Demokrat Tegaskan Soal Siapa Cawapres Ada di Tangan Anies

Senin, 27 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K Harman

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K Harman

Zonafaktualnews.com – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K Harman serahkan keputusan calon wakil presiden (cawapres) kepada Anies Rasyid Baswedan.

Benny menegaskan bahwa partainya juga memersilakan jika adanya usulan sosok dari luar Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

“Silakan saja (jika ada usulan dari luar koalisi), kan Mas Anies sudah punya timnya. Pasti akan ada kejutan,” kata Benny di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (27/3/2023)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan cawapres yang berada di tangan Anies merupakan salah satu kesepakatan yang tertuang dalam piagam deklarasi Koalisi Perubahan. Tepatnya pada poin ketiga kesepakatan antara Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera.

BACA JUGA :  Prabowo dan Ganjar Adu Baliho Rebutan dengan Jokowi

Adapun pada poin keempat, Anies diberikan keleluasaan untuk berkomunikasi dengan partai politik lainnya dalam rangka memperluas basis dukungan.

Poin selanjutnya, ketiga partai akan membentuk sekretariat yang merupakan kelanjutan dari tim persiapan atau tim kecil dari Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan PKS. Terakhir, pada waktunya mengumumkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

“Kami konsisten dengan kesepakatan tim Kecil dan konsensus tiga parpol. Ketiga parpol mengusung agenda perubahan dan ajukan nama Anies sebagai capres dan cawapres, ketiga partai sepakat serahkan nama kepada Anies Baswedan,” ujar Benny.

BACA JUGA :  Elektabilitas Anies Merosot, Demokrat Sebut Skenario Penguasa

Perwakilan dari Anies Rasyid Baswedan, Sudirman Said mengatakan bahwa Koalisi Perubahan untuk Persatuan pertimbangkan banyak hal dalam pemilihan cawapres

Meskipun keputusan akhirnya nanti berada di tangan Anies sebagai bakal calon presiden

Setidaknya, tim kecil dari Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah mengerucutkan lima kriteria untuk pendamping Anies.

Pertama adalah sosok yang secara elektabilitas cukup tinggi dan memiliki kerentanan politik rendah.

BACA JUGA :  Kacau, Suami Izin ke Istri Perkosa Gadis ABG Lalu Ajak Threesome

“Dua, figur itu diharapkan bisa membantu dalam menjalankan pemerintahan yang efektif. Tiga, figur itu bisa menjaga keseimbangan koalisi,” kata Sudirman

Keempat, sosok tersebut harus memiliki visi yang sama dengan Anies. Terakhir adalah mampu bekerja sama sebagai dwi tunggal, baik saat menghadapi pemilihan presiden (Pilpres) 2024 hingga ketika terpilih sebagai pemimpin periode selanjutnya.

“Itu kita timbang semuanya, dan mencari yang terbaik, mendengar masyarakat. InsyaAllah waktunya masih cukup, seluruh tahapan yang digambarkan dalam timeline dibicarakan dengan sangat terbuka,” pungkasnya

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Berita Terbaru