dan Barcode Ganda
GOR SMKN 6 Makassar Disewakan, Aset Pendidikan Dituding Jadi “Sapi Perah”
Diduga “Mencaplok” Fasum, Legalitas Al-Badar Hotel Makassar Diminta Diperiksa
Proyek Jalan Seko Pakai Material Ilegal, PT Millenium Persada Kangkangi UU Minerba

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:33 WITA

Mafia Solar “Berpesta” di SPBU Bungadidi, Polisi Didesak Sikat Operator Keparat

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:12 WITA

Solar Subsidi Parepare Dikuras Pelangsir, Penanggung Jawab SPBU KM 3 Bungkam

Minggu, 19 Juli 2026 - 02:38 WITA

Pamer Duit Segepok Diduga Hasil HB Ilegal, Owner Dhi Lana Belum Terciduk

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:52 WITA

SPBU Pettuadae Jadi Biang Keladi Antrean Truk, Pengawasan Pertamina Minim

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:06 WITA

Praktik Kotor Solar di Parepare Terendus, Modus ‘Jual Nama F’ dan Barcode Ganda

Berita Terbaru