Dubes Rusia Buka Suara Soal Bule Sontoloyo

Jumat, 17 Maret 2023 - 08:38 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Dubes Rusia Buka Suara Soal Bule Sontoloyo

Foto Kolase, bule Rusia yang ugal ugalan tanpa pakai baju, tanpa helm dan surat surat

Zonafaktualnews.com – Duta Besar Rusia Lyudmila Vorobieva buka suara soal turis dari negaranya yang menimbulkan kegaduhan dan terlibat dalam sejumlah kasus di Bali.

Otoritas Bali telah mengusulkan agar kebijakan Visa on Arrival (VoA) bagi turis Rusia dicabut saja.

Lyudmila mengatakan pihaknya senantiasa mendorong wisatawan Rusia yang plesiran ke Indonesia agar mematuhi peraturan yang berlaku.

Dia pun meyakinkan mayoritas turis asal Rusia taat hukum. Namun ada beberapa orang Rusia yang tidak terlalu taat akan hukum

BACA JUGA :  Oalah, Baru Jadi Calon Sudah Blokir Wartawan, Cawabup Bone Gerah Soal Tilang

“Menurut saya itu bukan sesuatu yang kita harus fokuskan,” kata Lyudmila dalam forum investasi dan pariwisata Indonesia dan Rusia di Jakarta, Jumat (17/3/2023)

Diketahui, sederet kasus melibatkan WNA, termasuk warga negara Rusia terjadi beberapa waktu ini, seperti pelanggaran lalu lintas hingga pemalsuan identitas.

Pekan lalu, Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap tiga warga Rusia yang menyalahi izin tinggalnya dengan bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK).

WNA berinisial VS, IL dan TE ditangkap Imigrasi saat operasi pengawasan keimigrasian di wilayah Bali.

BACA JUGA :  Dua Pengepul Pakaian Bekas Impor Ilegal Digulung Polisi

Pihak Imigrasi saat itu mendapat informasi dari masyarakat ada vila di Seminyak yang diduga terjadi aktivitas mencurigakan.

“Petugas lantas bergegas menyambangi tempat tersebut dan berhasil menggerebek tiga pasang WNI dan WNA,” kata Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim

Gubernur Bali Wayan Koster mengusulkan pencabutan layanan visa yang diterbitkan saat kedatangan bagi warga negara Rusia, juga Ukraina.

Koster mengatakan keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan mengenai maraknya laporan warga dua negara tersebut yang kerap melakukan pelanggaran hukum di Bali.

BACA JUGA :  Minta Tebusan Rp100 Juta, Eks Karyawan Culik Anak Bos Kosmetik di Bali

Alasan lainnya, menurut Koster, kondisi negara yang sedang berkonflik membuat warga dari dua negara ingin mencari kenyamanan di Bali. Jumlah WNA asal Rusia melalui VoA belum bisa segera dipastikan.

Kendati demikian, Lyudmila berharap agar Pemerintah RI tidak mencabut VoA untuk warga Rusia.

Editor : Isal

Berita Terkait

Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi
Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba
Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi

Kamis, 24 September 2026 - 12:31 WITA

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:53 WITA

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:44 WITA

Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik

Berita Terbaru