Terseret Kasus Suap Proyek Smart City, Wali Kota Bandung Ditangkap

Sabtu, 15 April 2023 - 23:15 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Wali Kota Bandung Yana Mulyana terjaring operasi tangkap tangan oleh KPK

Wali Kota Bandung Yana Mulyana terjaring operasi tangkap tangan oleh KPK

Zonafaktualnews.comWali Kota Bandung Yana Mulyana terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat  (14/4/2023) malam

Yana Mulyana ditangkap dan ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek CCTV terkait program Bandung smart city.

Tak hanya Yana Mulyana, KPK juga menahan lima tersangka lainnya dalam kasus ini.

Lima tersangka lainnya di antaranya Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Bandung, Dadang Darmawan; Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkot Bandung, Khairul Rijal

Kemudian Direktur PT Sarana Mitra Adiguna, Benny; CEO PT Citra Jelajah Informatika, Sony Setiadi; dan Manajer PT Sarana Mitra Adiguna, Andreas Guntoro.

BACA JUGA :  Mama Muda di Makassar Labrak Selingkuhan Suami Diusir dari Rumah

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengatakan, keenam tersangka ditahan di tiga rutan berbeda.

Yana Mulyana ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK. Sementara, Dadang Darmawan dan Khairul Rijal ditahan di Rutan Mako Puspomal.

Untuk Benny, Sony Setiadi, dan Andreas Guntoro ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

Mereka ditahan untuk setidaknya 20 hari ke depan sampai dengan 4 Mei 2023.

Dengan demikian, Yana Mulyana dan lima tersangka lainnya bakal berlebaran di sel tahanan masing-masing.

“Terkait kebutuhan penyidikan, para tersangka ditahan tim penyidik masing-masing selama 20 hari pertama terhitung mulai 15 April 2023 sampai dengan 4 Mei 2023,” kata Ghufron saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (16/4/2023).

BACA JUGA :  PDIP, PKS, NasDem, PPP, Demokrat Protes Penundaan Pemilu

Ghufron memaparkan, kasus suap yang menjerat Yana Mulyana bermula dari program Bandung smart city yang sudah berjalan sejak 2018 lalu.

Saat menjabat sebagai Wali Kota Bandung pada 2022, Yana Mulyana memaksimalkan layanan program itu dengan layanan CCTV dan jasa internet (ISP).

“Yang menjadi penyedia layanan CCTV dan jasa internet (ISP) untuk Bandung smart city yaitu PT SMA dengan posisi BN (Benny) selaku Direktur,

Dan Andreas Guntoro selaku manager PT SMA (Sarana Mitra Adiguna) dan juga PT CIFO (Citra Jelajah Informatika) dengan posisi SS (Sony Setiadi) selaku CEO,” tutur Ghufron.

BACA JUGA :  Dituding Biang Kerok FIFA, Ganjar Pranowo Dihajar Jari-jari Netizen

Dalam perkara ini, Yana dan Dadang diduga menerima sejumlah uang dari para pengusaha tersebut melalui perantara Khairul Rijal dan sekretaris pribadi Yana bernama Rizal Hilman.

Dalam OTT, KPK mengamankan uang Rp 924 juta dalam pecahan rupiah, ringgit Malaysia, dollar Amerika Serikat (AS), dollar Singapura, dan baht Thailand.

Editor : Tika

Berita Terkait

Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM
Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik
Guru PPPK Jadi PNS, Kebijakan Juga Berlaku Pengajar TK dan Madrasah Negeri
Tiga Anggota OPM Tewas Ditembak di Papua Tengah, 8 Senjata Api Disita
Rugikan Negara Rp223,6 Miliar, KPK Jebloskan 4 Tersangka Iklan Bank BJB

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:19 WITA

Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:22 WITA

Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:02 WITA

Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik

Berita Terbaru