Dokumen Intelijen Rahasia AS Bocor, Korsel Sebut Tidak Benar

Selasa, 11 April 2023 - 21:29 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Dokumen Intelijen Rahasia AS Bocor, Korsel Sebut Tidak Benar

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeo dan istri

Zonafaktualnews.com – Dokumen-dokumen intelijen rahasia Amerika Serikat yang bocor disebutkan oleh Korea Selatan tidaklah benar

Sejumlah dokumen yang diunggah di medsos itu memberi gambaran pada sebagian dari perang di Ukraina selama sebulan.

Dan hal itu memicu pertikaian diplomatik antara Amerika Serikat dan beberapa sekutu.

Melangsir Reuters pada Selasa (11/4/2023), terdapat dokumen yang memberi informasi terkait diskusi dari para pejabat Korea Selatan mengenai tekanan AS pada Seoul untuk membantu memasok senjata ke Ukraina.

BACA JUGA :  KPK Seret Mentan SYL 'Tersangka' Korupsi dan Pencucian Uang

Adapun penjelasan yang menunjukkan bahwa AS bisa saja memata-matai Korea Selatan, salah satu sekutu terpentingnya, dan mengundang kecaman dari Negeri Gingseng itu.

Dalam sebuah pernyataan, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengatakan bahwa kecurigaan bahwa kantornya di Seoul dipantau adalah “benar-benar salah”

Dan setiap upaya untuk menggoyahkan persekutuannya dengan AS merupakan tindakan “mengorbankan kepentingan nasional”.

Yoon mengatakan Menteri Pertahanan A.S. Lloyd Austin mengadakan pembicaraan telepon dengan Menhan Korsel.

Keduanya mengatakan bahwa banyak dokumen tentang Korea Selatan yang dipalsukan.

BACA JUGA :  FIFA Beri "Kartu Kuning" untuk Indonesia

Kepala Pentagon menjelaskan tentang laporan media baru-baru ini tentang kebocoran tersebut dan berjanji untuk berkomunikasi secara dekat dengan Korea Selatan mengenai masalah tersebut.

Ungkapan tersebut dikeluarkan beberapa minggu sebelum Yoon bertemu dengan presiden AS Joe Biden yang akan dilakukan di Washington pada 26 April 2023.

Menurut Kim Tae-hyo selaku Deputi Penasihat Keamanan Nasional Korea Selatan, kontroversi yang terjadi tidak akan berpengaruh pada aliansi Korsel dengan AS, menjelang kunjungan yang akan dilakukan.

BACA JUGA :  Diduga Depresi, Ibu Muda Tega Cekik Bayinya hingga Tewas

“AS adalah negara dengan kemampuan intelijen terbaik dunia dan sejak pelantikan (Yoon) kami telah berbagi intelijen di hampir setiap sektor,” kata Kim kepada wartawan.

Korsel mengatakan undang-undangnya tidak mengizinkan negara untuk memasok senjata ke negara yang sedang terlibat konflik dan artinya, mereka tidak dapat mengirim senjata ke Ukraina.

Editor : Tika

Berita Terkait

Istana Presiden Yaman Diberondong Rudal Houthi, 5 Tewas dan 16 Luka-luka
Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas
Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi
Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik