Budi Arie Setiadi Didesak Turun, Anak Buah yang Mundur

Kamis, 4 Juli 2024 - 07:28 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Menkominfo Budi Arie Setiadi dan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan (Foto Kolase)

Menkominfo Budi Arie Setiadi dan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan (Foto Kolase)

Zonafaktualnews.com – Desakan untuk Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, mundur semakin menguat setelah serangan ransomware menghantam Pusat Data Nasional (PDN).

Lebih dari ribuan orang telah menandatangani petisi yang menuntutnya untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Pada Kamis (4/7/2024), Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, mengumumkan pengunduran dirinya.

Semuel menjelaskan bahwa keputusannya ini terkait dengan serangan ransomware yang menghantam PDN, di mana ia merasa perlu mengambil tanggung jawab moral.

BACA JUGA :  Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo

“Saya mengajukan pengunduran diri sebagai tanggung jawab moral atas kejadian ini. Keputusan ini saya ambil dengan sungguh-sungguh karena saya merasa harusnya masalah ini saya tangani dengan lebih baik,” ujar Semuel dalam konferensi pers.

Publik pun menanggapi dengan kekecewaan, menyatakan bahwa desakan untuk Budi Arie Setiadi mundur sebagai Menteri Kominfo masih terus berlanjut, terutama mengingat beratnya dampak dari serangan ransomware tersebut terhadap keamanan data nasional.

Desakan ini muncul lewat petisi yang dibuat oleh organisasi Safenet dengan judul “PDNS Kena Ransomware, Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi Harus Mundur!”

BACA JUGA :  Terendus Sidang Korupsi BTS, Mempora Dito Disebut Terima Rp 27 M

Petisi tersebut dibuat pada 26 Juni 2024, enam hari setelah PDN menerima serangan ransomware, dan hingga Kamis siang (4/7/2024) telah ditandatangani oleh lebih dari 23.000 orang.

Selain desakan mundur, publik juga meminta Budi Arie untuk meminta maaf secara terbuka terkait insiden tersebut.

“Sebagai lembaga negara yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan data dan informasi, termasuk keamanannya, sudah seharusnya Kominfo juga bertanggung jawab terhadap serangan ransomware pada PDN saat ini.

Untuk itu, Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi harus mundur sebagai pertanggungjawaban dan meminta maaf secara terbuka terhadap situasi ini,” demikian isi petisi tersebut.

 

BACA JUGA :  Pegawai Kominfo Diduga Bekingi Situs Judi Online

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM
Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 01:58 WITA

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang

Selasa, 8 September 2026 - 00:35 WITA

Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Senin, 7 September 2026 - 12:00 WITA

Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 08:19 WITA

Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri

Berita Terbaru