Duh kasihan, Balita Dianiaya Ibu Tiri hingga Tulang Retak

Rabu, 10 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Ibu Tiri Aniaya Balita

Ilustrasi Ibu Tiri Aniaya Balita

Zonafaktualnews.com – Sungguh malang nasib balita dua tahun ini, setelah ditinggal mati ibu kandungnya kini balita tersebut menjadi sasaran pelampiasan tindak kekerasan yang dilakukan oleh ibu tirinya HN (27).

Karenanya balita malang tersebut harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Siti Madyang, Kota Palopo.

Kejadian terungkap saat paman korban, Akbar (37) dan pihak keluarga mengetahui bahwa korban AZ berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Jumat (28/4/2023) pagi.

“Kejadian itu kami baru tahu kalau keponakan kami masuk ke IGD, jadi kami menuju ke sana untuk menjenguknya dan kami ketemu dokter yang merawatnya,” ungkap paman korban (6/5/2023)

Akbar menambah, tubuh balita AZ mengalami luka-lula dan memar disebagian tubuhkan diduga karena pukulan serta cakaran ibu tirinya tersebut.

BACA JUGA :  Penanganan Kasus Penganiayaan di Polsek Moncongloe Tak Becus

“Hidungnya luka bernanah, lengan tangan kirinya retak tulang, badannya memar-memar biru dan sempat hilang kesadarannya waktu baru masuk rumah sakit, kondisinya saat ini masih demam dan muntah-muntah,” terang Akbar.

Akbar mengatakan kejadian penganiayaan yang dilakukan oleh HN itu terjadi pada Kamis (27/4/2023). Dan itu adalah yang kedua kalinya.

“Sudah pernah terjadi sebelumnya, tapi kami dari pihak keluarga berdamai. Kami buat surat perjanjian bahwa jika pelaku tidak mengulangi lagi perbuatannya”, tutur Akbar.

BACA JUGA :  Cegah Pencurian Motor Matic, Maling Ini Berikan Tips

Setelah dua bulan berikutnya pelaku kembali melakukan penganiayaan terhadap korban.

“Ibu AZ bernama Sariana telah meninggal beberapa tahun lalu, dan ayahnya (AR) menikah dengan Pelaku (HN),” tutup Akbar.

 

Editor Atika

Berita Terkait

Bandar Lintas Daerah Diciduk, 421 Gram Sabu Gagal Merusak Maros dan Bone
Pesta Gay di Helen’s Night Mart Disikat Habis, Tiga Pemilik Diskotek Jadi Tersangka
Jejak Pelarian Pembunuh dan Pemerkosa Tante di Jeneponto Berakhir di Sigi
Diduga Aniaya Bocah, Abit di Gowa Dipolisikan Usai Tabrak Kaki Korban Pakai Motor
Malam Minggu Apes, 13 Remaja “Painung Ballo” di Manggala Dikarungi Polisi
Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti
3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas
Kenalan Lewat Medsos, Gadis ABG di Polman Diperkosa dan Dijual ke Pria Lain

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:19 WITA

Bandar Lintas Daerah Diciduk, 421 Gram Sabu Gagal Merusak Maros dan Bone

Senin, 8 Juni 2026 - 09:31 WITA

Jejak Pelarian Pembunuh dan Pemerkosa Tante di Jeneponto Berakhir di Sigi

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:00 WITA

Diduga Aniaya Bocah, Abit di Gowa Dipolisikan Usai Tabrak Kaki Korban Pakai Motor

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:07 WITA

Malam Minggu Apes, 13 Remaja “Painung Ballo” di Manggala Dikarungi Polisi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:27 WITA

Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti

Berita Terbaru