Tumbler Tuku Anita Dewi Trending di Google, Curhat Kehilangan di KRL Dicap Lebay

Jumat, 28 November 2025 - 19:57 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Tumbler Tuku Anita Dewi Trending di Google, Curhat Kehilangan di KRL Dicap Lebay

Anita dan suaminya, Alvin Harris, akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka terkait kehebohan Tumbler Tuku (Foto Kolase).

Zonafaktualnews.com – Kata kunci populer Tumbler Tuku Anita Dewi mendadak menjadi salah satu yang paling banyak dicari di Google dan masih bertahan di daftar tren pencarian hingga Jumat (28/11/2025).

Ramainya perhatian publik ini dipicu oleh curhatan seorang wanita bernama Anita Dewi yang viral di platform Threads, usai mengaku kehilangan tumbler miliknya di dalam kereta commuter line.

Anita menuding petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya barang tersebut.

Kasus ini bermula dari unggahan akun Threads @anitadewl, yang menceritakan bahwa ia kehilangan sebuah tumbler merek Kopi Tuku setelah bepergian menggunakan KRL rute Tanah Abang–Rangkasbitung pada Senin (24/11/2025) malam.

Dalam utas tersebut, Anita mengaku lupa meninggalkan cooler bag di bagasi kereta dan baru menyadarinya ketika tiba di Stasiun Rawa Buntu.

BACA JUGA :  Google Investasi di Malaysia Rp 32 Triliun

Setelah melapor, tas tersebut ditemukan dan diamankan di Stasiun Rangkasbitung. Anita bersama suaminya, Alvin Harris, mengambilnya keesokan harinya pada 25 November 2025.

Ketika membuka tas itu, ia terkejut karena tumbler kesayangannya tidak ada.

“Shock berat pas dibuka kok ada yang hilang! TUMBLER TUKUKU TIDAK ADA!” tulisnya di Threads.

Anita kemudian meminta penjelasan dari petugas yang bertugas saat itu bernama Argi.

Anita dan suaminya bersikeras agar PT KAI memeriksa rekaman CCTV untuk mengetahui siapa yang mengambil barang tersebut.

Argi menjelaskan bahwa proses membuka CCTV harus melewati prosedur berlapis, termasuk laporan resmi ke polisi. Sebagai solusi cepat, Argi menawarkan untuk mengganti tumbler tersebut.

Tawaran Argi ditolak oleh Anita dan tetap meminta penyelidikan tuntas. Ketika situasi semakin memanas, Argi mengirim pesan WhatsApp yang mengaku takut kehilangan pekerjaannya karena tidak sempat memeriksa isi tas saat menerima barang tertinggal, kondisi stasiun saat itu sedang sangat ramai.

BACA JUGA :  Netizen Bongkar Kebohongan Pengungsi Rohingya di Aceh

“Sekarang pekerjaan saya di ujung tanduk (diberhentikan),” tulis Argi melalui pesan WhatsApp yang kemudian tersebar melalui akun Threads @argi_bdsyh.

Unggahan itu memicu reaksi keras dari warganet. Banyak yang menilai Anita berlebihan karena mempermasalahkan kehilangan tumbler hingga membuat seorang petugas terancam dipecat.

“Lebay kau Anita hanya gara-gara tumbler hilang, hebohnya bukan main,” tulis seorang warganet.

“Gara-gara tumbler pegawai PT KAI dipecat, sungguh lebay dirimu Anita,” timpal netizen lainnya.

“Kalau mental belum siap, gak usah pakai tumbler dulu, pakai botol air mineral aja. Jadi kalau ilang ya udah, gak usah jadi tantrum mbak Tumbler hehehe,” timpal netizen lainnya.

Di tengah memanasnya reaksi publik, muncul kabar bahwa kedua pihak, Anita dan petugas Argi sama-sama diberhentikan.

BACA JUGA :  Ribuan Motor Listrik Berlogo BGN Viral, Dadan Tegaskan Tujuan Operasional

Merespons situasi yang semakin meluas, Anita dan suaminya, Alvin Harris, akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

“Saya ingin menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang menimpa saudara Argi Budiansyah pada 25 November 2025 dan kepada seluruh masyarakat yang terimbas dari hasil postingan yang dibuat oleh akun Thread istri saya yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu,” tulis Alvin pada Kamis (27/11/2025).

Kasus kehilangan Tumbler Tuku Anita Dewi seharga puluhan ribu rupiah ini pun berubah menjadi drama besar yang menyeret nama pribadi, perusahaan, hingga memicu gelombang perdebatan di media sosial.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?
Kejati Sulsel Diduga Kangkangi SE JamPIDUM, Suradi Siapkan Aduan ke Jamwas
Tak Jelas Usut Dugaan Korupsi KONI Rp15 M, Kejari Makassar Diseret ke Jamwas
Spill Tipis-tipis Isu Selingkuh Bupati-Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Dipolisikan
KPK Siap Terbitkan Surat Jemput Paksa Nusron Wahid yang Masih Ngumpet
GRH Sulsel Minta Polri Jangan Cuma Tangkap Kurir, Sikat dan Miskinkan Bandar Sabu
KPK Tolak “Bisikan” Luhut ke Prabowo Soal Penghapusan Kerugian Negara
AHY Berpeluang Besar Menggantikan Wapres Gibran Bila Tergeser dari Istana