Ketua DPRD Lutra Sesalkan Insiden Pengeroyokan di Tengah RDP BBM Subsidi

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:58 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Ketua DPRD Lutra Sesalkan Insiden Pengeroyokan di Tengah RDP BBM Subsidi

Ketua DPRD Luwu Utara, Husain

Zonafaktualnews.com – Ketua DPRD Luwu Utara, Husain, menyayangkan terjadinya insiden pengeroyokan terhadap salah seorang pembawa aspirasi saat pelaksanaan RDP terkait distribusi BBM subsidi jenis Solar di Gedung DPRD Luwu Utara.

Insiden tersebut terjadi ketika jalannya rapat diskors sementara untuk memberi kesempatan peserta menunaikan ibadah salat.

Kericuhan disebut berlangsung di luar ruang rapat saat pimpinan forum dan sebagian peserta berada di masjid.

“Sesuai tata tertib, rapat kami hentikan saat azan berkumandang. Namun ketika kami sedang salat, justru terjadi insiden pengeroyokan itu. Kami mengetahui kejadian tersebut setelah kembali,” ujar Husain saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).

BACA JUGA :  Tolak Ketidakjelasan Lokasi, Emak-emak Minta Pembangunan Yon TP 868 Dihentikan

RDP itu digelar sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat mengenai distribusi BBM subsidi di wilayah Luwu Utara.

Forum tersebut menghadirkan sejumlah pihak, mulai dari perwakilan SPBU se-Luwu Utara, Patra Niaga Pertamina Sulawesi Selatan, Depot Pertamina Karang-karangan, hingga OPD terkait.

Husain menilai peristiwa tersebut menjadi perhatian serius karena terjadi di lingkungan DPRD yang semestinya menjadi ruang aman bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi secara terbuka.

Menurutnya, DPRD Luwu Utara akan melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan dan pola koordinasi dengan aparat keamanan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dalam agenda penyampaian aspirasi masyarakat.

BACA JUGA :  Remaja di Takalar Dikeroyok OTK hingga Patah Tulang, Polisi Diminta Tangkap Pelaku

“Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami. Ke depan, pengamanan dan koordinasi akan diperketat agar forum penyampaian aspirasi tetap berjalan aman dan kondusif,” tegas politisi Partai Golkar itu.

Kasus dugaan pengeroyokan tersebut kini telah masuk dalam proses hukum setelah korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Luwu Utara.

DPRD berharap penanganan perkara dilakukan secara profesional dan terbuka untuk mengungkap seluruh fakta yang terjadi.

“Kami berharap proses hukum berjalan transparan sehingga persoalan ini bisa terang dan tidak memicu kejadian serupa di kemudian hari,” katanya.

Di sisi lain, aliansi pembawa aspirasi yang terlibat dalam aksi terkait distribusi BBM subsidi mendesak aparat penegak hukum segera menangkap seluruh pelaku pengeroyokan. Mereka juga meminta dugaan aktor intelektual di balik aksi kekerasan tersebut ikut diusut.

BACA JUGA :  Irigasi Bungadidi di Lutra Jebol Lagi, Proyek Rp16,2 Miliar Menguap Sia-sia

Aliansi turut mendesak penindakan terhadap dugaan mafia BBM subsidi dan aktivitas pelangsiran ilegal di wilayah Luwu Utara serta meminta evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan distribusi BBM subsidi di daerah tersebut.

 

(Ono/Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?
Kejati Sulsel Diduga Kangkangi SE JamPIDUM, Suradi Siapkan Aduan ke Jamwas
Tak Jelas Usut Dugaan Korupsi KONI Rp15 M, Kejari Makassar Diseret ke Jamwas
Spill Tipis-tipis Isu Selingkuh Bupati-Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Dipolisikan
KPK Siap Terbitkan Surat Jemput Paksa Nusron Wahid yang Masih Ngumpet
GRH Sulsel Minta Polri Jangan Cuma Tangkap Kurir, Sikat dan Miskinkan Bandar Sabu
KPK Tolak “Bisikan” Luhut ke Prabowo Soal Penghapusan Kerugian Negara
AHY Berpeluang Besar Menggantikan Wapres Gibran Bila Tergeser dari Istana