Dituduh Kolaborator Yahudi, Nasaruddin Umar Diminta Mundur

Selasa, 23 Juli 2024 - 04:39 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Dituduh Kolaborator Yahudi, Nasaruddin Umar Diminta Mundur

Nasaruddin Umar dan Dubes AS Sung Y Kim (Foto: Kedubes AS di Jakarta)

Zonafaktualnews.com – Sosiolog Musni Umar yang juga alumnus PTIQ, secara tegas mendesak Nasaruddin Umar, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Rektor Universitas PTIQ Jakarta.

Musni, yang juga mantan Rektor Universitas Ibnu Khaldun, membeberkan sejumlah alasan yang mendasari desakan tersebut, termasuk dugaan keterlibatan Nasaruddin Umar dengan organisasi Zionis Yahudi internasional.

Dugaan Keterlibatan dengan Zionis Yahudi

Musni Umar mengungkapkan bahwa Nasaruddin Umar diduga telah menjadi bagian dari Zionis Yahudi internasional atau setidaknya dimanfaatkan untuk mendukung, membela, dan melindungi negara Yahudi yang saat ini melakukan genosida terhadap rakyat Palestina.

“Prof. Nasaruddin telah menjadi bagian dari Zionis Yahudi internasional,” ungkap Musni dalam keterangannya. Selasa (23/7/2024).

Undangan dari American Jewish Committee

BACA JUGA :  Mahendra Siregar Mundur dari Ketua Dewan OJK, Tiga Pejabat Lain Mengikuti

Selama enam minggu pada Desember 2023, Nasaruddin, yang juga Imam Masjid Istiqlal, diundang oleh American Jewish Committee (AJC) ke Amerika Serikat. The New York Times memberitakan bahwa AJC adalah “puncak organisasi-organisasi Yahudi di Amerika Serikat”.

Kampanye Program Istiqlal yang Tidak Tepat

Menurut Imam Shamsi Ali, Nasaruddin Umar mengampanyekan program-program dari RI, termasuk beasiswa S2 dan S3 untuk program Istiqlal.

Namun, Musni Umar menilai bahwa kampanye tersebut tidak tepat karena Masjid Istiqlal tidak menyelenggarakan program S1, S2, atau S3.

“Dipastikan pelaksana program yang dikampanyekan di kalangan AJC adalah Universitas PTIQ,” kata Musni.

Tidak Membatalkan Kunjungan yang Didukung AJC

Musni Umar menyatakan bahwa Prof. Nasaruddin Umar seharusnya membatalkan kunjungannya ke Amerika Serikat yang didukung oleh AJC, mengingat AJC adalah pencetus, pelindung, dan penjaga negara Yahudi.

BACA JUGA :  Tujuh Tahun Pimpin Bank Indonesia, Perry Warjiyo Pilih Mundur Lebih Awal

“Sejak 7 Oktober 2023, negara Yahudi yang didirikan di tanah Palestina telah melakukan genosida terhadap rakyat Gaza di Palestina,” tegas Musni.

Tidak Pernah Membuat Pernyataan Mendukung Gaza

Selama Zionis Israel membumihanguskan Gaza sejak 7 Oktober 2023, Nasaruddin Umar tidak pernah membuat pernyataan apa pun mendukung rakyat Gaza.

“Sebagai Rektor Universitas PTIQ, Al-Qur’an mengajarkan bahwa setiap kebatilan apalagi genosida terhadap kaum Muslim di Palestina wajib diperangi minimal dengan ucapan.

Dia hanya diam, sehingga bisa dimaknai dan patut diduga dia sudah menjadi ‘kolaborator’ Yahudi,” tuding Musni.

Menyalahi Misi PTIQ

Musni Umar menegaskan bahwa Prof. Nasaruddin Umar telah menyalahi misi PTIQ, yaitu mencetak sarjana yang hafiz, memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, serta mendakwahkan dan memperjuangkan pengamalannya dalam masyarakat, bangsa, dan negara dengan hikmat dan pelajaran yang baik.

BACA JUGA :  Airlangga Hartarto Tepis Rumor Pengunduran Diri Sri Mulyani

“Bukan berkolaborasi dengan musuh Islam,” tegas Musni.

Musni Umar menegaskan bahwa jika Prof. Nasaruddin Umar tetap bertahan dalam jabatannya, ia dan sejumlah tokoh masyarakat akan terus menggalang dukungan untuk mendesaknya mundur demi menjaga integritas dan misi PTIQ.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Lapas Rasa Villa Diratakan Ditjen PAS, DPR Minta Jangan Hilangkan Jejak
Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG
Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri
Bupati Gowa Tersangka, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Izin Terungkap
Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon
Praktisi Hukum Desak Evaluasi Total K3 Usai Lima Jurnalis Gugur di Krakatau
dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:14 WITA

Lapas Rasa Villa Diratakan Ditjen PAS, DPR Minta Jangan Hilangkan Jejak

Rabu, 30 September 2026 - 01:30 WITA

Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG

Sabtu, 26 September 2026 - 03:06 WITA

Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri

Jumat, 25 September 2026 - 19:00 WITA

Bupati Gowa Tersangka, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Izin Terungkap

Selasa, 22 September 2026 - 14:39 WITA

Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon

Berita Terbaru