Dubes Rusia Buka Suara Soal Bule Sontoloyo

Jumat, 17 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase, bule Rusia yang ugal ugalan tanpa pakai baju, tanpa helm dan surat surat

Foto Kolase, bule Rusia yang ugal ugalan tanpa pakai baju, tanpa helm dan surat surat

Zonafaktualnews.com – Duta Besar Rusia Lyudmila Vorobieva buka suara soal turis dari negaranya yang menimbulkan kegaduhan dan terlibat dalam sejumlah kasus di Bali.

Otoritas Bali telah mengusulkan agar kebijakan Visa on Arrival (VoA) bagi turis Rusia dicabut saja.

Lyudmila mengatakan pihaknya senantiasa mendorong wisatawan Rusia yang plesiran ke Indonesia agar mematuhi peraturan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia pun meyakinkan mayoritas turis asal Rusia taat hukum. Namun ada beberapa orang Rusia yang tidak terlalu taat akan hukum

BACA JUGA :  103 WNA Diduga Pelaku Kejahatan Siber Ditangkap di Bali

“Menurut saya itu bukan sesuatu yang kita harus fokuskan,” kata Lyudmila dalam forum investasi dan pariwisata Indonesia dan Rusia di Jakarta, Jumat (17/3/2023)

Diketahui, sederet kasus melibatkan WNA, termasuk warga negara Rusia terjadi beberapa waktu ini, seperti pelanggaran lalu lintas hingga pemalsuan identitas.

Pekan lalu, Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap tiga warga Rusia yang menyalahi izin tinggalnya dengan bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK).

BACA JUGA :  Bali Diterjang Banjir Setinggi 2-3 Meter, Bangunan Ambruk dan Dua Warga Tewas

WNA berinisial VS, IL dan TE ditangkap Imigrasi saat operasi pengawasan keimigrasian di wilayah Bali.

Pihak Imigrasi saat itu mendapat informasi dari masyarakat ada vila di Seminyak yang diduga terjadi aktivitas mencurigakan.

“Petugas lantas bergegas menyambangi tempat tersebut dan berhasil menggerebek tiga pasang WNI dan WNA,” kata Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim

Gubernur Bali Wayan Koster mengusulkan pencabutan layanan visa yang diterbitkan saat kedatangan bagi warga negara Rusia, juga Ukraina.

BACA JUGA :  Polisi Tilang 23 Pemotor Turis Asing Tanpa Helm dan Surat

Koster mengatakan keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan mengenai maraknya laporan warga dua negara tersebut yang kerap melakukan pelanggaran hukum di Bali.

Alasan lainnya, menurut Koster, kondisi negara yang sedang berkonflik membuat warga dari dua negara ingin mencari kenyamanan di Bali. Jumlah WNA asal Rusia melalui VoA belum bisa segera dipastikan.

Kendati demikian, Lyudmila berharap agar Pemerintah RI tidak mencabut VoA untuk warga Rusia.

Editor : Isal

Berita Terkait

Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth
Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan
Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan
Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump
AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan
3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon
Menyeramkan! Langit di Australia Barat Tiba-tiba Memerah Seperti Darah
Donald Trump Murka, Sebut NATO “Macan Kertas” di Tengah Perang Iran

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WITA

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan

Sabtu, 11 April 2026 - 01:43 WITA

Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan

Jumat, 10 April 2026 - 11:01 WITA

Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump

Kamis, 9 April 2026 - 10:47 WITA

AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan

Rabu, 1 April 2026 - 17:06 WITA

3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon

Berita Terbaru