PDIP Tegaskan Tidak Ada Politisasi Soal Kasus Johnny G Plate

Sabtu, 20 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto

Zonafakrualnews.com – PDI Perjuangan menegaskan bahwa tidak ada politisasi dalam kasus Johnny G Plate.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, penetapan tersangka Johnny Plate tidak bisa ditafsirkan politisasi.

“Tidak ada politisasi dengan hal tersebut, korupsi ya korupsi, tidak bisa ditafsirkan lain,” ujar Hasto di Gedung Lemhannas, Jakarta, Sabtu (20/5/2023).

Hasto kembali menegaskan pernyataan Presiden Jokowi soal penetapan tersangka Johnny Plate.

Jokowi, kata Hasto, sudah menyebutkan, penetapan tersangka Johnny G Plate berdasarkan fakta-fakta hukum dan Kejagung bekerja secara profesional.

“Sudah ditegaskan oleh Bapak Presiden Jokowi bahwa penegakan hukum itu menegakan berbasiskan keadilan, kebenaran di dalam hukum berdasarkan fakta fakta hukum,” tandas Hasto.

BACA JUGA :  Prabowo Temukan Rp39 Triliun Dana Mengendap di Rekening Tak Bertuan

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya, menyinggung soal politisasi aparat penegak hukum.

Willy juga menyinggung presiden petugas partai, sehingga semena-mena main tangkap.

“Hari ini semua diinjak, hari ini semua diintimidasi, hari ini aparat penegak hukum semena-mena melakukan politisasi hukum, resah enggak kita?” kata Willy

Menurut Willy, hal tersebut disebabkan karena presiden adalah petugas partai, bukan pelayan rakyat.

BACA JUGA :  Kaesang Pangarep Gabung ke PSI, Jokowi Terancam Dipecat PDIP

“Semena-mena saja ini mau tangkap si A tangkap si B tangkap si C karena apa? Yang menjadi presiden petugas partai bukan pelayan rakyat,”ujarnya.

Editor : Isal

Berita Terkait

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Berita Terbaru