Bentrok Sengketa Lahan di Panakkukang Makassar, Tiga Kubu Saling Serang

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Tangkapan layar video amatir menunjukkan dua dari tiga kelompok yang berseteru terlibat aksi saling serang di lokasi sengketa lahan di kawasan Racing Center, Makassar.

Tangkapan layar video amatir menunjukkan dua dari tiga kelompok yang berseteru terlibat aksi saling serang di lokasi sengketa lahan di kawasan Racing Center, Makassar.

Ringkasan

Bentrok antarkelompok terjadi dua malam berturut-turut di Jalan Prof Abdurahman Basalamah, Makassar, terkait sengketa lahan yang diklaim tiga pihak. Polisi sudah mengimbau semua pihak meninggalkan lokasi sambil menunggu kepastian hukum, tetapi imbauan itu tidak diindahkan.

Dalam video yang beredar, kedua kelompok saling serang menggunakan batu dan panah busur. Polisi beberapa kali mendatangi lokasi untuk membubarkan massa, namun kerumunan kembali setelah petugas pergi.

Zonafaktualnews.com – Bentrok antarkelompok pecah di Jalan Prof Abdurahman Basalamah atau eks Jalan Racing Center, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Insiden saling serang ini terjadi dua malam berturut-turut di depan lokasi sengketa, tepatnya di samping Kantor PDAM Racing Center, pada Jumat dan Sabtu (24-25/7/2026) dini hari.

BACA JUGA :  Bola Liar Kasus Pencabulan di TPA Borong, Pelaku Juga Diduga Korban Ustaz Senior

Peristiwa bermula saat kelompok yang berjaga di lahan tersebut diserang oleh kelompok lain yang berupaya menguasai lahan.

“Sudah dua malam bentrok, terkait lahan yang diklaim tiga pihak. Sudah dilakukan sprin pengamanan di lokasi sengketa,” ujar Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Uji Mughni kepada wartawan.

Uji menjelaskan, personel Polsek dan Polrestabes Makassar sebenarnya telah mengimbau seluruh pihak yang berselisih untuk meninggalkan lokasi sejak bentrokan pertama.

BACA JUGA :  Disdik Makassar Matangkan Persiapan PPDB 2023

Pihaknya meminta ketiga belah pihak menarik diri sambil menunggu kepastian hukum atas status lahan tersebut.

“Jadi pada saat kejadian pertama, sudah disampaikan oleh personel Polsek Panakkukang dan Unit Tahbang yang tangani perkara tersebut, agar ketiga belah pihak agar saling menarik diri dari lokasi sambil menunggu kepastian hukum lokasi tersebut,” kata Uji.

Kendati demikian, Uji mengakui imbauan tersebut tidak diindahkan.

Personel Polsek Panakkukang mendatangi lokasi setiap malam untuk membubarkan massa, namun mereka selalu kembali setelah polisi pergi.

“Mereka tidak mengindahkan, padahal setiap malam personel Polsek yang dipimpin Kapolsek langsung sudah mendatangi pihak yang melakukan pengumpulan massa di lokasi untuk membubarkan diri. Tetap sama saja, berkurang massa yang berkumpul pada saat diimbau tapi sebentar kembali lagi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Masjid Ashabul Jannah Gelar Salat Idul Adha Perdana di DPK Sulsel

Berdasarkan video yang beredar, kedua kelompok tersebut saling serang menggunakan batu hingga panah busur.

Adapun serangan pada hari kedua diduga merupakan aksi balas dendam setelah malam sebelumnya terjadi penyerangan serupa.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi
Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal
Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda
Sidang Pembunuhan Kodingareng Kuliti Aksi Terdakwa, Saksi Rekam Eksekusi
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Jalur Tikus Antarprovinsi Jadi Surga Mafia BBM-LPG, Celah Ilegal Diminta Disekat

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 00:08 WITA

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi

Rabu, 9 September 2026 - 16:37 WITA

Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Rabu, 9 September 2026 - 00:37 WITA

LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal

Selasa, 8 September 2026 - 13:34 WITA

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:34 WITA