Ucapan Netralitas Jokowi Tak Bisa Dipercaya, Netizen : Pendusta

Kamis, 25 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi

Presiden Jokowi

Zonafaktualnews.com – Ucapan Presiden Jokowi dinilai plin-plan dan penuh dusta oleh netizen di media sosial.

Tak heran, bila Penulis dan Novelis, Okky Madasari membongkar mitos Presiden Jokowi.

Okky Madasari mengatakan ada upaya untuk membangun narasi dan citra positif pemerintahan Jokowi, tetapi belakangan hal tersebut justru terbantahkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Citra tersebut kata dia dibangun untuk melanggengkan kekuasaan Jokowi yang kini akan diteruskan oleh putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka.

Adapun lima mitos tersebut, satu di antaranya yakni Presiden Jokowi disebut netral terbantahkan dan tak sesuai realita

BACA JUGA :  Tumbler Tuku Anita Dewi Trending di Google, Curhat Kehilangan di KRL Dicap Lebay

Mitos mengenai Presiden Jokowi netral jelang Pemilu 2024 nyatanya penuh konflik kepentingan yang jelas terlihat di depan mata.

Misalnya, kata dia, antara mantan Ketua MK Anwar Usman yang punya hubungan kekerabatan dengan Jokowi saat memutuskan gugatan batas usia capres-cawapres.

Putusan itu dianggap kental politis karena memberikan karpet merah bagi keponakan Anwar Usman yakni Gibran.

Dia lantas mempertanyakan partai di parlemen yang selama ini membiarkan praktik hukum yang ugal-ugalan tersebut.

BACA JUGA :  Emak-emak Rusuh Lempar Sandal dan Siram Air Mineral ke Jokowi

“Mitos presiden netral bahwa sekarang tanpa kita jelaskan lebih jauh, tak ada konflik kepentingan antara MK dan presiden bahwa ketua MK adalah iparnya presiden itu saja kan sudah jelas, konflik kepentingan yang seharusnya tidak bisa diterima,” ungkap Okky.

Sementara itu, publik dan netizen di media sosial juga sama mereka mengkritik soal presiden boleh berpihak dan melakukan kampanye dalam Pemilu.

Pernyataan tersebut tidak sejalan dengan netralitas yang digaungkan oleh Jokowi. Bahkan Jokowi dianggap plin-plan dan pendusta.

BACA JUGA :  Gaet 24 Kreator, Hasil Payah! Diskominfo Sulsel Disindir Netizen “Palabusi Doe”

Mereka menilai perubahan ini harus menjadi pengingat bahwa politik dinasti di Indonesia harus menjadi larangan.

“Hapuskan politik dinasti, Jokowi penuh dusta dan plin-plan soal netralitas,” kata salah satu netizen yang dikutip Kamis (25/1/2024) saat mengomentari video keterangan Jokowi di X Twitter

“Sudah pasti dia akan berpihak sebab putranya adalah cawapres, Jokowi harus dimakzulkan sekarang,” kata netizen lainnya.

“Kata-kata Jokowi dari dulu tak bisa dipercaya penuh kebohongan,” ungkap netizen lainnya.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Berita Terbaru