Lapor Jenderal, Tambang Siluman Merajalela di Gowa, Jangan Diam

Rabu, 15 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Zonafaktualnews.com – Warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan meminta pihak aparat kepolisian agar tidak diam diri terkait aktivitas tambang siluman yang semakin merajalela

Pasalnya, aktivitas tambang galian c tersebut terkesan disengaja, sehingga warga menduga kemungkinan besar dijadikan sebagai “ATM” berjalan agar praktik ilegal itu terus beroperasi

Tak ayal, jika keberanian para penambang terlihat semakin optimis beroperasi, menggali pundi pundi alam demi kepentingan pribadi tanpa memikirkan dampak kerusakan alam

Berangkat dari keresahan warga itu, tim media ini turun dan melakukan penelusuran aktivitas tambang siluman, Rabu (15/2/2023)

Aktivitas tambang siiluman tersebut berada di Dusun Sulitangga 2, Desa Pa’bentengan, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan

Beberapa Dump Truck tengah menunggu antrean mengambil muatan. Terlihat juga beberapa alat berat tengah memasukkan tanah ke dalam Dump Truk itu

Menurut salah satu warga inisial SJ, mengatakan bahwa beberapa waktu lalu itu ditertibkan polisi dan di police line (garis polisi) tetapi tetap saja beroperasi.

BACA JUGA :  Diduga Ada Pembiaran, Truk Overkapasitas di Takalar Lepas dari Pengawasan

“Beberapa waktu lalu itu di police line polisi, tetapi tetap saja beroperasi, ada apa? Aparat penegak hukum (APH)” ucapnya

SJ berharap penambangan Ilegal dihentikan dan segera ditutup, Menurutnya, jika aktivitas penambangan itu terus berlanjut, maka bisa mendatangkan malapetaka.

“Kami minta Kapolda Sulsel tambang siluman itu ditutup jangan dilanjutkan” ujarnya

Ia meminta pemerintah dan penegak hukum segera menindak para penambang ilegal itu.

BACA JUGA :  Joget Rebutan Kursi hingga Makan Biskuit, HUT RI di Tombolo Bikin Ngakak

“Dia pun khawatir, jika aktivitas ilegal itu tak dihentikan maka bisa menyebabkan longsor dan banjir, apalagi musim hujan” jelasnya.

Terpisah, Kapolres dan Kasatreskrim Polres Gowa saat dikonfirmasi melalui WhatsApp oleh media ini, tidak memberikan jawaban. Chat WA hanya dibaca dengan ditandai contren berwarna biru

 

Darwis | Editor : Isal

Berita Terkait

Mira Hayati Dikabarkan Akan Pindah Lapas, Indikasi Perubahan Data Disorot
Kades Akui Tambang Tanpa Izin Jalan Lagi, Polres Torut Bak Tersandera, UU Tak Ditegakkan
Pelayanan PDAM Makassar Buruk, Aduan Krisis Air Warga di Toddopuli Tak Digubris
Pegadaian UPC Bitoa Makassar Lalai, Emas Nasabah 40 Gram Ditebus Orang Lain
Pasien Cuci Darah Disuntik ‘Obat Kedaluwarsa’, Apotek Mattoangin di Makassar Disomasi
Top Up E-Money di Tol Makassar Dikeluhkan, Sikap Petugas Dinilai Kasar
Mutu Tak Sesuai Spesifikasi, Dugaan Borok Proyek Irigasi di Takalar Terendus
P3TGAI Takalar Diduga Tak Bersih, Pola Setoran Mirip Kasus Luwu Utara?

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 17:08 WITA

Mira Hayati Dikabarkan Akan Pindah Lapas, Indikasi Perubahan Data Disorot

Selasa, 7 April 2026 - 19:44 WITA

Kades Akui Tambang Tanpa Izin Jalan Lagi, Polres Torut Bak Tersandera, UU Tak Ditegakkan

Senin, 6 April 2026 - 11:24 WITA

Pelayanan PDAM Makassar Buruk, Aduan Krisis Air Warga di Toddopuli Tak Digubris

Selasa, 24 Maret 2026 - 00:18 WITA

Pegadaian UPC Bitoa Makassar Lalai, Emas Nasabah 40 Gram Ditebus Orang Lain

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:05 WITA

Pasien Cuci Darah Disuntik ‘Obat Kedaluwarsa’, Apotek Mattoangin di Makassar Disomasi

Berita Terbaru