PDIP Pilih Kasih, Budiman Dipecat Dukung Prabowo, Gibran Tidak

Kamis, 26 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PDIP Pilih Kasih, Budiman Dipecat Dukung Prabowo, Gibran Tidak

PDIP Pilih Kasih, Budiman Dipecat Dukung Prabowo, Gibran Tidak

Zonafaktualnews.com – PDIP tidak bereaksi keras atas langkah Gibran Rakabuming Raka yang kini menjadi Cawapres Prabowo.

Perlakuan PDIP ini pun seolah pilih kasih terhadap mantan kader PDIP Budiman Sudjatmiko yang dipecat karena dukung Prabowo.

Gibran yang sudah bersama Prabowo mendaftar sebagai peserta Pilpres 2024 di KPU, masih berstatus sebagai kader PDIP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gibran bahkan bisa dibilang sedang “digantung” sama PDIP saat ini. Dipecat tidak, mundur pun juga tidak.

Sementara Budiman Sudjatmiko yang kala itu masih menjadi kader PDIP menemui Prabowo malah mendapat sorotan.

Budiman akhirnya menyatakan dukungan ke Prabowo hingga ke sampai pada deklarasi relawan Prabowo Budiman Bersatu atau Prabu, membuuat PDIP bersikap.

Sejak itu kedekatan mereka semakin lekat. Tentu beda dengan tensi di PDIP yang mengusung Ganjar Prabowo sebagai capres.

BACA JUGA :  Pengamat Sebut Praktik Korupsi Terstruktur untuk Pilpres Jokowi Harus Diusut

Elite banteng menggelar rapat, Budiman akhirnya dipecat pada 24 Agustus 2023.

“Memberikan sanksi organisasi berupa pemecatan kepada Saudara Budiman Sudjatmiko, M.A. M.Phil dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” demikian putusan PDIP yang beredar.

Disisi lain, Kabar Gibran jadi cawapres Prabowo santer terdengar sejak Mei 2023. Tapi, PDIP tidak pernah bereaksi keras.

Tensi meningkat ketika memasuki Oktober, mendekati pendaftaran peserta pilpres. Gibran terbang dari Solo lewat Semarang ke Jakarta pada Jumat, 20 Oktober.

Setiba di Jakarta, Gibran informasinya bertemu dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Belakangan terungkap, dalam pertemuan itu, Gibran pamit ke Puan, tapi tak diungkap juga pamit untuk mundur dari PDIP atau hanya pamit untuk menjadi cawapres Prabowo.

BACA JUGA :  Kaesang Pangarep Gabung ke PSI, Jokowi Terancam Dipecat PDIP

Gibran lalu sowan ke pada ketua umum Koalisi Indonesia Maju (KIM) satu per satu.

Sampai akhirnya waktu pendaftaran tiba, 25 Oktober. Gibran datang ke rumah Prabowo di Jalan Kertanegara.

Prabowo-Gibran tampak kompak mengenakan kemeja biru muda, warna yang tak mewakili partai mana pun.

Perjalanan dilanjutkan ke Indonesia Arena, GBK, Jakarta. Di sana, untuk pertama kalinya Gibran bicara sebagai cawapres di hadapan para relawan, pendukung, dan simpatisan.

Acara lanjut ke KPU untuk mendaftarkan secara resmi ikut Pilpres 2024 sebagai cawapres Prabowo.

Ini jelas dan terang benderang Gibran menyeberang ke kubu Prabowo walau status masih kader PDIP. Gibran menjadi rival paslon PDIP, Ganjar-Mahfud.

BACA JUGA :  Prabowo Tegaskan Kesiapan Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Namun, Puan adem ayem saja menanggapi keputusan anak sulung Presiden Jokowi itu. Soal status Gibran juga lagi-lagi tak diungkap.

“Benar sudah ketemu ngobrol-ngobrol banyak hal yang kita bicarakan dan ya udah enggak masalah. Mas Gibran pamit dan ingin menjadi cawapres dari Mas Prabowo,” tutur Puan usai rapat TPN Ganjar di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2023).

“Enggak ada (mundur), enggak mengembalikan KTA enggak ada. Hanya pamit untuk menjadi cawapres Pak Prabowo,”  ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada pihak PDIP yang bisa dikonfirmasi tentang pilih kasih terhadap Budiman Sudjatmiko dan Gibran ini.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Berita Terbaru