Dokumen Intelijen Rahasia AS Bocor, Korsel Sebut Tidak Benar

Selasa, 11 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeo dan istri

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeo dan istri

Zonafaktualnews.com – Dokumen-dokumen intelijen rahasia Amerika Serikat yang bocor disebutkan oleh Korea Selatan tidaklah benar

Sejumlah dokumen yang diunggah di medsos itu memberi gambaran pada sebagian dari perang di Ukraina selama sebulan.

Dan hal itu memicu pertikaian diplomatik antara Amerika Serikat dan beberapa sekutu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melangsir Reuters pada Selasa (11/4/2023), terdapat dokumen yang memberi informasi terkait diskusi dari para pejabat Korea Selatan mengenai tekanan AS pada Seoul untuk membantu memasok senjata ke Ukraina.

BACA JUGA :  AA NN Glow Ilegal Menjamur di Media Sosial

Adapun penjelasan yang menunjukkan bahwa AS bisa saja memata-matai Korea Selatan, salah satu sekutu terpentingnya, dan mengundang kecaman dari Negeri Gingseng itu.

Dalam sebuah pernyataan, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengatakan bahwa kecurigaan bahwa kantornya di Seoul dipantau adalah “benar-benar salah”

Dan setiap upaya untuk menggoyahkan persekutuannya dengan AS merupakan tindakan “mengorbankan kepentingan nasional”.

Yoon mengatakan Menteri Pertahanan A.S. Lloyd Austin mengadakan pembicaraan telepon dengan Menhan Korsel.

BACA JUGA :  Terkuak, Transfer Rp 200 Juta ke Rekening Penembak Kantor MUI

Keduanya mengatakan bahwa banyak dokumen tentang Korea Selatan yang dipalsukan.

Kepala Pentagon menjelaskan tentang laporan media baru-baru ini tentang kebocoran tersebut dan berjanji untuk berkomunikasi secara dekat dengan Korea Selatan mengenai masalah tersebut.

Ungkapan tersebut dikeluarkan beberapa minggu sebelum Yoon bertemu dengan presiden AS Joe Biden yang akan dilakukan di Washington pada 26 April 2023.

Menurut Kim Tae-hyo selaku Deputi Penasihat Keamanan Nasional Korea Selatan, kontroversi yang terjadi tidak akan berpengaruh pada aliansi Korsel dengan AS, menjelang kunjungan yang akan dilakukan.

BACA JUGA :  Pejabat Bohay Pamer di Medsos, Bayar Hotel 2 Malam Rp 27 Juta

“AS adalah negara dengan kemampuan intelijen terbaik dunia dan sejak pelantikan (Yoon) kami telah berbagi intelijen di hampir setiap sektor,” kata Kim kepada wartawan.

Korsel mengatakan undang-undangnya tidak mengizinkan negara untuk memasok senjata ke negara yang sedang terlibat konflik dan artinya, mereka tidak dapat mengirim senjata ke Ukraina.

Editor : Tika

Berita Terkait

AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia
Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth
Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan
Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan
Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump
AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan
3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon
Menyeramkan! Langit di Australia Barat Tiba-tiba Memerah Seperti Darah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:49 WITA

AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia

Kamis, 23 April 2026 - 16:48 WITA

Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WITA

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan

Sabtu, 11 April 2026 - 01:43 WITA

Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan

Jumat, 10 April 2026 - 11:01 WITA

Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump

Berita Terbaru