Teroris KKB Serang TNI-Polri di Intan Jaya 2 Hari Berturut-turut

Selasa, 25 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wajah-wajah Teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua

Wajah-wajah Teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua

Zonafaktualnews.com – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyerang anggota TNI dan Polri di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Kelompok teroris KKB ini melancarkan serangan menggunakan senjata api dua hari berturut-turut di wilayah itu.

“Selama dua hari kemarin KKB melakukan gangguan terhadap aparat TNI dan Polri serta masyarakat di Intan Jaya,” kata Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Herman Taryaman kepada wartawan, Selasa (25/4/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya, kata Herman, KKB menyerang anggota TNI Yonif 305/TKR di Kampung Sambili, Kampung Kusage, Intan Jaya pada Minggu (23/4/2023). KKB menembak menggunakan senjata api laras panjang.

BACA JUGA :  Abaikan SOP, Rumah Bernyanyi Inbox Terancam Ditutup Sementara

“Gerombolan KKB dengan menggunakan 2 senjata api laras panjang berupaya menyerang TNI Yonif 305/TKR saat berada di Kampung Sambili menuju Kampung Kusage Kabupaten Intan Jaya,” ungkapnya

Anggota TNI pun menyerang balik hingga mampu memukul mundur KKB usai terjadi kontak tembak. Herman menyebut tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.

“Gerombolan KKB melarikan diri. Atas kejadian itu seluruh anggota selamat dan mampu mengatasi mereka,” terangnya

Herman mengungkapkan aksi KKB ini membuat warga resah usai dilaporkan melakukan teror di tiga wilayah mulai Kampung Sambili, Kampung Kusage dan Kampung Mamba Bawah. Warga yang gerah dijadikan tameng, dikatakan ikut mengusir KKB.

BACA JUGA :  Demo Tolak UU Cipta Kerja Ricuh, Mahasiswa Dilempari Batu

“KKB selama ini menjadikan masyarakat sebagai tameng bahkan mengancam nyawa mereka. Kini masyarakat bersepakat untuk mengusir dan melawan KKB,” tutur Herman

Sehari setelah itu, KKB kembali berulah dengan menyerang aparat keamanan dari Brimob Polri di Kampung Bilogai, Intan Jaya pada Senin. Satgas Yonif 305/TKR pun turun ke lokasi mengantisipasi penyerangan.

“Serangan di Pos Brimob di Kampung Bilogai oleh KKB dapat diatasi dan tak ada korban jiwa atas insiden itu. Menyikapi serangan KKB, kami lakukan siaga 1 di Intan Jaya guna mencegah adanya serangan susulan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Rekonstruksi Dokter Mawartih, Korban Dibunuh Lalu Diperkosa

Herman mengatakan warga turut pasang badan atas serangan KKB. Warga dilaporkan bersiaga dengan busur panah untuk mengusir KKB.

“Jadi masyarakat di sana sudah sepakat untuk mengusir KKB yang masuk di wilayah mereka. Hal yang sama juga dilakukan oleh unsur Forkopimda di Intan Jaya yang menegaskan sepakat untuk melawan gerombolan KKB yang selalu meresahkan yang membuat situasi tidak aman,” pungkasnya.

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Skema Pemerasan Terkuak, Eks Kajari Enrekang Diduga Terima Ratusan Juta
Menu MBG di SMKN 2 Bone Ditemukan Ulat, Siswa Mengeluh Sakit Perut
Kapal Siriman Jaya Abadi Diduga Nikmati BBM Subsidi dari Dinas  Perikanan Takalar
Diduga Sekongkol Lelang Aset Ruko, Nasabah di Lutra Gugat Kacab BRI Masamba
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tamanyeleng Diduga Langgar Aturan
Warga Barru Bak Dikhianati, PW Muhammadiyah Abaikan Kesepakatan Mediasi
Wartawan di Toraja Utara Diancam Dibunuh Oknum Usai Bongkar Tambang Ilegal
Puskesmas Rarowatu di Bombana Tak Peduli Darurat, Korban Tabrak Lari Telantar

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 01:20 WITA

Skema Pemerasan Terkuak, Eks Kajari Enrekang Diduga Terima Ratusan Juta

Kamis, 16 April 2026 - 09:28 WITA

Menu MBG di SMKN 2 Bone Ditemukan Ulat, Siswa Mengeluh Sakit Perut

Sabtu, 11 April 2026 - 18:22 WITA

Kapal Siriman Jaya Abadi Diduga Nikmati BBM Subsidi dari Dinas  Perikanan Takalar

Sabtu, 11 April 2026 - 00:36 WITA

Diduga Sekongkol Lelang Aset Ruko, Nasabah di Lutra Gugat Kacab BRI Masamba

Selasa, 7 April 2026 - 11:50 WITA

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tamanyeleng Diduga Langgar Aturan

Berita Terbaru