Anggaran Raksasa, Keamanan Lemah, Sahroni Desak Investigasi PDN

Jumat, 28 Juni 2024 - 10:39 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni (Ist)

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni (Ist)

Zonafaktualnews.com – Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyoroti anggaran raksasa Kominfo sebesar Rp 4,9 triliun di APBN, dengan Rp 700 miliar di antaranya dialokasikan untuk pemeliharaan PDN. Ironisnya, saat ini PDN justru dibobol dan belum pulih.

Sahroni mendesak lembaga penegak hukum untuk menyelidiki dugaan penyelewengan dana di PDN, mengingat kualitas kinerja PDN tidak sebanding dengan besar anggarannya.

“Dengan dana sebesar itu, bagaimana mungkin proteksi sibernya mudah dibobol dan tidak bisa dipulihkan? Kan tidak masuk akal, apa saja yang mereka lakukan selama ini dengan dana sebesar itu?” kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (28/6/2024).

BACA JUGA :  Hasto Tersangka KPK, Rocky Gerung Sebut Ambisi Jokowi Ingin Ambil Alih PDIP

“Patut diduga, ada indikasi penyelewengan dana di sana, ada oknum-oknum tidak kompeten di PDN. Jadi saya kira, tidak ada salahnya bagi lembaga penegak hukum seperti Polri, KPK, dan Kejagung untuk mulai menyelidiki dugaan tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sahroni menekankan pentingnya pejabat di lembaga terkait untuk bertanggung jawab terhadap kinerja dan keamanan lembaganya.

BACA JUGA :  Sembilan Anggota DPRD Diperiksa KPK

“Apalagi ini juga terkait data banyak kementerian/lembaga. Kegiatan kenegaraan kita bisa lumpuh dan terancam jika hal-hal seperti ini disepelekan dan terulang lagi. Masa negara kita dibuat tidak berdaya seperti ini, data sentral dibobol dengan mudah. Sangat fatal dan memalukan,” tegas Sahroni.

Bendahara Umum NasDem itu menegaskan bahwa harus ada pihak yang bertanggung jawab atas insiden peretasan PDN yang tak kunjung pulih.

BACA JUGA :  PERMAHI Kawal Kasus ART Bengkulu, Nilai Cacat Bukti dan Dorong RDPU DPR

“Harus ada yang bertanggung jawab atas insiden ini. Jangan cuma ngeles dengan seribu alasan tanpa adanya perbaikan,” pungkasnya

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM
Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik
Guru PPPK Jadi PNS, Kebijakan Juga Berlaku Pengajar TK dan Madrasah Negeri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 00:35 WITA

Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Senin, 7 September 2026 - 12:00 WITA

Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 08:19 WITA

Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:34 WITA